Kompas.com - 17/02/2019, 08:25 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Musim semi di Jepang boleh jadi salah satu musim paling ditunggu oleh warga lokal dan wisatawan. Saat musim semi bermekaran bunga sakura, bunga nasional Jepang.

Budaya menikmati waktu mekarnya bunga sakura di Jepang disebut hanami, ketika keluarga, rekan kerja, dan sahabat menghabiskan waktu piknik bersama di bawah pohon sakura.

Uniknya waktu mekar bunga sakura di Jepang dapat diketahui dengan pasti. Mulai dari awal mekar, puncak mekar, sampai gugur di setiap daerah di Jepang. Bagaimana caranya?

"Orang-orang memang lebih memperhatikan musim bunga sakura dibanding musim bunga lain di Jepang," kata Ryo Dojo dari Japan Meteorological Agency.

Baca juga: Kelainan Cuaca, Sakura Diperkirakan Mekar Lebih Awal Tahun Ini

Ia menjelaskan badan meteorologi di Jepang dapat memprediksi musim sakura dengan pasti lewat pengumpulan banyak data.

Salah satu data yang paling menentukan adalah temperatur atau suhu pada musim dingin dan gugur. Jika temperatur lebih tinggi daripada biasa di musim dingin dan semi, maka dapat dipastikan bunga sakura akan mekar lebih lambat daripada biasa.

Grafik perkiraan mekarnya sakura di Fukuoka
KARAKSA MEDIA Grafik perkiraan mekarnya sakura di Fukuoka
Sebaliknya jika temperatur naik secara signifikan saat memasuki musim semi, maka bunga sakura akan mekar lebih cepat.

Cuaca ekstrem juga memengaruhi mekarnya bunga sakura. Seperti pada 2018, cuaca ekstrem membuat pola mekar bunga sakura yang tidak biasa. Sehingga bunga sakura justru mekar sebelum waktu mekar pada umumnya.

Prakiraan mekarnya bunga sakura yang pasti tidak lepas dari bantuan data masyarakat Jepang.

Baca juga: Tahun Ini, Simak Momen Prakiraan Sakura Mekar di Jepang

Sejak 2004 diluncurkan proyek sakura, dengan anggota yang mengirimkan foto pohon sakura dan kuncup sakura dalam waktu yang telah ditentukan. Saat ini ada 10.000 warga Jepang dari berbagai lokasi yang terlibat dalam proyek sakura.

"Perkiraan bunga sakura mustahil bagi kami tanpa sistem ini. Kami menyadari bahwa kami dapat melihat detail bagaimana tunas tumbuh berkat gambar yang dikirimkan kepada kami," kata juru bicara dari Weathernews yang merilis proyek sakura, Miku Toma.

Dengan pengumpulan data dari badan meteorologi dan masyarakat Jepang, maka dapat dipastikan sakura akan mekar biasanya awal Maret di Kyushu bagian Selatan Jepang, terus bergulir hingga Mei di Hokkaido bagian Utara Jepang. Ini juga yang membantu turis dapat berkunjung ke Jepang dengan pasti dapat melihat sakura pada musim semi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Negara G20 Ingin Investasi Pariwisata ke Indonesia, Termasuk Rusia

Negara G20 Ingin Investasi Pariwisata ke Indonesia, Termasuk Rusia

Travel Update
6 Kafe Instagramable di Jalan Dipati Ukur Bandung

6 Kafe Instagramable di Jalan Dipati Ukur Bandung

Jalan Jalan
Kebun Raya Mangrove Surabaya Bersolek, Bisa Jajal Susur Sungai

Kebun Raya Mangrove Surabaya Bersolek, Bisa Jajal Susur Sungai

Travel Update
Harga Tiket Tari Kecak Uluwatu dan Cara Belinya

Harga Tiket Tari Kecak Uluwatu dan Cara Belinya

Travel Update
6 Tempat yang Menjadi Saksi Bisu Peristiwa G30S

6 Tempat yang Menjadi Saksi Bisu Peristiwa G30S

Travel Update
Kampong Glam, Sejarah yang Tersimpan dalam Balutan Seni Modern di Singapura

Kampong Glam, Sejarah yang Tersimpan dalam Balutan Seni Modern di Singapura

Jalan Jalan
Kintamani Destinasi Wisata Paling Dicari, Menurut Google Trends 2022

Kintamani Destinasi Wisata Paling Dicari, Menurut Google Trends 2022

Travel Update
Rencana Penerbangan Langsung Moskwa-Denpasar Masuk Tahap Final

Rencana Penerbangan Langsung Moskwa-Denpasar Masuk Tahap Final

Travel Update
Absen 2 Tahun, Halloween Horror Nights di Universal Studios Hadir Lagi

Absen 2 Tahun, Halloween Horror Nights di Universal Studios Hadir Lagi

Jalan Jalan
Upaya Turunkan Harga Tiket Pesawat, Penerbangan Internasional ke Indonesia Akan Ditambah

Upaya Turunkan Harga Tiket Pesawat, Penerbangan Internasional ke Indonesia Akan Ditambah

Travel Update
Pascapandemi, Industri Perhotelan Belum Sepenuhnya Pulih

Pascapandemi, Industri Perhotelan Belum Sepenuhnya Pulih

Travel Update
Harga Sewa Motor di Karimunjawa dan Cara Menyewanya

Harga Sewa Motor di Karimunjawa dan Cara Menyewanya

Travel Tips
Pantai Annora di Karimunjawa, Indahnya Laut Biru dan Lembutnya Pasir Putih

Pantai Annora di Karimunjawa, Indahnya Laut Biru dan Lembutnya Pasir Putih

Jalan Jalan
Wisata di Balai Yasa Manggarai, Lihat Komponen dan Pemeliharaan Kereta Api

Wisata di Balai Yasa Manggarai, Lihat Komponen dan Pemeliharaan Kereta Api

Jalan Jalan
Itinerary Seharian Jelajah Daratan Karimunjawa, Pantai sampai Hutan Bakau

Itinerary Seharian Jelajah Daratan Karimunjawa, Pantai sampai Hutan Bakau

Itinerary
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.