Kompas.com - 25/02/2019, 18:19 WIB
Wisatawan di Gili Trawangan, Kabupaten Lombok Utara, NTB, Kamis (21/2/2019). KOMPAS.com/I MADE ASDHIANAWisatawan di Gili Trawangan, Kabupaten Lombok Utara, NTB, Kamis (21/2/2019).

TRAWANGAN, KOMPAS.com - Tiga gili di Kabupaten Lombok Utara, NTB yakni Gili Air, Gili Meno, dan Gili Trawangan merupakan primadona wisatawan, baik dalam maupun luar negeri.

Kamis (21/2/2019), KompasTravel bersama rombongan media dari Kemenpar mengunjungi Gili Trawangan melalui Teluk Nare. Ini merupakan kunjungan pertama KompasTravel ke Lombok pascagempa dahsyat yang terjadi Minggu, 5 Agustus 2018.

Cuaca pagi itu terbilang cerah, langit biru disertai awan tipis. Ombak di Teluk Nare pun begitu kalem.

Baca juga: Kuliner Bebalung Kuda Masteng Khas Lombok Dipercaya Menambah Stamina

Suasananya terasa berbeda saat KompasTravel ke Gili Trawangan pada Jumat (25/8/2016). Kala itu dermaga Teluk Nare dipenuhi boat yang siap mengantarkan wisman balik ke Bali dengan singgah terlebih dahulu di pantai Senggigi.  

Wisatawan di Gili Trawangan, Kabupaten Lombok Utara, NTB, Kamis (21/2/2019).KOMPAS.com/I MADE ASDHIANA Wisatawan di Gili Trawangan, Kabupaten Lombok Utara, NTB, Kamis (21/2/2019).
Pascagempa memang sangat terasa kunjungan wisatawan ke tiga gili langsung anjlok.

"Sebelum gempa, wisatawan yang datang ke gili bisa 2.000 hingga 3.000 orang per hari. Kini pascagempa hanya 900 wisatawan per hari," kata GM Aston Sunset Beach Resort Gili Trawangan, Emanuel Prasojo.

Baca juga: Tak Hanya Gili Trawangan, Ini 5 Gili Anti-Mainstream di Lombok

Bagaimana dengan kondisi destinasi wisata pantai Senggigi sebelum dan sesudah gempa. Seperti dituturkan Burja, warga Mataram, sebelum gempa saat perayaan malam pergantian tahun di Senggigi, pengunjung yang ingin balik ke kota Mataram -- ibu kota Provinsi NTB -- saat pesta usai tidak bisa kembali karena sepanjang jalan dipadati pengunjung.

Alhasil jika ingin balik ke Mataram saat itu, maka jalan yang ditempuh harus melingkar melewati daerah Pusuk yang sudah tentu memakan waktu yang jauh lebih lama dengan jarak yang lebih panjang.

Wisatawan di Gili Trawangan, Kabupaten Lombok Utara, NTB, Kamis (21/2/2019).KOMPAS.com/I MADE ASDHIANA Wisatawan di Gili Trawangan, Kabupaten Lombok Utara, NTB, Kamis (21/2/2019).
Pasalnya pengunjung yang menghabiskan tahun baru di Senggigi baru membubarkan diri setelah waktu menujukkan pukul 04.00 dini hari.

"Tahun 2018, perayaan tahun Baru di Senggigi begitu lengang. Baru pertama kali melihat suasana Tahun Baru di Senggigi sepi pengunjung," kata Made Agus Adi, selaku pejabat fungsional perencana Dinas Pariwisata NTB.

Baca juga: Cara Murah dan Cepat Menuju Tiga Gili di Lombok dari Bali

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

10 Museum Paling Angker di Dunia, Ada Koleksi Mumi

10 Museum Paling Angker di Dunia, Ada Koleksi Mumi

Jalan Jalan
Rute Menuju Plunyon Kalikuning, Jadi Lokasi Syuting KKN di Desa Penari

Rute Menuju Plunyon Kalikuning, Jadi Lokasi Syuting KKN di Desa Penari

Jalan Jalan
Jajan di Toko Serba Ada Ini Harus Memanjat 120 Meter, Mau Coba?

Jajan di Toko Serba Ada Ini Harus Memanjat 120 Meter, Mau Coba?

Jalan Jalan
Aturan Perjalanan Diperlonggar, Ini PR Pemerintah untuk Pariwisata

Aturan Perjalanan Diperlonggar, Ini PR Pemerintah untuk Pariwisata

Travel Update
Sandiaga Sebut Pariwisata Berkelanjutan Akan Jadi Tren pada Era Endemi

Sandiaga Sebut Pariwisata Berkelanjutan Akan Jadi Tren pada Era Endemi

Jalan Jalan
Pelaku Perjalanan Luar Negeri Sudah Tak Perlu Tes, Ini Syaratnya

Pelaku Perjalanan Luar Negeri Sudah Tak Perlu Tes, Ini Syaratnya

Travel Update
Mampir ke Jembatan Plunyon, Lokasi Syuting KKN di Desa Penari

Mampir ke Jembatan Plunyon, Lokasi Syuting KKN di Desa Penari

Jalan Jalan
Festival Olahraga Berskala Internasional Bakal Digelar di Sejumlah Destinasi

Festival Olahraga Berskala Internasional Bakal Digelar di Sejumlah Destinasi

Travel Update
Libur Panjang Waisak 2022, Angkasa Pura I Layani 651.000 Penumpang

Libur Panjang Waisak 2022, Angkasa Pura I Layani 651.000 Penumpang

Travel Update
Jepang Akan Terima Turis Asing dari 4 Negara dalam Grup Wisata

Jepang Akan Terima Turis Asing dari 4 Negara dalam Grup Wisata

Travel Update
Syarat Naik Pesawat per 18 Mei, Tak Wajib Antigen jika Vaksin 2 Kali

Syarat Naik Pesawat per 18 Mei, Tak Wajib Antigen jika Vaksin 2 Kali

Travel Update
Menparekraf: Waisak Tingkatkan Kunjungan Wisatawan ke Borobudur

Menparekraf: Waisak Tingkatkan Kunjungan Wisatawan ke Borobudur

Travel Update
Syarat Naik Kereta Api per 18 Mei, Vaksin 2 Kali Tak Perlu Tes PCR

Syarat Naik Kereta Api per 18 Mei, Vaksin 2 Kali Tak Perlu Tes PCR

Travel Update
Markedila Cafe, Tempat Nongkrong dengan Panorama Lembah di NTT

Markedila Cafe, Tempat Nongkrong dengan Panorama Lembah di NTT

Jalan Jalan
Rute dan Tips Wisata ke Danau Ronggojalu Probolinggo

Rute dan Tips Wisata ke Danau Ronggojalu Probolinggo

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.