Kompas.com - 07/03/2019, 09:10 WIB
Es Dawet Telasih di Pasar Gede Solo. Kompas.com/Anggara Wikan PrasetyaEs Dawet Telasih di Pasar Gede Solo.

SURAKARTA, KOMPAS.com – Pasar Gede saat ini memang menjadi ikon Kota Solo. Pasar yang dibangun tahun 1930 itu merupakan salah satu yang terbesar di Kota Bengawan (Julukan Kota Solo).

Sebagai pusat perbelanjaan tradisional, berbagai kebutuhan pokok bisa didapatkan di sini. Namun tak sekadar kebutuhan pokok sehari-hari, di Pasar Gede juga terdapat aneka jajanan tradisional khas Solo.

Baca juga: Berkunjung ke Solo, Jangan Lewatkan Kesegaran Es Gempol Pleret

Meski di hari yang panas, berkunjung ke Pasar Gede merupakan saat yang tepat. Bahkan hari yang panas malah menjadi saat terbaik untuk menikmati kesegaran minuman legendaris khas Solo, yakni es dawet telasih.

Minuman pengusir dahaga ini bisa ditemukan dengan mudah di dalam Pasar Gede. Cukup berjalan beberapa saat dari pintu masuk, akan ditemukan penjual es dawet telasih.

Nikmatnya Es Dawet Telasih

Es dawet memang bisa ditemukan di banyak tempat. Dawet pun juga berasal dari wilayah berbeda. Salah satu yang terkenal adalah dawet Banjarnegara. Namun es dawet telasih tetap menyajikan cita rasa dan keunikan berbeda dari dawet-dawet lainnya.

Baca juga: Melihat Uniknya Prosesi Pemindahan Gamelan Sekaten Keraton Surakarta

Memang sebagai dawet, minuman ini tetap menggunakan campuran dawet, santan, dan gula jawa sebagai pemanis seperti lainnya. Namun bahan-bahan tambahan lain yang digunakan menjadikannya unik dan berbeda.

Telasih yang disematkan pada es dawet ini dikarenakan adanya bahan dari tanaman selasih. Bahan ini terlihat semacam bintik-bintik hitam yang melayang di air santan. Selasih yang ikut terminum ketika menyeruput santan memunculkan sensasi yang berbeda.

Tak cukup dengan menambahkan selasih, es dawet ini juga menambahkan bahan lain untuk semakin mewarnai cita rasanya. Bahan lain yang ditambahkan itu adalah bubur.

Bubur yang turut ditambahkan juga tidak hanya satu jenis. Biasanya penjual akan menambahkan bubur sumsum dan bubur mutiara. Rasa gurih bubur sumsum dan manisnya bubur mutiara jelas semakin mewarnai cita rasa di lidah saat disantap dengan kuah santan serta manisnya gula jawa.

Harga es dawet telasih di Pasar Gede hanya Rp 8.000 saja satu porsi. Namun jika ingin membeli, siapkan uang Rp 16.000. Hanya membeli satu porsi kemungkinan akan kurang puas karena segar dan lezatnya minuman legendaris ini seolah membuat ingin tambah.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lebaran 2021, The Lawu Park Bakal Terapkan Aturan Waiting List

Lebaran 2021, The Lawu Park Bakal Terapkan Aturan Waiting List

Travel Update
85 Persen Hotel di Kabupaten Bogor sudah Tersertifikasi CHSE

85 Persen Hotel di Kabupaten Bogor sudah Tersertifikasi CHSE

Travel Update
Okupansi Hotel Kabupaten Bogor Fluktuatif saat Larangan Mudik

Okupansi Hotel Kabupaten Bogor Fluktuatif saat Larangan Mudik

Travel Update
Tempat Wisata Gunungkidul Tetap Buka Saat Libur Lebaran, Asalkan...

Tempat Wisata Gunungkidul Tetap Buka Saat Libur Lebaran, Asalkan...

Travel Update
Masjid Istiqlal akan Dikembangkan Sebagai Wisata Halal

Masjid Istiqlal akan Dikembangkan Sebagai Wisata Halal

Travel Update
Sejarah Masjid Agung Surakarta, Peninggalan Mataram Islam di Kota Solo

Sejarah Masjid Agung Surakarta, Peninggalan Mataram Islam di Kota Solo

Jalan Jalan
ASN di Yogyakarta Diharapkan Bantu Hotel dengan Staycation Saat Libur Lebaran

ASN di Yogyakarta Diharapkan Bantu Hotel dengan Staycation Saat Libur Lebaran

Travel Update
 Larangan Mudik Buat Reservasi Hotel di Jogja Anjlok, Paling Parah Sejak PHRI Berdiri

Larangan Mudik Buat Reservasi Hotel di Jogja Anjlok, Paling Parah Sejak PHRI Berdiri

Travel Update
PHRI Yogyakarta Siapkan Paket Isolasi Mandiri, Penyokong Cashflow di Tengah Pandemi

PHRI Yogyakarta Siapkan Paket Isolasi Mandiri, Penyokong Cashflow di Tengah Pandemi

Travel Update
Rute Menuju Curug Suropdipo yang Keren di Temanggung

Rute Menuju Curug Suropdipo yang Keren di Temanggung

Travel Tips
Gegara Ulah Turis Asing, Gubernur Wayan Koster Sering Ditegur Menteri

Gegara Ulah Turis Asing, Gubernur Wayan Koster Sering Ditegur Menteri

Travel Update
Kemenparekraf Fasilitasi Pelaku Usaha Parekraf Lewat Nyatakan.id

Kemenparekraf Fasilitasi Pelaku Usaha Parekraf Lewat Nyatakan.id

Travel Update
Inilah Mengapa Mudik Sangat Berisiko Sebarkan Covid-19

Inilah Mengapa Mudik Sangat Berisiko Sebarkan Covid-19

Travel Update
Warga Jakarta, Ada Bazar Hampers Produk Ekraf Gratis Ongkir

Warga Jakarta, Ada Bazar Hampers Produk Ekraf Gratis Ongkir

Travel Promo
PHRI Banyuwangi: Kita Belum Vaksinasi Covid-19

PHRI Banyuwangi: Kita Belum Vaksinasi Covid-19

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X