Uniknya Cita Rasa Brambang Asem di Pasar Gede, Solo

Kompas.com - 15/03/2019, 16:14 WIB
Kuliner brambang asem Khas Solo.Kompas.com/Anggara Wikan Prasetya Kuliner brambang asem Khas Solo.

SURAKARTA, KOMPAS.com — Jalan-jalan ke Kota Solo rasanya tidak lengkap jika belum berburu kuliner. Solo memang dikenal memiliki aneka sajian kuliner tradisional dan unik yang masih terjaga sedari dulu.

Baca juga: Blusukan di Pasar Gede Solo, Nikmati Kesegaran Es Dawet Telasih

Jika ingin menikmati aneka sajian khas Kota Bengawan, Pasar Gede bisa menjadi tempat tujuan. Salah satu pasar terbesar yang menjadi ikon Kota Solo ini memang tak hanya menjadi tempat jual-beli bahan makanan. Sajian tradisional juga dijajakan di sini.

Meski merupakan pasar yang cukup besar, lokasi jajanan tradisional dapat dengan mudah ditemukan. Cukup masuk melalui pintu depan, nantinya akan ditemukan banyak penjual kuliner tradisional. Bahkan minuman khas seperti gempol pleret sudah ada di pintu masuk.

Pasar Gede di Kota Solo.Kompas.com/Anggara Wikan Prasetya Pasar Gede di Kota Solo.

Hanya berjalan lurus dari pintu depan, nant penjual jajanan tradisional lain akan ditemukan di kanan dan kiri jalan. Jika belum tahu apa itu brambang asem, sudah ada tulisan sajian itu di tempat penjualnya.

Cita rasa unik brambang asem

Jika sekilas dilihat, penampakan brambang asem sedikit mirip dengan pecel. Hal itu karena bahan dasarnya sama-sama menggunakan daun ubi jalar atau yang biasa disebut jlegor. Daun itu kemudian diberi saus sambal tradisional.

Baca juga: Berkunjung ke Solo, Jangan Lewatkan Kesegaran Es Gempol Pleret

Namun, brambang asem tentu berbeda dengan pecel. Perbedaan terletak pada bahan bumbu sambal yang tidak hanya terbuat dari campuran cabai, terasi, dan gula jawa. Ada dua bahan lain yang ditambahkan, yakni bawang merah (brambang) dan asam (asem).

Campuran sambal itulah yang membuat kuliner ini dinamakan brambang asem. Tentu rasa sambal brambang asem berbeda dengan sambal-sambal lainnya, termasuk pada pecel.

Saat disantap, cita rasa yang unik dan ramai seakan berpesta di lidah. Rasa sambal merupakan gabungan pedas, manis, asam, dan beraroma bawang merah. Jlegor yang segar seolah sedikit menawarkan keramaian cita rasa agar tidak terlalu liar berpesta di atas lidah.

Satu lagi yang menjadi ciri khas sajian brambang asem adalah adanya bahan lain, yakni tempe gembus. Tempe yang terbuat dari ampas tahu ini rasanya manis, sesuai dengan kuliner khas Solo yang terkenal manis.

Baca juga: Jalan-jalan ke Boyolali, Nikmati Segarnya Es Dawet Durian

Tidak perlu mengeluarkan biaya banyak untuk bisa menikmati keunikan cita rasa brambang asem. Satu porsi sajian ini bisa didapatkan dengan harga hanya Rp 5.000.



Close Ads X