Jadilah Wisatawan yang Baik dengan Menghindari 4 Hal Ini

Kompas.com - 23/05/2019, 18:08 WIB
Wisatawan yang sedang berfoto. Kompas.com/Anggara Wikan PrasetyaWisatawan yang sedang berfoto.

KOMPAS.com – Berwisata merupakan aktivitas yang menyenangkan untuk melepas penat bagi kebanyakan orang. Aktivitas ini bisa dilakukan oleh siapa pun dengan tujuan sesuai selera masing-masing.

Saat ini berwisata juga tengah digemari banyak kalangan. Khususnya saat hari libur, banyak obyek wisata yang diserbu para wisatawan. Momen puncak kunjungan wisatawan kemungkinan besar akan terjadi sebentar lagi, yakni saat libur lebaran.

Baca juga: 5 Tips Berwisata saat Ramadhan agar Puasa Tetap Lancar

Jika sudah merencanakan agenda liburan untuk mengisi momen Idul Fitri besok, maka hendaknya jadilah wisatawan yang baik dengan cara menghindari 4 hal ini:

1. Tidak mendominasi spot foto

Saat libur Lebaran, akan ada banyak orang yang memanfaatkan momen itu untuk berkunjung ke tempat-tempat wisata. Sebagaimana wisatawan masa kini, berfoto seakan menjadi aktivitas yang wajib dilakukan.

Matahari Terbit di Geoforest Watu Payung Turunan.Kompas.com/Anggara Wikan Prasetya Matahari Terbit di Geoforest Watu Payung Turunan.

Tempat dengan spot foto menarik biasanya menjadi tujuan banyak wisatawan saat Lebaran. Seringkali terjadi antrean wisatawan yang ingin berfoto di spot-spot foto. Antrean akan lebih panjang jika hanya ada sedikit spot foto, bahkan hanya satu.

Oleh karena itu, hendaknya janganlah mendominasi spot foto itu. Pengunjung lain juga memiliki hak sama untuk berfoto di spot foto yang ada. Oleh karena itu, lebih baik jika tidak berlama-lama berfoto ketika banyak pengunjung lain yang mengantre.

2. Terlalu berisik

Saat berada di satu obyek wisata, seorang wisatawan tidak hanya sendiri atau dengan kelompoknya saja. Ada banyak wisatawan lain yang juga berkunjung sehingga saling menghargai satu sama lain menjadi suatu keharusan.

Salah satu cara menghargai pengunjung lain saat berwisata adalah dengan tidak terlalu berisik. Jika terlalu berisik ditambah dengan volume yang terlalu kencang, maka hal itu akan mengganggu pengunjung lain.

Baca juga: 5 Tips Selfie yang Aman ketika Liburan

Terlebih jika obyek wisata merupakan tempat yang pas untuk menikmati nyanyian alam seperti kicauan burung, terlalu berisik hanya akan merusak ketenangan alam.

3. Berperilaku tidak sopan

Selain tidak terlalu berisik, menghargai satu sama lain bisa dilakukan dengan menghindari perilaku yang tidak sopan. Hal ini khususnya patut diperhatikan saat berinteraksi dengan masyarakat atau pengunjung setempat.

Oleh karena itu, penting untuk mencari tahu terlebih dahulu seputar adat istiadat di obyek wisata tujuan. Pengetahuan itu penting agar terhindar dari perbuatan yang dianggap tidak sopan oleh masyarakat setempat.

4. Membuang sampah sembarangan dan melakukan vandalisme

Pengelola suatu obyek wisata telah bersusah payah membangun dan mengelola berbagai fasilitas wisata untuk menarik pengunjung. Oleh karena itu, wajib hukumnya bagi siapa pun untuk ikut menjaganya.

Tindakan vandalisme dengan mencorat-coret.Shutterstock Tindakan vandalisme dengan mencorat-coret.

Cara paling mudah yang bisa dilakukan pengunjung adalah dengan tidak melakukan vandalisme atau pengerusakan. Jika fasilitas wisata sampai rusak atau penuh coretan, maka hal itu tentu merusak keindahan tempat wisata.

Baca juga: 6 Alasan Tidak Mendaki Gunung ketika Musim Hujan

Selain itu, pengunjung hendaknya harus selalu menjaga kebersihan. Dengan tetap menjaga kebersihan dan tidak melakukan vandalisme, seseorang sudah mendukung sektor wisata untuk terus maju dan berkembang.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X