Di Nglanggeran Gunungkidul, Ada Kampung Unik yang Hanya Dihuni 7 KK

Kompas.com - 12/06/2019, 13:42 WIB
Batu-batu raksasa yang membentuk dinding khas di kawasan wisata Gunung Api Purba Nglanggeran, Gunungkidul, DI Yogyakarta. KOMPAS.COM/RONNY ADOLOF BUOLBatu-batu raksasa yang membentuk dinding khas di kawasan wisata Gunung Api Purba Nglanggeran, Gunungkidul, DI Yogyakarta.

KOMPAS.com – Jika menyebut tentang wisata Nglanggeran, banyak orang akan berpikir bahwasa Nglanggeran hanya tentang wisata gunung.

Nama gunung Nglanggeran memang cukup populer di Gunungkidul, DI Yogyakarta. Nama itu bahkan menginspirasi penyanyi kondang Didi Kempot untuk menciptakan lagu Banyu Langit.

Namun membicarakan Nglanggeran bukan hanya itu. Di kawasan Desa Wisata Nglanggeran, terdapat sebuah perkampungan yang disebut dengan Kampung Pitu Nglanggeran

Mengenal Kampung Pitu Nglanggeran

Sekilas, tak ada yang tampak berbeda dari warga Kampung Pitu. Penduduk Kampung Pitu sama seperti penduduk Indonesia pada umumnya, mengenakan pakaian yang sama dengan kita.

Namun di balik kesan biasa saja tersebut, terdapat hal unik dari Kampung Pitu.

Kampung Pitu Nglanggeran merupakan sebuah perkampungan yang hanya dihuni oleh 7 orang keluarga sejak zaman dahulu kala. Dan kini, dari 7 orang keluarga tersebut, Kampung Pitu dihuni oleh sekitar 25 orang jiwa.

Sebetulnya, tidak ada aturan tertulis yang menyebut penghuni Kampung Pitu harus berjumlah 7 kepala keluarga.

Namun ketika Kampung Pitu terdapat 8 orang kepala keluarga, kerap kali terjadi bencana maupun cekcok yang kemudian membuat Kampung Pitu kembali berjumlah 7 orang kepala keluarga.

Sejarah Kampung Pitu Nglanggeran

Kampung Pitu Nglanggeran dulunya bernama Desa Telaga Planggeran. Di tempat tersebut terdapat telaga yang tak pernah mengering walau sedang musim kemarau.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X