Menilik 4 Destinasi Wisata Prioritas Jokowi untuk 2020

Kompas.com - 16/08/2019, 18:45 WIB
Pemandang alam di pantai utara diabadikan dari kawasan bukit cinta di Labuan Bajo, Ibukota Kabupaten Manggarai Barat, Flores, NTT, Jumat (26/7/2019). Gundukan bukit kecil ini menjadi tempat berswafoto dan menikmati matahari terbenam di laut Labuan Bajo oleh wisatawan. KOMPAS.com/MARKUS MAKURPemandang alam di pantai utara diabadikan dari kawasan bukit cinta di Labuan Bajo, Ibukota Kabupaten Manggarai Barat, Flores, NTT, Jumat (26/7/2019). Gundukan bukit kecil ini menjadi tempat berswafoto dan menikmati matahari terbenam di laut Labuan Bajo oleh wisatawan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menyampaikan pidato kenegaraan terkait Rancangan Anggaran dan Pendapatan Negara (RAPBN) 2020 beserta nota keuangannya, Jumat (16/8/2019).

Dalam pidato tersebut dibahas asumsi makro perekonomian yang akan diusulkan pemerintah untuk dibahas bersama DPR. Sektor pariwisata juga disebutkan dalam pidato tersebut.

Dalam pidatonya, Jokowi menyebutkan pemerintah memprioritaskan pembangunan empat destinasi wisata secara lintas sektor dan terintegrasi pada 2020.

"Destinasi pariwisata tersebut meliputi Danau Toba, Candi Borobudur, Labuan Bajo, dan Mandalika," begitu kata Jokowi.

Baca juga: Apa Kabar 10 Destinasi Prioritas Pariwisata Bali Baru?

Menteri Pariwisata Arief Yahya menyebutkan pada Juli 2019, anggaran yang digelontorkan Jokowi untuk keempat destinasi ini adalah Rp 6,4 triliun.

Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan, merespons dengan membentuk tim "Quick Win" untuk mengakselerasi pengembangan potensi berbagai destinasi tersebut. Tim ini bekerja pararel mendukung Badan Otorita Pariwisata di masing-masing destinasi.

Danau Toba

Danau Toba di Sumatera Utara menjadi salah satu highlight Jokowi dalam pengembangan pariwisata. Tim Quick Win kini sudah masuk pada tahap eksekusi pengembangan destinasi.

“Kami bagi fokus pengembangan menjadi empat, yakni product development, pembiayaan, pemasaran, dan human capital alias masyarakatnya. Product development berkaitan dengan destinasi dan atraksi," kata Ketua Tim Quick Win, Irfan Wahid dalam keterangannya, Jumat (15/8/2019).

Dari yang semula dilaporkan ke Jokowi sebanyak 28 destinasi, setelah dipetakan, total ada 33 destinasi yang siap dikembangkan di kawasan Danau Toba. 

Baca juga: Instruksi Presiden, Pembangunan Infrastruktur Pendukung Pariwisata Danau Toba Dikebut

Dari rilis Kementerian Pariwisata (30/4/2019), kawasan Danau Toba akan dikembangkan dengan konsep pariwisata berkelanjutan karena banyaknya potensi wisata alam. 

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X