Kompas.com - 28/10/2019, 08:24 WIB
Biola WR Supratman yang menjadi ikon Museum Sumpah Pemuda terpajang rapi di dalam kaca. IntisariBiola WR Supratman yang menjadi ikon Museum Sumpah Pemuda terpajang rapi di dalam kaca.


JAKARTA, KOMPAS.comHari Sumpah Pemuda jatuh setiap tanggal 28 Oktober. Kala itu, 91 tahun silam, WR Supratman mengumandangkan lagu Indonesia Raya untuk kali pertamanya dengan iringan biola.

Baca juga: Berkunjung ke Kos-kosan Pelajar yang Kini Museum Sumpah Pemuda

Ia memainkannya di depan peserta Kongres Pemuda Kedua di Gedung Kramat 106 Jakarta yang kini dikenal dengan Museum Sumpah Pemuda, pada 27-28 Oktober 1928.

Bicara WR Supratman tentu tidak bisa lepas dari alat musik biola. Jika kamu berkunjung ke Museum Sumpah Pemuda, maka kamu bisa melihat biola yang dimainkan WR Supratman ketika mengumandangkan lagu Indonesia Raya.

Pengunjung melihat Museum Sumpah Pemuda di Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Kamis (22/10/2015).KOMPAS/PRIYOMBDO Pengunjung melihat Museum Sumpah Pemuda di Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Kamis (22/10/2015).
Biola itu seakan menjadi ikon dari Museum Sumpah Pemuda. Biola WR Supratman tersebut dibuat oleh Nicolaus Amateus Fecit.

Biola itu terbuat dari tiga jenis kayu yaitu jati dari Belanda, mapel dari Italia, serta kayu eboni dari Afrika Selatan.

Jenis biola ini adalah model Amatus dan berukuran 4/4 atau standar. Panjang badan biola itu 36 sentimeter, lebar badan bagian terlebar 20 sentimeter dan 11 sentimeter pada bagian tersempit, tebal tepian 4,1 sentimeter dan tebal bagian tengah enam sentimeter.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Biola WR Supratmanhttp://museumsumpahpemuda.kemdikbud.go.id Biola WR Supratman

Namun, biola yang dipajang di Museum Sumpah Pemuda adalah replika. Sementara itu, biola yang asli disimpan secara apik di salah satu bagian ruangan museum lainnya.

Dulu, biola asli dipamerkan untuk pengunjung umum. Namun kini pihak museum menyimpan biola asli tersebut dan tidak dipamerkan seperti koleksi lainnya.

Sebagai tanggung jawab untuk melestarikan peninggalan WR Supratman kepada bangsa Indonesia, pengelola museum juga melakukan perawatan biola itu selama dua bulan sekali.

Museum Sumpah Pemuda terletak di Jalan Kramat Raya No.106, Jakarta Pusat. Pada Hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada tanggal 28 Oktober, biasanya diselenggarakan upacara bendera di area museum ini.

Tiket masuk ke museum ini hanya Rp 2.000. Museum ini buka Selasa-Minggu, Senin libur, jam buka 8.00 sampai 16.00 WIB.

Museum ini menyimpan benda-benda koleksi yang berhubungan dengan sejarah panjang kemerdekaan Indonesia, salah satunya adalah momen Hari Sumpah Pemuda.

Saat berkunjung ke museum ini, kamu bisa melihat foto-foto kegiatan berbagai organisasi pemuda dan piringan hitam Indonesia Raya. Salah satu ikon koleksi museum ini adalah biola WR Supratman.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pantai Pesewan Gunungkidul yang Tersembunyi, Rute ke Sana Cukup Menantang

Pantai Pesewan Gunungkidul yang Tersembunyi, Rute ke Sana Cukup Menantang

Jalan Jalan
Surat Terbuka untuk Jokowi Soal Pariwisata Bali dari IINTOA, Ini Isinya

Surat Terbuka untuk Jokowi Soal Pariwisata Bali dari IINTOA, Ini Isinya

Travel Update
Indonesia Batasi Kedatangan dari 8 Negara Akibat Varian Baru Covid-19

Indonesia Batasi Kedatangan dari 8 Negara Akibat Varian Baru Covid-19

Travel Update
Resmi, Jemaah Umrah Asal Indonesia Tak Perlu Vaksin Booster

Resmi, Jemaah Umrah Asal Indonesia Tak Perlu Vaksin Booster

Travel Update
Inggris Raya Wajibkan Karantina Mandiri untuk Semua Kedatangan

Inggris Raya Wajibkan Karantina Mandiri untuk Semua Kedatangan

Travel Update
Antisipasi Varian Covid-19 Baru, Warga dari 8 Negara Afrika Ini Tak Bisa Masuk AS

Antisipasi Varian Covid-19 Baru, Warga dari 8 Negara Afrika Ini Tak Bisa Masuk AS

Travel Update
Camping di Puncak Kuik, Nikmati Gemerlap Ponorogo dari Ketinggian

Camping di Puncak Kuik, Nikmati Gemerlap Ponorogo dari Ketinggian

Jalan Jalan
4 Tren Berwisata yang Berubah karena Pandemi

4 Tren Berwisata yang Berubah karena Pandemi

Travel Update
Okupansi Hotel di Kota Semarang Mulai Naik

Okupansi Hotel di Kota Semarang Mulai Naik

Travel Update
4 Tips Kunjungi Ruang Lapang di Bandung Barat, Waktu Terbaik dan Menu Andalan

4 Tips Kunjungi Ruang Lapang di Bandung Barat, Waktu Terbaik dan Menu Andalan

Travel Tips
Rute Terdekat ke Puncak Kuik Ponorogo, Hati-hati Tanjakan Terjal dan Berkelok Tajam

Rute Terdekat ke Puncak Kuik Ponorogo, Hati-hati Tanjakan Terjal dan Berkelok Tajam

Travel Tips
Jam Buka dan Harga Tiket Masuk Wisata Puncak Kuik Ponorogo

Jam Buka dan Harga Tiket Masuk Wisata Puncak Kuik Ponorogo

Travel Tips
Festival Kota Cerutu Jember, Momen Kenalkan Kekayaan Wisata

Festival Kota Cerutu Jember, Momen Kenalkan Kekayaan Wisata

Travel Promo
Wisata Puncak Kuik, Salah Satu Atap Ponorogo yang Memesona

Wisata Puncak Kuik, Salah Satu Atap Ponorogo yang Memesona

Jalan Jalan
Jangan Lakukan 3 Hal Ini di Polandia, Bisa Datangkan Nasib Buruk

Jangan Lakukan 3 Hal Ini di Polandia, Bisa Datangkan Nasib Buruk

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.