Kompas.com - 09/12/2019, 20:02 WIB
Staf Ahli Kemenparekraf Bidang Perekonomian dan Pengembangan Pariwisata Anang Sutono saat memberikan remark speech dalam acara Focus Group Discussion MICE Sebagai Motor Perekonomian Jakarta, Senin (9/12/2019). SYIFA NURI KHAIRUNNISAStaf Ahli Kemenparekraf Bidang Perekonomian dan Pengembangan Pariwisata Anang Sutono saat memberikan remark speech dalam acara Focus Group Discussion MICE Sebagai Motor Perekonomian Jakarta, Senin (9/12/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Tren wisata Meeting, Inventive, Exhibition, and Exhibition atau MICE cenderung menurun di tahun 2019. Hal ini disampaikan oleh Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata DKI Jakarta Alberto Ali dalam acara Focus Group Discussion (FGD) tentang potensi MICE sebagai motor perekonomian Jakarta yang digelar Bank Indonesia dan Majalah Venue pada Senin (9/12/2019) di Fairmont Hotel, Jakarta.

“Di tahun 2019 terjadi penurunan wisatawan. Data per Oktober 2019 turun 10 persen dari tahun 2018 jadi hanya 2.094.697 wisatawan. Angka tersebut kita prediksi tidak akan mencapai target di akhir,” jelas Alberto.

Baca juga: Wisata MICE Jakarta Kalah Dibanding Bali dan Yogyakarta

Hal tersebut disayangkan Alberto karena jumlah event yang diadakan di Jakarta pada 2018 berjumlah 101 event. Sementara di tahun 2019 meningkat menjadi 193 event. Peningkatan jumlah event ternyata tidak berjalan selaras dengan jumlah wisatawan yang datang.

Staf Ahli Kemenparekraf Bidang Perekonomian dan Pengembangan Wisata Anang Sutono menyebutkan penurunan jumlah wisman disebabkan adanya keadaan Indonesia yang kurang kondusif pada 2019 sebagai tahun politik.

“Kita pasti kena dampak sebagai ibu kota negara. Berita di Jakarta sering demo pasti ada pengaruh, walau kecil. Pengaruh politik juga ya, mungkin bukan demo tapi polarisasi yang membuat keadaan kurang kondusif,” jelas Anang kala ditemui Kompas.com pada Senin (9/12/2019).

Menurutnya, kejadian-kejadian tersebut memberikan dampak yang sangat luas. Selain itu, ia juga menganggap kurangnya antisipasi jadi alasan mengapa target 3 juta wisman pasca peningkatan signifikan di tahun 2018 tidak tercapai.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Potensi MICE Indonesia Luar Biasa tapi Belum Digarap Optimal

Anang merasa kurangnya sinergi antara pihak-pihak yang terlibat membuat keunggulan yang sudah dimiliki Jakarta untuk jadi destinasi MICE jadi terkesan sia-sia. Ia merasa permasalahan sinergi ini menjadi permasalahan klasik yang terus berulang.

“Seberapa besar anggaran pun ya jadi percuma. Potensi Jakarta banyak sekali untuk jadi destinasi MICE. Jakarta semuanya punya, bandara internasional kita punya, aksesibilitas punya, atraksi kita punya. Dari sisi kemudahan apa yang enggak punya Jakarta?” tutur Anang



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

8 Oleh-oleh Makanan Tahan Lama Khas Manado, Ada Manisan Pala

8 Oleh-oleh Makanan Tahan Lama Khas Manado, Ada Manisan Pala

Jalan Jalan
10 Pantai Dekat Jakarta, Cocok untuk Para Pencinta Ketenangan

10 Pantai Dekat Jakarta, Cocok untuk Para Pencinta Ketenangan

Jalan Jalan
Sinyal dan Aplikasi PeduliLindungi Jadi Kendala Uji Coba Pembukaan Tempat Wisata Tahap I

Sinyal dan Aplikasi PeduliLindungi Jadi Kendala Uji Coba Pembukaan Tempat Wisata Tahap I

Travel Update
Hari Kereta Api Nasional, Ini 5 Stasiun yang Juga Jadi Tempat Wisata

Hari Kereta Api Nasional, Ini 5 Stasiun yang Juga Jadi Tempat Wisata

Jalan Jalan
Sejarah Kerajaan Mataram Islam, Pendiri sampai Keruntuhannya

Sejarah Kerajaan Mataram Islam, Pendiri sampai Keruntuhannya

Jalan Jalan
5 Jalur Kereta Api Terindah di Indonesia, Bisa Lihat Pegunungan

5 Jalur Kereta Api Terindah di Indonesia, Bisa Lihat Pegunungan

Jalan Jalan
8 Tempat Wisata di Bantul Dapat Sertifikat CHSE, Sisanya Terhalang Kuota

8 Tempat Wisata di Bantul Dapat Sertifikat CHSE, Sisanya Terhalang Kuota

Travel Update
Kenapa Edelweis Tidak Boleh Dipetik? Ini 10 Fakta Menarik Si Bunga Abadi

Kenapa Edelweis Tidak Boleh Dipetik? Ini 10 Fakta Menarik Si Bunga Abadi

Jalan Jalan
Pengelola Wisata Mazola di Lamongan Beri Diskon Khusus untuk Tenaga Kesehatan

Pengelola Wisata Mazola di Lamongan Beri Diskon Khusus untuk Tenaga Kesehatan

Travel Promo
Rayakan Hari Kereta Api Nasional, Ini 3 Layanan Baru dari PT KAI

Rayakan Hari Kereta Api Nasional, Ini 3 Layanan Baru dari PT KAI

Travel Update
30 Wisata Hits di Malang 2021, Banyak Spot Foto Kekinian

30 Wisata Hits di Malang 2021, Banyak Spot Foto Kekinian

Jalan Jalan
5 Aktivitas Seru di Saung Angklung Udjo, Bisa Belajar Membuat Angklung

5 Aktivitas Seru di Saung Angklung Udjo, Bisa Belajar Membuat Angklung

Jalan Jalan
Itinerary Wisata 3 Hari 2 Malam di Palangka Raya, Ada Taman Sebangau

Itinerary Wisata 3 Hari 2 Malam di Palangka Raya, Ada Taman Sebangau

Itinerary
Penumpang Lepas Tuas Pintu Darurat Bikin Citilink Mendarat Darurat, Kapan Waktu yang Tepat untuk Membukanya?

Penumpang Lepas Tuas Pintu Darurat Bikin Citilink Mendarat Darurat, Kapan Waktu yang Tepat untuk Membukanya?

Travel Update
Mau Liburan Alam Jadi Berkesan? Jajal 4 Hal Menarik dari Desa Wisata Alamendah

Mau Liburan Alam Jadi Berkesan? Jajal 4 Hal Menarik dari Desa Wisata Alamendah

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.