Kompas.com - 19/12/2019, 08:15 WIB


JAKARTA, KOMPAS.com - Kamu pasti sering melihat jasa pelayanan wrapping koper saat hendak bepergian naik pesawat di bandara.

Jasa wrapping koper adalah pelayanan yang kerap ditemukan di bandara. Wrapping koper atau membungkus koper dengan bahan plastik ini berfungsi untuk menambah perlindungan koper.

Selain itu, wrapping juga berfungsi untuk menambah keamanan koper, sehingga bisa naik pesawat dengan tenang.

Baca juga: 5 Tempat Wajib Coba Saat Tunggu Pesawat di Terminal 3 Bandara Soetta 

Namun, perlukah penumpang membungkus koper atau barang bawaan yang diletakkan di bagasi pesawat dengan plastik?

Menurut Andi Lukman, General Manager Area 1 JAS Airport Services, penting atau tidak tergantung masing-masing penumpang.

Menurutnya, fasilitas wrapping dianggap penting bagi penumpang tertentu, seperti yang memiliki sistem kunci di tas atau kopernya rusak.

"Itu menjadi tanggung jawab pemilik barang untuk memastikan jika barang tersebut telah terkunci, dan tidak ada barang-barang yang berharga,” ujar Andi di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Rabu (18/12/2019). 

Baca juga: 10 Fasilitas Terminal 3 Bandara Soetta yang Bikin Nyaman

Wrapping bagian dari fasilitas bandara untuk mengakomodasi bagasi-bagasi penumpang dalam keadaan tertentu yang tidak cukup aman.

Selain itu, memastikan agar koper atau tas yang masuk dalam bagasi terdaftar tetep aman hingga tujuan akhir pesawat.

 

Area bagage wrapping di terminal baru Bandara Ahmad Yani Semarang, Kamis (7/6/2018)PT Angkasa Pura I/ Arief Haryanto Area bagage wrapping di terminal baru Bandara Ahmad Yani Semarang, Kamis (7/6/2018)
Adapun biaya wrapping koper di bandara biasanya sebesar Rp 50.000 untuk ukuran standar.

Dibanding dengan resikonya, fasilitas ini membuat penumpang merasa aman dan tenang duduk di dalam bangku pesawat tanpa harus memikirkan kondisi barang bagasi.

Alasan penumpang membungkus koper bisa bermacam-macam. Malinda, misalnya, biasanya memakai fasilitas wrapping karena tidak ingin kopernya lecet karena terkena benturan.

"Biasanya aku akan tetap wrapping koperku walaupun sudah ada sistem lock yang bagus karena sayang kalau kopernya lecet. Tidak masalah bayar Rp 50.000, tapi koperku tidak lecet," ujarnya saat di hubungi oleh Kompas.com Rabu, (18/12/2019).

Baca juga: Tips Bagasi Garuda Indonesia, Biaya dan Ketentuannya

Senada dengan Malinda, Dimas, pelajar asal Surabaya ini juga pernah wrapping kopernya.

Ia menilai kopernya memang perlu menggunakan fasilitas wrapping karena sistem lock dari kopernya rusak.

"Aku tidak mau kalau tasnya tidak tertutup dengan baik. Kalau barangnya keluar, bagaimana? Nah, jadi penting sih buat aku," paparnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lagi Marah-marah, Lampiaskan Saja di Tempat Donor Marah FX Sudirman

Lagi Marah-marah, Lampiaskan Saja di Tempat Donor Marah FX Sudirman

Jalan Jalan
Sejarah Sumur Zamzam yang Tidak Pernah Kering Selama 4.000 Tahun 

Sejarah Sumur Zamzam yang Tidak Pernah Kering Selama 4.000 Tahun 

Jalan Jalan
Harga Tiket Way Kambang Edupark dan Wahana Permainan yang Ditawarkan

Harga Tiket Way Kambang Edupark dan Wahana Permainan yang Ditawarkan

Travel Tips
Tarif Menginap di Girimanik Mountain Camp Wonogiri

Tarif Menginap di Girimanik Mountain Camp Wonogiri

Travel Tips
Harga Tiket Masuk dan Jam Buka Girimanik Mountain Camp Wonogiri untuk Wisata

Harga Tiket Masuk dan Jam Buka Girimanik Mountain Camp Wonogiri untuk Wisata

Travel Tips
Rute ke Girimanik Mountain Camp, Penginapan Berhawa Sejuk di Wonogiri

Rute ke Girimanik Mountain Camp, Penginapan Berhawa Sejuk di Wonogiri

Travel Tips
Lokasi dan Rute ke Way Kambang Edupark, Wisata Keluarga dan Anak di Batang

Lokasi dan Rute ke Way Kambang Edupark, Wisata Keluarga dan Anak di Batang

Jalan Jalan
Potensi Desa Wisata Pecinan Glodok, Sejarah hingga Kuliner Khas

Potensi Desa Wisata Pecinan Glodok, Sejarah hingga Kuliner Khas

Jalan Jalan
Sederet Hiburan Baru di Ancol, Bisa Dikunjungi Saat Liburan Sekolah

Sederet Hiburan Baru di Ancol, Bisa Dikunjungi Saat Liburan Sekolah

Travel Promo
6 Ide Tempat Wisata Bersama Anak Saat Libur Sekolah

6 Ide Tempat Wisata Bersama Anak Saat Libur Sekolah

Travel Tips
Goa Seplawan, Peninggalan Hindu yang Kaya Makna Kehidupan

Goa Seplawan, Peninggalan Hindu yang Kaya Makna Kehidupan

Jalan Jalan
Cuaca Ekstrem, Hindari Mendaki Gunung Gede Pangrango pada Malam Hari

Cuaca Ekstrem, Hindari Mendaki Gunung Gede Pangrango pada Malam Hari

Travel Update
Libur Sekolah, Tempat Wisata di Gunungkidul Diimbau Ketat Prokes

Libur Sekolah, Tempat Wisata di Gunungkidul Diimbau Ketat Prokes

Travel Update
Way Kambang Edupark di Batang, Wisata Edukasi dengan Wahana Bermain

Way Kambang Edupark di Batang, Wisata Edukasi dengan Wahana Bermain

Jalan Jalan
Tamu dengan Jersey Bola dan Baju Renang Dilarang Masuk Restoran Ini

Tamu dengan Jersey Bola dan Baju Renang Dilarang Masuk Restoran Ini

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.