Kompas.com - 24/12/2019, 17:02 WIB


JAKARTA, KOMPAS.com - Pasar Ikan Modern (PIM) Muara Baru, kini telah beroperasional sembilan bulan sejak diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada Maret 2019 lalu.

Saat peresmian pasar kala itu, Jokowi menyebut PIM Muara Baru mirip seperti pasar ikan Tsukiji di Jepang.

Pantauan Kompas.com yang berkunjung ke pasar pada Rabu (18/12/2019) pukul 20.00 WIB, kondisi pasar yang dulunya terbilang bersih, bebas becek, dan bau, kini tak demikian.

Genangan air becek karena es yang mencair di kotak tampungan ikan tetap ada di lantai pasar.

Meski tak sebecek pasar tradisional, sebaiknya pengunjung menggunakan sandal gunung atau sandal karet ketika berbelanja di sini.

Di sini ada begitu banyak pedagang yang melakukan aktivitas menjual ikan, cumi, udang, kepiting, hingga kerang laut. Semua yang diperdagangkan tampak lengkap.

Suasana aktivitas jual beli di PIM Muara Baru, Jakarta Utara, Rabu (18/12/2019). Tampak penjual dan pembeli begitu memadati pasar.Nicholas Ryan Aditya Suasana aktivitas jual beli di PIM Muara Baru, Jakarta Utara, Rabu (18/12/2019). Tampak penjual dan pembeli begitu memadati pasar.

Jika pengunjung pencinta seafood dan ingin mencari bahan hasil laut dari beragam jenisnya, tempat ini adalah pilihan yang tepat.

Pasar ini memiliki dua lantai yaitu lantai lantai dasar untuk perdagangan hasil laut, dan lantai dua untuk kios-kios serta foodcourt.

Menurut salah satu pedagang di PIM Muara Baru, Sholeh (52) pengunjung biasa membeli hasil laut di sini, lalu membakarnya di foodcourt.

Hasil laut yang dijual di PIM Muara Baru berupa ikan. Harga jualnya beragam mulai dari Rp 20.000 per kilogram.Nicholas Ryan Aditya Hasil laut yang dijual di PIM Muara Baru berupa ikan. Harga jualnya beragam mulai dari Rp 20.000 per kilogram.

"Biasa mereka lihat-lihat dulu nih, mana yang cocok, terus dibawa ke atas, dimasak di sana, dibakar di foodcourt. Ramenya ya jam-jam segini. (malam di atas 18.00) Setiap hari kayak gini terus," kata Sholeh kepada Kompas.com.

Sholeh yang asli Penjaringan ini juga mengatakan banyaknya pengunjung atau pembeli yang datang ke pasar ini dikarenakan harga seafood yang dijual terjangkau.

Kompas.com mencoba membuktikannya dengan membeli satu kilogram ikan pecah kulit. Tak disangka dengan harga Rp 20.000 sudah bisa membeli sekilo ikan segar yang gemuk.

Itu pun sudah bonus ikan dipotong-potong untuk dimasak di foodcourt.

Hasil laut berupa udang yang dijual di PIM Muara Baru. Harga jual mulai dari Rp 60.000 per kilogram. Jenis udang yang dijual ada dua yaitu udang tambak dan udang laut.Nicholas Ryan Aditya Hasil laut berupa udang yang dijual di PIM Muara Baru. Harga jual mulai dari Rp 60.000 per kilogram. Jenis udang yang dijual ada dua yaitu udang tambak dan udang laut.

Kompas.com juga menemui Aris (49), salah satu pedagang udang dan cumi di PIM Muara Baru.

Harga yang ia kenakan untuk udang dan cumi juga beragam. Mulai dari Rp 60.000 untuk udang per kilonya, dan Rp 80.000 untuk  satu kilogram cumi.

Usai membeli belanjaan hasil laut, kami juga merasakan bagaimana rasanya menikmati hasil belanja dengan membakarnya di area foodcourt.

Area ini merupakan tempat berisi delapan kios yang menyediakan jasa membakar hasil laut.

Terdapat tenda-tenda yang membuat pengunjung tidak kepanasan ataupun kehujanan ketika makan di sini.

Biaya jasa membakar hasil laut apapun mulai dari ikan, udang, cumi, dan lainnya dihargai sama yaitu Rp 25.000.

Hasil laut berupa cumi yang dijual di PIM Muara Baru, Jakarta Utara. Harga jualnya mulai dari Rp 80.000 per kilogram.Nicholas Ryan Aditya Hasil laut berupa cumi yang dijual di PIM Muara Baru, Jakarta Utara. Harga jualnya mulai dari Rp 80.000 per kilogram.

Salah satu penyedia jasa untuk membakar daging adalah Idris. Pria asal Bugis ini telah berpengalaman menyediakan sajian seafood bakar selama 27 tahun atau sejak tahun 1992.

"Harga jasa Rp 25.000 tapi itu belum termasuk nasi dan lainnya. Tapi biasanya pengunjung jarang pakai nasi, digado saja udah enak di sini. Nah, kami yang khas pakai bumbu kuning, aromanya terasa kuat sekali, tapi kami juga gak cuman bakar aja, bisa beli daging juga di sini disediakan," ujarnya.

Suasana foodcourt yang terletak di lantai dua PIM Muara Baru, Jakarta Utara, Rabu (18/12/2019) malam. Area ini dipergunakan untuk membakar hasil laut yang telah dibelanjakan di lantai dasar. Area ini selalu dipadati pengunjung yang rata-rata keluarga.Nicholas Ryan Aditya Suasana foodcourt yang terletak di lantai dua PIM Muara Baru, Jakarta Utara, Rabu (18/12/2019) malam. Area ini dipergunakan untuk membakar hasil laut yang telah dibelanjakan di lantai dasar. Area ini selalu dipadati pengunjung yang rata-rata keluarga.

Tertarik berkunjung? Arahkanlah kendaraanmu ke Penjaringan, Jakarta Utara. Tempat ini bisa dijangkau oleh mobil maupun motor. Pengunjung membawa motor dikenakan biaya parkir Rp 3.000 dan mobil Rp 5.000.

Tempat memanggang hasil laut di kios foodcourt milik Idris, PIM Muara Baru, Jakarta Utara, Rabu (18/12/2019). Harga biaya jasa membakar daging Rp 25.000 per kilogram.Nicholas Ryan Aditya Tempat memanggang hasil laut di kios foodcourt milik Idris, PIM Muara Baru, Jakarta Utara, Rabu (18/12/2019). Harga biaya jasa membakar daging Rp 25.000 per kilogram.

PIM Muara Baru mulai buka pukul 17.00 hingga pukul 00.00 WIB. Namun, jika hari Sabtu atau Minggu, untuk area foodcourt akan buka lebih cepat. Biasanya pukul 15.00 mereka sudah siap sedia "bakar-bakar" melayani pengunjung.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 Rekomendasi Destinasi Wisata Bali, Buat Liburan Akhir Tahun Tak Terlupakan

7 Rekomendasi Destinasi Wisata Bali, Buat Liburan Akhir Tahun Tak Terlupakan

Jalan Jalan
Raja Ampat Baru, Pesona Pulau Tawale di Halmahera Selatan

Raja Ampat Baru, Pesona Pulau Tawale di Halmahera Selatan

Jalan Jalan
Harga Tiket dan Sewa Perlengkapan Camping di Bukit Klangon, Yogyakarta

Harga Tiket dan Sewa Perlengkapan Camping di Bukit Klangon, Yogyakarta

Travel Tips
Multiple Entry Visa Dibuka Lagi, Kepulauan Riau Jadi yang Pertama

Multiple Entry Visa Dibuka Lagi, Kepulauan Riau Jadi yang Pertama

Travel Update
Kuntum Farmfield Bogor: Jam Buka, Tiket Masuk, dan Aktivitas

Kuntum Farmfield Bogor: Jam Buka, Tiket Masuk, dan Aktivitas

Travel Tips
Lukisan hingga Benang, Karya Pertama Chiharu Shiota di Museum MACAN

Lukisan hingga Benang, Karya Pertama Chiharu Shiota di Museum MACAN

Jalan Jalan
10 Wisata Indoor di Surabaya, Ada Tempat Main Salju

10 Wisata Indoor di Surabaya, Ada Tempat Main Salju

Jalan Jalan
3 Tips Berkunjung ke Warung Apung Palembang, Hindari Akhir Pekan

3 Tips Berkunjung ke Warung Apung Palembang, Hindari Akhir Pekan

Travel Tips
Teluk Nanga Lok NTT Raih Juara 1 API Award 2022 Kategori Surga Tersembunyi

Teluk Nanga Lok NTT Raih Juara 1 API Award 2022 Kategori Surga Tersembunyi

Travel Update
Liburan Saat Musim Hujan, Kunjungi 8 Wisata Indoor Semarang Ini 

Liburan Saat Musim Hujan, Kunjungi 8 Wisata Indoor Semarang Ini 

Jalan Jalan
Makna 7 Instalasi Chiharu Shiota: The Soul Trembles di Museum MACAN

Makna 7 Instalasi Chiharu Shiota: The Soul Trembles di Museum MACAN

Jalan Jalan
100 Kendaraan Hias Meriahkan Batu Art Flower Carnival di Kota Batu

100 Kendaraan Hias Meriahkan Batu Art Flower Carnival di Kota Batu

Travel Update
3 Alasan Kenapa Seseorang Mudah Menangis Saat Naik Pesawat

3 Alasan Kenapa Seseorang Mudah Menangis Saat Naik Pesawat

Travel Tips
8 Tempat Wisata di Lereng Gunung Merapi, Ada Batu Mirip Alien 

8 Tempat Wisata di Lereng Gunung Merapi, Ada Batu Mirip Alien 

Jalan Jalan
Merenungi Arti Kehidupan lewat Pameran Chiharu Shiota di Museum MACAN

Merenungi Arti Kehidupan lewat Pameran Chiharu Shiota di Museum MACAN

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.