Diskon Hingga 50 Persen, Seberapa Murah Harga Tiket Pesawat di 10 Destinasi?

Kompas.com - 01/03/2020, 21:38 WIB
Pantai Tanjung Aan, kawasan wisata Kuta, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, memiliki area cukup lebar dan memanjang. Air lautnya jernih, berpasir putih yang cocok untuk berjemur, mandi, atau sekadar jalan-jalan. Gambar diambil pada Kamis (21/1/2016). KOMPAS/KHAERUL ANWARPantai Tanjung Aan, kawasan wisata Kuta, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, memiliki area cukup lebar dan memanjang. Air lautnya jernih, berpasir putih yang cocok untuk berjemur, mandi, atau sekadar jalan-jalan. Gambar diambil pada Kamis (21/1/2016).

Selain itu, harga untuk rute Jakarta - Labuan Bajo melalui situs Skyscanner dan Wego berada di kisaran Rp 2 jutaan. 

Rute selanjutnya yaitu Jakarta - Lombok berada di situs Skyscanner berada pada kisaran harga Rp 1,1 juta. Sedangkan situs Wego mencatat harga Rp 1,2 juta.

Rute Jakarta - Manado melalui situs Skyscanner mencatat harga Rp 2 juta, dan situs Wego Rp 1,8 juta.

Diskon tiket pesawat hingga 50 persen menjadi kabar gembira bagi Vania Sulistyas. Ia sering bepergian dari Jakarta ke Bali untuk urusan pekerjaan menggunakan pesawat.

Menurut dia, sebelum adanya insentif harga tiket rute Jakarta - Denpasar masih berada di kisaran Rp 1,5 juta menggunakan pesawat Air Asia dan Citilink.

"Februari kemarin saya terbang harganya Rp 1,5 juta sih. Terus harga pas bulan November saya juga dapat segitu," kata Vania ketika dihubungi Kompas.com, Minggu (1/3/2020).

Kini, setelah adanya insentif harga tiket pesawat rute Jakarta - Denpasar menggunakan pesawat Air Asia berada di kisaran Rp 1,2 juta. Harga tersebut dilihat dari situs Skyscanner.

Pendapat senada juga dikatakan Joshua Jeremy, warga Manado yang bekerja di Jakarta. Ia mengatakan sebelumnya pada Oktober 2019 harga tiket pesawat ke Manado berada di kisaran Rp 1,7 juta.

"Dulu pas Oktober harga Rp 1,7 juta sekali jalan, tapi belakangan udah murah kok, bisa di bawah itu. Nah adanya insentif ini saya lihat tadi bisa sampai Rp 900 ribu. Kalau pulang pergi Rp 2 juta ya," ujarnya.

Grebeg Maulud di Keraton YogyakartaSHUTTERSTOCK Grebeg Maulud di Keraton Yogyakarta

Namun, pendapat berbeda datang dari Hasbi Fauzi. Pria asal Magelang ini kerap bolak-balik Jakarta - Yogyakarta untuk bekerja.

Menurutnya, harga insentif yang berlaku mulai hari ini sama saja dan belum banyak perubahan signifikan.

"Harga masih sama aja saya kira. Minggu lalu saya naik Garuda dapat harga Rp 1 jutaan," kata Hasbi.

Berdasarkan pemantauan Kompas.com hingga Minggu (1/3/2020) situs Wego masih mencatat harga tiket pesawat Jakarta - Yogyakarta menggunakan maskapai Garuda Indonesia Rp 1,5 juta.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

10 Camilan ala Disney Park Gampang Dibuat di Rumah, Pernah Bikin yang Mana?

10 Camilan ala Disney Park Gampang Dibuat di Rumah, Pernah Bikin yang Mana?

Makan Makan
Sejarah Rempah di Indonesia, Ada Pengaruh dari India, Spanyol, dan Portugis

Sejarah Rempah di Indonesia, Ada Pengaruh dari India, Spanyol, dan Portugis

Makan Makan
Longgarkan Lockdown, Restoran dan Kafe di Selandia Baru Buka Kembali Termasuk McDonald's dan KFC

Longgarkan Lockdown, Restoran dan Kafe di Selandia Baru Buka Kembali Termasuk McDonald's dan KFC

Makan Makan
Apa Bedanya Biji Kopi Robusta dan Arabika? Mulai dari Bentuk, Rasa, sampai Proses Pengolahan

Apa Bedanya Biji Kopi Robusta dan Arabika? Mulai dari Bentuk, Rasa, sampai Proses Pengolahan

Makan Makan
Hari Susu Sedunia 2020, Apa Bedanya Susu UHT dengan Susu Pasteurisasi?

Hari Susu Sedunia 2020, Apa Bedanya Susu UHT dengan Susu Pasteurisasi?

Makan Makan
Gandeng Bali Paragon Resort Hotel, Kemenparekraf Sediakan 346 Kamar untuk Nakes

Gandeng Bali Paragon Resort Hotel, Kemenparekraf Sediakan 346 Kamar untuk Nakes

Whats Hot
Hari Susu Sedunia 2020, Sejak Kapan Manusia Mulai Minum Susu?

Hari Susu Sedunia 2020, Sejak Kapan Manusia Mulai Minum Susu?

Makan Makan
Hari Susu Sedunia 2020, Kenapa Lembang Jadi Daerah Penghasil Susu Pertama di Indonesia?

Hari Susu Sedunia 2020, Kenapa Lembang Jadi Daerah Penghasil Susu Pertama di Indonesia?

Makan Makan
Bali Paragon Resort Hotel Siapkan 297 Kamar untuk Tenaga Medis

Bali Paragon Resort Hotel Siapkan 297 Kamar untuk Tenaga Medis

Whats Hot
Negara-negara di ASEAN Bisa Jadi Contoh Indonesia Sebelum Buka Pariwisata

Negara-negara di ASEAN Bisa Jadi Contoh Indonesia Sebelum Buka Pariwisata

Whats Hot
Virtual Tour Mendaki Gunung Rinjani, Peserta Pakai Jaket Gunung

Virtual Tour Mendaki Gunung Rinjani, Peserta Pakai Jaket Gunung

Jalan Jalan
Liburan ke Jeju, Yuk Nginap di Resor Legend of the Blue Sea

Liburan ke Jeju, Yuk Nginap di Resor Legend of the Blue Sea

Jalan Jalan
Angkasa Pura II Perpanjang Pembatasan Penerbangan hingga 7 Juni

Angkasa Pura II Perpanjang Pembatasan Penerbangan hingga 7 Juni

Whats Hot
Bali Tak Kunjung Buka Pariwisata, Apa Alasannya?

Bali Tak Kunjung Buka Pariwisata, Apa Alasannya?

Whats Hot
Bali Perlu Inovasi Pariwisata untuk Hadapi New Normal

Bali Perlu Inovasi Pariwisata untuk Hadapi New Normal

Whats Hot
komentar di artikel lainnya
Close Ads X