Cegah Virus Corona, Planetarium Jakarta Tutup Sementara

Kompas.com - 14/03/2020, 15:27 WIB
Pengunjung menyaksikan gambar-gambar seputar dunia astronomi di salah satu sudut Planetarium yang terletak di kompleks Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (14/1/2015). Planetarium menjadi salah satu obyek wisata edukasi andalan di Jakarta. KOMPAS/PRIYOMBODOPengunjung menyaksikan gambar-gambar seputar dunia astronomi di salah satu sudut Planetarium yang terletak di kompleks Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (14/1/2015). Planetarium menjadi salah satu obyek wisata edukasi andalan di Jakarta.

JAKARTA, KOMPAS.com – Planetarium dan Observatorium Jakarta tutup sementara selama dua pekan mulai Sabtu (14/3/2020).

Penutupan dilakukan mengikuti keputusan Pemprov DKI Jakarta terkait pencegahan penyebaran virus corona  atau Covid-19.

Baca juga: Cegah Corona, Ini 21 Tempat Wisata di Jakarta yang Tutup

"Kami pun demikian (turut menutup tempat wisata) sesuai arahan Satgas Covid-19 DKI Jakarta," kata Kasubag Tata Usaha Unit Pengelola Pusat Kesenian Jakarta Taman Ismail Marzuki (TU UP PKJ TIM) Eko Wahyu Wibowo saat dihubungi Kompas.com, Jumat (13/3/2020).

"Untuk kebaikan bersama dan keselamatan warga demi mencegah penyebaran pandemik lebih lanjut, kami juga tutup," lanjutnya.

Baca juga: Ancol Tutup Sementara Cegah Corona, Hotel dan Restoran Tetap Buka

Melalui laman Instagram resminya, Planetarium juga mengumukan sikap yang mereka ambil terkait penutupan tersebut.

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta mengumumkan melalui laman Instagram resminya bahwa mereka menutup beberapa destinasi wisata.

Adapun destinasi wisata yang ditutup terdiri dari kawasan Monas, Ancol, kawasan Kota Tua, Taman Margasatwa Ragunan, Anjungan DKI di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), dan Planetarium Jakarta.

Baca juga: Ancol Tutup Sementara Cegah Corona, Bagaimana Nasib Tiket yang Sudah Dibeli?

Selanjutnya ada Taman Ismail Marzuki, PBB Setu Babakan, Rumah Si Pitung, Pulau Onrust, Taman Benyamin Suaeb, Wayang Orang Bharata, dan Museum Sejarah Jakarta.

Kemudian ada Museum Taman Prasasti, Museum MH. Thamrin, Museum Seni Rupa & Keramik, Museum Tekstil, Museum Wayang, Museum Bahari, dan Museum Joang ’45.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Demi menjaga dan melindungi warga Jakarta dari potensi risiko penularan COVID-19, selama dua minggu ke depan Pemprov DKI Jakarta menutup sementara beberapa tempat wisata publik yang berada di bawah ranah pengelolaan Pemprov DKI.? ? Selama proses penutupan akan dilakukan pembersihan area wisata dengan menggunakan disinfektan.? ? Selain itu, Pemprov DKI juga mengimbau agar teman-teman melakukan social distancing measures atau menjaga jarak dari kerumunan.? ? Tetap tenang sambil waspada, saling menjaga diri bersama orang lain, dan melakukan pencegahan yang masif adalah cara terbaik menyikapi COVID-19.? ? Dapatkan update informasi perkembangan dan pengetahuan soal COVID-19 di corona.jakarta.go.id.? ? #LawanCOVID19 #JakartaTanggapCorona #DKIJakarta #DinkesDKIJakarta #CoronaVirus #COVID2019 #CegahVirusCorona #Jaki

A post shared by Pemprov DKI Jakarta (@dkijakarta) on Mar 13, 2020 at 7:41am PDT

Penutupan beberapa destinasi wisata tersebut dilakukan demi meminimalkan kegiatan warga di tempat keramaian. Kendati demikian, transportasi umum tetap beroperasi.

"Semua destinasi wisata dan tempat hiburan milik Pemprov DKI Jakarta akan ditutup selama dua minggu ke depan. Transportasi umum tetap berjalan," tutur Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (13/3/2020).

Baca juga: 21 Tempat Wisata Jakarta Ditutup, Masyarakat Diimbau Berlibur di Rumah

Hingga saat ini, (14/3/2020), total kasus virus corona di Indonesia mencapai angka 69. Dari 69 pasien yang dikonfirmasi, dua merupakan balita yakni kasus ke-49 dan kasus ke-54.

Dari 69 kasus positif tersebut, 4 telah dinyatakan meninggal. Kasus pasien corona yang dinyatakan meninggal pertama kali adalah kasus ke-25 pada Rabu (11/3/2020) lalu.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X