Perwakilan Diplomatik di Indonesia Imbau Warganya Pulang ke Negara Asal

Kompas.com - 30/03/2020, 16:02 WIB
Wisatawan mancanegara (wisman) menikmati suasana di kawasan Kota Tua Jakarta Barat, Kamis (4/9/2014). TRIBUNNEWS.com/HERUDINWisatawan mancanegara (wisman) menikmati suasana di kawasan Kota Tua Jakarta Barat, Kamis (4/9/2014).

JAKARTA, KOMPAS.com – Perwakilan diplomatik di Indonesia mengimbau warga negaranya yang berada di Indonesia untuk pulang ke negara asal.

Hal ini karena angka kasus positif virus corona (Covid-19) di Indonesia kian bertambah.  Mereka juga khawatir akan kemampuan layanan kesehatan Indonesia.

Melansir The Jakarta Post, Jumat (27/3/2020), Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat merupakan perwakilan diplomatik pertama yang mengumumkan bahwa anggota kelurga para stafnya yang berusia di bawah 21 tahun harus segera meninggalkan Indonesia.

“Departemen Luar Negeri membuat keputusan tersebut berdasarkan bukti Covid-19 di Indonesia,” tutur Kedubes Amerika Serikat melalui sebuah pernyataan Kamis (26/3/2020) lalu, mengutip The Jakarta Post.

Baca juga: Update Wabah Virus Corona, Gantian China Larang Kedatangan Turis Asing

Kapasitas medis Indonesia dan ketersediaan penerbangan saat ini dari Indonesia juga menjadi pertimbangan Kedubes Amerika Serikat.

Washington, melalui online travel advisory ke Indonesia, sudah mendesak warganya untuk tidak berkunjung ke Indonesia. 

Sementara itu, Australia juga telah memperbarui travel advisory dan mengimbau warganya untuk meninggalkan Indonesia.

“Apabila kamu adalah turis Australia di Bali (atau di Indonesia secara umum), pulanglah sekarang. Jangan tunda keberangkatan,” dari pemerintah Australia di Canberra dalam travel advisory terbaru Kamis (26/3/2020) lalu.

Bagi warga Australia yang memiliki masa tinggal lama di Indonesia, Pemerintah Australia juga meminta mereka mempertimbangkan perihal akses layanan kesehatan di Indonesia.

Wisatawan menikmati keindahan Pulau Piaynemu Kepulauan Raja Ampat, Papua Barat, Senin (16/5/2016). Kabupaten Raja Ampat terdiri dari 610 pulau dengan empat pulau utama, yaitu Pulau Misool, Salawati, Batanta dan Waigeo. Dari 610 pulau eksotis tersebut hanya 35 pulau yang memiliki nama. TRIBUNNEWS/DANY PERMANA Wisatawan menikmati keindahan Pulau Piaynemu Kepulauan Raja Ampat, Papua Barat, Senin (16/5/2016). Kabupaten Raja Ampat terdiri dari 610 pulau dengan empat pulau utama, yaitu Pulau Misool, Salawati, Batanta dan Waigeo. Dari 610 pulau eksotis tersebut hanya 35 pulau yang memiliki nama.

Beberapa pekan lalu, seluruh staf dan anggota keluarga non-esensial perwakilan diplomatik Australia di Indonesia juga ditawarkan untuk pulang ke negara asalnya. 

Halaman:


Sumber
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X