Pengalaman WNI saat Gerakan Bagi-bagi Masker Kain Gratis di Ceko

Kompas.com - 04/04/2020, 18:03 WIB
Barbora Duskova dan rekannya Tomas Volny menjahit masker wajah sebagai pelindung melawan virus corona di apartementnya di Praha, Ceko, 17 Maret 2020. AFP/MICHAL CIZEKBarbora Duskova dan rekannya Tomas Volny menjahit masker wajah sebagai pelindung melawan virus corona di apartementnya di Praha, Ceko, 17 Maret 2020.

JAKARTA, KOMPAS.com – Pandemi global virus corona ( Covid-19 ) membuat sebagian warga Ceko menjahit dan membagikan masker katun ke golongan yang rentan terinfeksi virus tersebut.

Hal ini dilakukan untuk menanggulangi tidak tersedianya masker bedah di apotek dan memberikan stok yang ada kepada tenaga medis.

Baca juga: Warga Ceko Bersatu Lawan Corona, Jahit Masker Sendiri dan Membagikannya

Imy Ferica, warga negara Indonesia yang menetap di Ceko, berbagi pengalamannya di tengah gerakan masker kain di Ceko.

Ibu mertuanya yang merupakan warga negara Ceko, menjahit masker kain sendiri dan membagikannya ke panti jompo.

“Mulai banyak masyarakat yang menjahit sendiri maskernya dari katun. Jadi mereka punya berbagai pola standard yang menyebar secara online,” kata seorang warga negara Indonesia (WNI) yang tinggal di Praha, Ceko, bernama Imy Ferica saat dihubungi Kompas.com, Kamis (2/4/2020).

Karyawan membuat masker wajah dari bahan nanomembran di pabrik kecil bernama Nanospace, di Ceko, 20 Maret 2020.AFP/MICHAL CIZEK Karyawan membuat masker wajah dari bahan nanomembran di pabrik kecil bernama Nanospace, di Ceko, 20 Maret 2020.

Sebelumnya, Imy menceritakan bahwa masyarakat mulai sadar untuk mengenakan masker saat virus corona mulai menyebar.

Melihat hal tersebut, lama-kelamaan stok masker bedah di toko mulai habis karena permintaan masker yang melonjak.

Imy menuturkan bahwa atas kesadaran sendiri, dirinya dan sebagian warga Ceko lain mulai menjahit masker untuk keamanan pribadi dan sesama.

Terkait gerakan pemberian masker katun, Imy mengatakan bahwa gerakan tersebut murni dilakukan oleh masyarakat.

“(Pembuatan dan pembagian masker katun ke masyarakat yang membutuhkan) karena kita berusaha untuk memastikan agar surgical mask dan masker n95 diserahkan ke tenaga medis dan ahli yang membutuhkan,” kata Imy.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X