KBRI di Washington Imbau Turis Indonesia di AS Cepat Pulang ke Tanah Air

Kompas.com - 06/04/2020, 21:07 WIB
Manhattan, New York PIXABAY/PexelsManhattan, New York

KOMPAS.com - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Washington DC, Amerika Serikat (AS), mengimbau turis Indonesia di AS agar segera kembali ke Indonesia.

Turis Indonesia yang dimaksud adalah Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di AS dalam rangka bepergian atau berwisata, melakukan perjalanan singkat, dan tidak menetap di negara tersebut.

“Tujuannya agar para WNI traveller tersebut tidak mengalami kesulitan penerbangan lebih jauh lagi," ujar Koordinator Fungsi Penerangan Sosial dan Budaya KBRI Washington DC, Yudho Sasongko, melalui pesan singkat kepada ANTARA di Jakarta, Senin (6/4/2020).

Yudho menjelaskan saat ini banyak negara sudah menutup pintu masuk dan frekuensi penerbangan keluar AS sudah semakin berkurang.  

Baca juga: Bandara Internasional Phuket di Thailand Tutup Mulai 10 April 2020

Sebaliknya, KBRI di Washington DC berpesan bagi WNI yang merupakan penduduk, termasuk pelajar dan mahasiswa, untuk tidak kembali ke Tanah Air di tengah pandemi COVID-19, apabila tidak ada keperluan yang mendesak.

“Disarankan pula agar terus mencermati setiap perkembangan terkait wabah virus corona, mematuhi dan menjalankan peraturan maupun imbauan atau executive order yang dikeluarkan otoritas setempat,” kata Yudho.

Pengantar barang mengendarai sepedanya menyeberangi 7th Avenue di kawasan Times Square yang kosong akibat meluasnya penularan virus COVID-19, di wilayah Manhattan, New York, Amerika Serikat, Senin (23/3/2020).ANTARA FOTO/REUTERS/CARLO ALLEGR Pengantar barang mengendarai sepedanya menyeberangi 7th Avenue di kawasan Times Square yang kosong akibat meluasnya penularan virus COVID-19, di wilayah Manhattan, New York, Amerika Serikat, Senin (23/3/2020).

Imbauan tersebut merupakan salah satu dari sejumlah imbauan yang telah dan terus disampaikan oleh KBRI dan perwakilan-perwakilan RI lainnya di Amerika Serikat.

WNI yang berada di AS sebagai penduduk, pelajar maupun mahasiswa (bukan pengunjung) juga diminta untuk tetap menjalin kontak dengan Perwakilan RI terdekat.

Baca juga: Turis Indonesia Diimbau Tunda Perjalanan ke Singapura

Para WNI di AS pun diminta untuk saling mengontak dan membantu, serta bergotong royong dalam meningkatkan solidaritas dan kepedulian sesama.

Mereka juga diminta untuk tidak mudah meneruskan berita-berita yang belum tentu benar dan menyaring informasi yang diterima secara bijak sebelum dibagikan ke orang lain.

KBRI Washington DC, bersama Konsulat Jenderal RI di Chicago, Houston, Los Angeles, New York, dan Fransisco, serta Perutusan Tetap RI untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York juga terus berkoordinasi untuk memastikan kehadiran negara dengan menjamin perlindungan dan memberikan bantuan.

 

Termasuk menyediakan nomor darurat yang dapat dihubungi terutama untuk situasi darurat.

Baca juga: Tempat Wisata Indoor dan Hiburan di China Tutup Kembali untuk Cegah Corona



Sumber Antara
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tingkat Hunian Hotel di Kota Bogor Mulai Pulih, Lebih Baik dari Jabar

Tingkat Hunian Hotel di Kota Bogor Mulai Pulih, Lebih Baik dari Jabar

Whats Hot
Pantai Padang Betuah Bengkulu, Tempat Wisata yang Mirip Tanah Lot Bali

Pantai Padang Betuah Bengkulu, Tempat Wisata yang Mirip Tanah Lot Bali

Jalan Jalan
Grojogan Kapuhan Magelang, Tempat Wisata Baru Mirip Air Terjun

Grojogan Kapuhan Magelang, Tempat Wisata Baru Mirip Air Terjun

Jalan Jalan
Wehea-Kelay Dinilai Sukses Terapkan Konservasi Lintas Batas, Apa Itu?

Wehea-Kelay Dinilai Sukses Terapkan Konservasi Lintas Batas, Apa Itu?

Whats Hot
Kisah Dua Perempuan Tangguh yang Gali Potensi Desa untuk Dukung Pariwisata Berkelanjutan

Kisah Dua Perempuan Tangguh yang Gali Potensi Desa untuk Dukung Pariwisata Berkelanjutan

Whats Hot
De’savanna Restaurant yang Unik di Bogor, Bersantap Sambil Ditemani Satwa.

De’savanna Restaurant yang Unik di Bogor, Bersantap Sambil Ditemani Satwa.

Jalan Jalan
25 Tempat Wisata di Palembang, Cocok untuk Liburan

25 Tempat Wisata di Palembang, Cocok untuk Liburan

Jalan Jalan
Itinerary Seharian di Sekitar Watergong Klaten, Puas Main Air

Itinerary Seharian di Sekitar Watergong Klaten, Puas Main Air

Jalan Jalan
Rute dan Harga Menu di Watergong Klaten

Rute dan Harga Menu di Watergong Klaten

Travel Tips
Watergong Klaten, Sungai Kotor yang Kini Jernih dan Penuh Ikan seperti di Jepang

Watergong Klaten, Sungai Kotor yang Kini Jernih dan Penuh Ikan seperti di Jepang

Jalan Jalan
Museum Ahmad Yani, Saksi Bisu Perjalanan Sang Jenderal Korban G30S/PKI

Museum Ahmad Yani, Saksi Bisu Perjalanan Sang Jenderal Korban G30S/PKI

Jalan Jalan
Kenapa Desa Wisata Harus Bersandingan dengan Desa Digital?

Kenapa Desa Wisata Harus Bersandingan dengan Desa Digital?

Whats Hot
25 Tempat Wisata Manado dan Sekitarnya yang Wajib Dikunjungi

25 Tempat Wisata Manado dan Sekitarnya yang Wajib Dikunjungi

Jalan Jalan
Paket Baru Wisata Candi Borobudur, Sarapan dengan Pemandangan Candi hingga Gunung

Paket Baru Wisata Candi Borobudur, Sarapan dengan Pemandangan Candi hingga Gunung

Whats Hot
Wisata Pantai Ngur Sarnadan Kepulauan Kei, Berbaur dengan Warga Lokal

Wisata Pantai Ngur Sarnadan Kepulauan Kei, Berbaur dengan Warga Lokal

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X