Cerita WNI di Islandia, Pernah Puasa Selama 22 Jam

Kompas.com - 29/04/2020, 10:40 WIB
Ilustrasi Blue Lagoon, Islandia. shutterstock.com/puripatIlustrasi Blue Lagoon, Islandia.

KOMPAS.com - Beberapa negara di dunia memiliki durasi puasa dengan waktu yang panjang, bahkan hingga lebih dari 20 jam. Salah satu negara tersebut yakni Islandia.

Kompas.com Travel menggali cerita dari Asti, Warga Negara Indonesia (WNI) yang kini menetap di Islandia dan memiliki pengalaman berpuasa dalam waktu yang lama dalam sehari.

Asti yang tinggal di Islandia sejak tahun 2016 menceritakan kisahnya menjalani Ramadhan ke-empat di negeri yang berjuluk "the country of ice and fire" ini.

Baca juga: 15 Negara dengan Durasi Puasa Terlama di Dunia

Asti bercerita, Islandia memiliki dua masjid, Islamic Cultural Center of Iceland (ICCI) dan Félag Múslima á Íslandi atau masjid Ármúli, yang memiliki aturan berbeda soal puasa.

Pada awal kedatangan Asti ke Islandia, dirinya mengaku mengikuti puasa dengan acuan Masjid ICCI yang mana berpuasa selama 22 jam.

"Waktu pindah ke sini Juni 2016 kan sedang puasa Ramadhan. Terus Asti puasa Ramadhan ikut masjid ICCI yang puasanya 22 jam waktu itu. Sebenarnya bisa dilakukan. Kelihatannya lama banget ya, 22 jam," kata Asti saat dihubungi Kompas.com, Selasa (28/4/2020).

Baca juga: Midnight Sun, Hadiah dari Alam di Musim Panas Negara Skandinavia

Asti menambahkan, dengan waktu puasa yang panjang tersebut, ia hanya punya waktu dua jam untuk shalat Maghrib, berbuka puasa, shalat Isya, shalat Tarawih, sahur, dan shalat Subuh.

Ibadah shalat seluruhnya itu dilakukan hanya dalam waktu dua jam saja. Sempat kaget dan shock lantaran merasa seperti mengikuti perlombaan Formula 1, Asti akhirnya mampu melalui puasa 22 jam dengan lancar.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X