Kompas.com - 03/06/2020, 19:15 WIB

KOMPAS.comMuseum Louvre di Paris, Perancis akan dibuka kembali pada 6 Juli 2020. Mengutip Channel News Asia, museum tersebut memiliki protokol baru guna menyambut era new normal.

Protokol tersebut seperti sistem pemesanan, serta petunjuk baru dalam museum yang akan menawarkan keamanan maksimum kepada pengunjung.

Baca juga: Perancis dan Jerman Jadi Destinasi Wisata Favorit Pemohon Visa Schengen

Mereka juga akan meminta pengunjung untuk mengenakan masker, serta melakukan jaga jarak.

“Walaupun ada kemungkinan untuk menemukan harta Louvre secara virtual selama lockdown, tidak ada yang bisa menggantikan perasaan saat berdiri di depan sebuah karya seni. Ini adalah alasan penting dari museum,” kata direktur Louvre, Jean-Luc Martinez, mengutip Channel News Asia.

Tercatat, mulai dari 12 Maret – 22 Mei, situs Louvre telah mencapai 10,5 juta pengunjung. Adapun total pengunjung situs pada 2019 adalah 14,1 juta.

Ilustrasi taman - Patung Julius Caesar yang terdapat di taman Tuileries di depan Museum Louvre, Perancis.PIXABAY Ilustrasi taman - Patung Julius Caesar yang terdapat di taman Tuileries di depan Museum Louvre, Perancis.

Per hari, angka kunjungan virtual bisa mencapai 330.000, bahkan hampir mendekati 400.000. Sementara sebelum pandemi virus corona, pengunjung virtual biasanya hanya 40.000 per hari.

Sementara museum baru akan dibuka Juli mendatang, mereka menuturkan, Taman Tuileries yang berada di depan bangunan akan dibuka pada Minggu, 31 Mei.

Baca juga: Selain Menara Eiffel, Kunjungi 6 Wisata Populer di Paris Ini

Kendati demikian, permainan dan acara perkumpulan yang terdiri dari lebih dari 10 orang akan dilarang. Sebelumnya, baik museum maupun taman telah tutup sejak 13 Maret.

Pemberitahuan ini mengikuti langkah baru yang diungkapkan oleh Perdana Menteri Edouard Philippe, Kamis (28/5/2020), untuk melonggarkan lockdown.

 

Ilustrasi kastil - Kastil Chambord di Perancis.PIXABAY Ilustrasi kastil - Kastil Chambord di Perancis.
Situs bersejarah dan museum lainnya akan dibuka secara bertahap

Menteri Kebudayaan Franck Riester menuturkan, melalui sebuah pernyataan, situs-situs bersejarah dan museum di Perancis akan dibuka secara perlahan pada awal Juni hingga pertengahan Juli.

 

Pembukaan bertahap dimulai dari Kastil Chambord di pada 5 Juni, dan Istana Versailles pada 6 Juni.

Baca juga: Sejarah Masjid Tertua di Paris, Penghormatan untuk Pejuang Muslim

Sementara Quai Branly Museum of Indigenous Civilisations akan dibuka kembali pada 9 Juni, dan Musee d’Orsay akan dibuka pada 23 Juni.

Selanjutnya, Grand Palais akan memulai pameran besar tentang Pompeii pada 1 Juli.

Eskalator yang berada di depan Centre Pompidou juga akan mulai membawa wisatawan ke pertunjukan seni modernnya.

Pada minggu ketiga Juli, museum Picasso juga akan dibuka kembali.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.