[Populer Travel] Aturan Pesawat di New Normal | Pariwisata Bali Belum Buka

Kompas.com - 05/06/2020, 10:31 WIB
ILUSTRASI - Turis asing di Nusa Penida, Bali. Dok. Biro Komunikasi Publik KemenparekrafILUSTRASI - Turis asing di Nusa Penida, Bali.

KOMPAS.com - Artikel mengenai aturan maskapai penerbangan pada masa New Normal diminati pembaca Travel Kompas.com. Selain itu, perkembangan pariwisata di Bali juga banyak dibaca.

Berikut artikel terpopuler Travel Kompas.com pada Kamis (4/6/2020).

Catat, Aturan Naik Pesawat Citilink di Era New Normal

Maskapai penerbangan Citilink menerapkan protokol kesehatan pada era New Normal. Ada tiga fase yang diterapkan Citilink di era New Normal yaitu Pre Flight, In Flight hingga Post Flight.

Adapun tiga fase tersebut mulai dilakukan pada penerbangan untuk penumpang yang beroperasi Senin (1/6/2020).

Baca juga: Catat, Aturan Naik Pesawat Citilink di Era New Normal

Social distancing di kabin pesawat Boeing 737 Lion Air.Dokumentasi Lion Air Group Social distancing di kabin pesawat Boeing 737 Lion Air.

Penumpang Tak Ada, Maskapai Pilih Berhenti Terbang

Beberapa maskapai penerbangan di Indonesia memutuskan untuk menghentikan sementara operasional penerbangan dalam pekan ini.

Menurut Ketua Umum INACA, Denon Prawiraatmaja, maskapai penerbangan yang menghentikan sementara operasionalnya disebabkan karena tidak adanya penumpang, bukan karena penumpang yang tak melengkapi dokumen persyaratan.

Baca selengkapnya di: Penumpang Tak Ada, Maskapai Pilih Berhenti Terbang

Turis asing di sawah berundak Ubud, BaliDok. Biro Komunikasi Publik Kemenparekraf Turis asing di sawah berundak Ubud, Bali

Pariwisata Bali Belum Dibuka, Ini Alasannya

Pariwisata Bali hingga kini belum menunjukkan tanda-tanda akan dibuka kembali. Hal ini dikarenakan, Bali masih fokus dalam penanganan kasus Covid-19.

Kepala Dinas Pariwisata Bali Putu Astawa menegaskan Bali hingga kini belum membuka pariwisatanya. Menurutnya, Bali akan benar-benar dibuka jika kasus Covid-19 sudah menurun.

Baca juga: Pariwisata Bali Belum Dibuka, Ini Alasannya



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X