Kompas.com - 06/07/2020, 08:40 WIB
Istana anak di TMII, Jakarta saiko3p / Shutterstock.comIstana anak di TMII, Jakarta

JAKARTA, KOMPAS.comTaman Mini Indonesia Indah (TMII) sudah dibuka kembali sejak 20 Juni 2020, setelah ditutup pada 23 Maret lalu untuk pencegahan penyebaran Covid-19.

"Pengunjung akan dibatasi maksimal sampai 20.000 orang per hari. Kalau sudah maksimal, semua pintu akan ditutup,” kata Humas TMII Sahda Silalahi kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

Kompas.com berkesempatan menjelajahi TMII pada Minggu (5/7/2020) guna melihat secara langsung seperti apa penerapan protokol kesehatan.

Penyemprotan disinfektan pada kendaraan

Saya menggunakan kendaraan roda dua dan masuk melalui Pintu 1 yang terletak dekat dengan Masjid At-Tin.

Sebelum memasuki pintu pembelian tiket, pengunjung bisa melihat beberapa spanduk besar di area tengah jalan yang berisi imbauan seputar protokol kesehatan yang berlaku. Salah satunya, kendaraan disemprot disinfektan.

“Setiap pintu ada penyemprotan disinfektan. Pintu yang sudah dibuka adalah Pintu 1 dan Pintu 3,” kata Humas TMII Sahda Silalahi kepada Kompas.com.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Unik, TMII Hadirkan Penari Tradisional Pakai Face Shield Nuansa Etnik

Protokol new normal di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Minggu (5/7/2020).kompas.com / Nabilla Ramadhian Protokol new normal di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Minggu (5/7/2020).

Berdasarkan pantauan, semprotan disinfektan ditaruh di sebuah tiang yang membentuk gapura. Letaknya sekitar beberapa meter dari tempat pembelian tiket, dan di bawah gapura berwarna emas.

Pembelian tiket masuk dan pemeriksaan suhu tubuh

Pembelian tiket TMII bisa dilakukan secara daring melalui ticket.tamanmini.com. Namun, bisa juga beli tiket langsung di loket.

Terkait hal ini, Sahda mengatakan, pihaknya tidak membagi berapa tiket yang dijual melalui situs resmi dan secara langsung.

“Yang pasti setiap hari hanya 20.000 tiket untuk para pengunjung. Kemarin tanggal 28 Juni kami hampir mencapai batas maksimal, petugas sudah siap-siap menyetop arus kunjungan,” ujar Sahda.

Bagi yang sudah membeli tiket secara daring, mereka hanya perlu menunjukkan buktinya kepada para petugas loket sebelum diperiksa suhu tubuhnya.

Sementara bagi yang ingin membeli secara langsung, mereka akan diperiksa terlebih dahulu suhu tubuhnya sebelum melakukan transaksi.

Usai seluruh urusan tiket selesai, petugas yang berjaga di setiap loket akan menyuruh wisatawan mencuci tangan terlebih dahulu menggunakan cairan yang telah disediakan.

Baca juga: Pengunjung TMII Bisa Beli Tiket di Lokasi, Ada Alat Sterilisasi Uang

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pantai Pesewan Gunungkidul yang Tersembunyi, Rute ke Sana Cukup Menantang

Pantai Pesewan Gunungkidul yang Tersembunyi, Rute ke Sana Cukup Menantang

Jalan Jalan
Surat Terbuka untuk Jokowi Soal Pariwisata Bali dari IINTOA, Ini Isinya

Surat Terbuka untuk Jokowi Soal Pariwisata Bali dari IINTOA, Ini Isinya

Travel Update
Indonesia Batasi Kedatangan dari 8 Negara Akibat Varian Baru Covid-19

Indonesia Batasi Kedatangan dari 8 Negara Akibat Varian Baru Covid-19

Travel Update
Resmi, Jemaah Umrah Asal Indonesia Tak Perlu Vaksin Booster

Resmi, Jemaah Umrah Asal Indonesia Tak Perlu Vaksin Booster

Travel Update
Inggris Raya Wajibkan Karantina Mandiri untuk Semua Kedatangan

Inggris Raya Wajibkan Karantina Mandiri untuk Semua Kedatangan

Travel Update
Antisipasi Varian Covid-19 Baru, Warga dari 8 Negara Afrika Ini Tak Bisa Masuk AS

Antisipasi Varian Covid-19 Baru, Warga dari 8 Negara Afrika Ini Tak Bisa Masuk AS

Travel Update
Camping di Puncak Kuik, Nikmati Gemerlap Ponorogo dari Ketinggian

Camping di Puncak Kuik, Nikmati Gemerlap Ponorogo dari Ketinggian

Jalan Jalan
4 Tren Berwisata yang Berubah karena Pandemi

4 Tren Berwisata yang Berubah karena Pandemi

Travel Update
Okupansi Hotel di Kota Semarang Mulai Naik

Okupansi Hotel di Kota Semarang Mulai Naik

Travel Update
4 Tips Kunjungi Ruang Lapang di Bandung Barat, Waktu Terbaik dan Menu Andalan

4 Tips Kunjungi Ruang Lapang di Bandung Barat, Waktu Terbaik dan Menu Andalan

Travel Tips
Rute Terdekat ke Puncak Kuik Ponorogo, Hati-hati Tanjakan Terjal dan Berkelok Tajam

Rute Terdekat ke Puncak Kuik Ponorogo, Hati-hati Tanjakan Terjal dan Berkelok Tajam

Travel Tips
Jam Buka dan Harga Tiket Masuk Wisata Puncak Kuik Ponorogo

Jam Buka dan Harga Tiket Masuk Wisata Puncak Kuik Ponorogo

Travel Tips
Festival Kota Cerutu Jember, Momen Kenalkan Kekayaan Wisata

Festival Kota Cerutu Jember, Momen Kenalkan Kekayaan Wisata

Travel Promo
Wisata Puncak Kuik, Salah Satu Atap Ponorogo yang Memesona

Wisata Puncak Kuik, Salah Satu Atap Ponorogo yang Memesona

Jalan Jalan
Jangan Lakukan 3 Hal Ini di Polandia, Bisa Datangkan Nasib Buruk

Jangan Lakukan 3 Hal Ini di Polandia, Bisa Datangkan Nasib Buruk

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.