Kompas.com - 22/07/2020, 13:50 WIB
Penumpang saat tiba di terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (12/5/2020). KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPenumpang saat tiba di terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (12/5/2020).


JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah DKI Jakarta baru-baru ini telah menghapuskan surat izin keluar masuk (SIKM) sebagai salah satu syarat bepergian dari dan menuju Jakarta.

Syarat tersebut diganti dengan corona likelihood metric (CLM). 

Salah satu moda transportasi yang tidak lagi menggunakan SIKM sebagai syarat untuk penumpang dari dan menuju Jakarta adalah pesawat.

Namun, diketahui hingga saat ini belum ada pemeriksaan CLM sebagai pengganti SIKM di bandara.

Lalu, seperti apa proses boarding penumpang pesawat setelah SIKM dihapuskan?

Baca juga: Catat, Syarat Naik Kereta Api Jarak Jauh dari dan ke Jakarta

Salah satu penumpang pesawat bernama Dionisius Advent (24) menceritakan pengalamannya naik pesawat dari Jakarta ke Banjarmasin dalam rangka bekerja.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berdasarkan pengalamannya, sudah tidak ada pemeriksaan SIKM di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

"Iya, udah enggak pakai SIKM kok pas diperiksa di bandara. Jadi datang ke bandara itu ya cuma bawa hasil rapid test aja," kata Dionisius saat dihubungi Kompas.com, Selasa (21/7/2020).

Ia berangkat dari Soekarno-Hatta pada Selasa (21/7/2020) dengan menggunakan pesawat Garuda Indonesia.

Hal tersebut merupakan kali pertama dia menggunakan pesawat pada masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi.

Baca juga: Rencana Pelesir ke Yogyakarta? Ini Syarat untuk Wisatawan Luar Daerah

 

ILUSTRASI - Penumpang pesawat menunggu di bandara dengan menerapkan protokol social distancing. Shutterstock/People Image Studio ILUSTRASI - Penumpang pesawat menunggu di bandara dengan menerapkan protokol social distancing.

Oleh karena itu, ia mengaku tak memahami betul apa saja syarat untuk naik pesawat dengan prosedur terbaru.

"Belum baca-baca sih syarat terbaru ini apa aja, hanya kemarin tahu aja, kalau udah enggak pakai SIKM doang dari omongan orang-orang," ujarnya.

Proses pemeriksaan dokumen hanya butuh 30 menit

Ia juga mengatakan, proses pemeriksaan dokumen penumpang pesawat hanya butuh waktu 30 menit. Hal ini termasuk proses pemeriksaan rapid test dan mengisi formulir electronic Health Alert Card (e-HAC).

"Karena saya baru pertama kali naik pesawat pas PSBB ini, menurut saya, jadi lebih ketat jika dibanding sebelum PSBB," kata Dionisius.

"Prosedurnya itu butuh 30 menit sih, jadi kita datang dengan udah bawa hasil rapid test. Nanti di Bandara Soetta validasi hasil rapid test, terus abis itu disuruh isi e-HAC deh. Kalau sudah, baru bisa check-in," jelasnya.

Lanjutnya, ia baru mengetahui penumpang pesawat harus mengisi formulir e-HAC dengan cara mengunduhnya terlebih dahulu.

"Saya juga baru download itu e-HAC di bandara," terangnya.

Selain itu, secara umum untuk proses pengecekan bagasi masih seperti biasa. Menurut dia, tidak ada proses sterilisasi bagasi.

 

Calon penumpang pesawat duduk menanti jadwal pesawat di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (9/7/2020). Meski penerbangan telah kembali dibuka dengan persyaratan  seperti penumpang harus dengan memiliki hasil rapid atau PCR test negatif COVID-19, suasana di Bandara Soekarno Hatta masih terpantau sepi.ANTARA FOTO/ADITYA PRADANA PUTRA Calon penumpang pesawat duduk menanti jadwal pesawat di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (9/7/2020). Meski penerbangan telah kembali dibuka dengan persyaratan seperti penumpang harus dengan memiliki hasil rapid atau PCR test negatif COVID-19, suasana di Bandara Soekarno Hatta masih terpantau sepi.

Ragam catatan penting dokumen naik pesawat, hasil rapid tes harus hardcopy

Dionisius memberi catatan penting bagi calon penumpang pesawat lainnya. Berdasarkan pengalamannya, hasil rapid test yang dibawa haruslah berupa hard copy.

"Enggak boleh yang soft copy. Itu aja sih, kalau buat pengecekan rapid test," terangnya.

Baca juga: Syarat Terbaru Penumpang Pesawat dari dan ke Jakarta, Tak Pakai SIKM

Setelah selesai validasi rapid test di bandara keberangkatan, dirinya mengatakan akan ada proses pemeriksaan hasil rapid lagi di bandara kedatangan.

Apa yang perlu diisi dalam formulir e-HAC?

Selain membawa hasil rapid test, Dionisius menceritakan bahwa penumpang juga wajib mengunduh dan mengisi formulir e-HAC atau Kartu Kewaspadaan Kesehatan.

Menurutnya, para penumpang bisa mengunduh dan mengisinya langsung di bandara. Selesai mengunduh, penumpang diminta mengisi formulir yang isinya data-data penumpang secara detail.

"E-HAC ini diisi, intinya nanti mau tinggal di mana sama asal passenger dari mana. Nanti dapat barcode gitu buat di-scan sama petugas di bandara kedatangan," ungkapnya.

Berdasarkan pengalaman Dionisius, berikut Kompas.com rangkum proses penumpang mulai tiba di bandara keberangkatan hingga tiba di bandara kedatangan, setelah SIKM dihapus

  1. Penumpang tiba di bandara sudah dengan membawa hasil rapid test non reaktif dalam bentuk hard copy
  2. Penumpang akan dicek atau validasi hasil rapid tes oleh petugas bandara keberangkatan
  3. Penumpang diminta mengisi formulir e-HAC, kalau belum punya bisa mengunduhnya terlebih dahulu di Play Store atau App Store. Dapat juga diakses melalui inahac.kemkes.go.id
  4. Selesai mengisi formulir e-HAC, penumpang mendapatkan barcode yang digunakan untuk pemeriksaan berikutnya di bandara kedatangan
  5. Penumpang melakukan check-in 
  6. Tiba di bandara kedatangan, penumpang diminta menunjukkan hasil validasi rapid test yang telah dilakukan di terminal keberangkatan

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

10 Fakta Menarik Gunung Semeru, Rumah Tertinggi Sepasang Arca Kuno

10 Fakta Menarik Gunung Semeru, Rumah Tertinggi Sepasang Arca Kuno

Jalan Jalan
Erupsi Gunung Semeru Tak Berdampak pada Wisata Bromo

Erupsi Gunung Semeru Tak Berdampak pada Wisata Bromo

Travel Update
Pendakian Gunung Semeru Bukan Tutup karena Erupsi, Tapi karena PPKM

Pendakian Gunung Semeru Bukan Tutup karena Erupsi, Tapi karena PPKM

Travel Update
Pihak TNBTS Tegaskan Tak Ada Pendaki Saat Gunung Semeru Erupsi

Pihak TNBTS Tegaskan Tak Ada Pendaki Saat Gunung Semeru Erupsi

Travel Update
Erupsi Gunung Semeru Tak Pengaruhi Bandara Malang

Erupsi Gunung Semeru Tak Pengaruhi Bandara Malang

Travel Update
Bandara Banyuwangi Masih Layani Penerbangan, Meski Gunung Semeru Meletus

Bandara Banyuwangi Masih Layani Penerbangan, Meski Gunung Semeru Meletus

Travel Update
2,92 Juta Orang Lakukan Penerbangan Domestik pada OKtober 2021

2,92 Juta Orang Lakukan Penerbangan Domestik pada OKtober 2021

Travel Update
Erupsi Gunung Semeru, Wisata Air Terjun Tumpak Sewu Tetap Aman

Erupsi Gunung Semeru, Wisata Air Terjun Tumpak Sewu Tetap Aman

Travel Update
Bandara Juanda di Sidoarjo Tak Terdampak Letusan Gunung Semeru

Bandara Juanda di Sidoarjo Tak Terdampak Letusan Gunung Semeru

Travel Update
Jembatan Gladak Perak Lumajang Hancur Kena Erupsi Semeru, Lalu-lintas Dialihkan via Probolinggo

Jembatan Gladak Perak Lumajang Hancur Kena Erupsi Semeru, Lalu-lintas Dialihkan via Probolinggo

Travel Update
6 Fakta Jembatan Gladak Perak Lumajang yang Hancur Diterjang Erupsi Gunung Semeru

6 Fakta Jembatan Gladak Perak Lumajang yang Hancur Diterjang Erupsi Gunung Semeru

Jalan Jalan
4 Benda di Kamar Hotel yang Boleh Dibawa Pulang, Ada Sabun dan Sampo

4 Benda di Kamar Hotel yang Boleh Dibawa Pulang, Ada Sabun dan Sampo

Travel Tips
Kongres JKPI ke-V di Bogor Tetapkan 8 Ibu Kota Kebudayaan di Indonesia

Kongres JKPI ke-V di Bogor Tetapkan 8 Ibu Kota Kebudayaan di Indonesia

Travel Update
5 Atraksi Menarik Desa Nglanggeran, Desa Wisata Terbaik Dunia 2021 UNWTO

5 Atraksi Menarik Desa Nglanggeran, Desa Wisata Terbaik Dunia 2021 UNWTO

Jalan Jalan
Lawson Hadir Secara Virtual di Metaverse Parareal Akihabara Jepang

Lawson Hadir Secara Virtual di Metaverse Parareal Akihabara Jepang

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.