Uni Eropa Hapus Aljazair dari Daftar Negara Aman Akibat Lonjakan Kasus Covid-19

Kompas.com - 08/08/2020, 22:02 WIB
Ilustrasi Algeria - Kota Cherchell. PIXABAYIlustrasi Algeria - Kota Cherchell.

KOMPAS.com – Dewan Uni Eropa (UE) mengurangi daftar negara yang dianggap aman, terkait Covid-19.

Negara yang ada dalam daftar itu dianggap aman untuk dikunjungi. Warga negara dalam daftar juga dianggap aman masuk kawasan UE.

Mengutip Schengenvisainfo.com, Rabu (29/7/2020), memang ada harapan agar UE menambah daftar negara yang dianggap aman.

Akan tetapi, Kamis (16/7/2020), Dewan UE malah menghapus Serbia dan Montenegro dari daftar lantaran terjadi lonjakan kasus Covid-19 di sana.

Baca juga: 15 Negara Ditandai Aman Masuk Eropa, Apakah Indonesia Termasuk?

 

Setelah itu, UE tengah melirik Aljazair sebagai negara berikutnya yang akan dihapus dari daftar aman.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Akhirnya para anggota Dewan Uni Eropa memutuskan menghapus Aljazair dari daftar negara yang dianggap aman.

Dihapusnya Aljazair membuat daftar aman itu hanya berisi 12 negara saja. Sebelumnya, daftar berisikan 15 nama negara saat pertama kali dipresentasikan pada Selasa (30/6/2020).

Ilustrasi Algeria - Pantai di Kota Bejaia.PIXABAY Ilustrasi Algeria - Pantai di Kota Bejaia.

Adapun, China masuk dalam daftar tersebut. Namun warganya masih belum memenuhi syarat untuk memasuki area UE.

Warga China baru bisa masuk setelah otoritas Negeri Tirai Bambu membalas langkah-langkah bagi warga Eropa yang masih belum dilakukan.

Maka dari itu, Dewan UE kini merekomendasikan para anggota UE untuk hanya memberi izin masuk bagi para penduduk dari negara-negara berikut:

  1. Australia
  2. Kanada
  3. Selandia Baru
  4. Jepang
  5. Korea Selatan
  6. Thailand
  7. Tunisia
  8. Maroko
  9. Georgia
  10. Rwanda
  11. Uruguay

Ilustrasi Algeria - Kota Biskra.PIXABAY Ilustrasi Algeria - Kota Biskra.

Daftar negara “aman” tersebut ditinjau setiap dua minggu. Daftar juga disesuaikan sesuai perkembangan Covid-19 di setiap negara.

Para anggota UE tidak terikat secara hukum untuk menerapkannya. Namun, mereka harus mendasarkannya pada daftar yang dimiliki masing-masing negara.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.