Pendakian Gunung Kerinci Buka Lagi, Waktu Camping Terbatas Satu Hari

Kompas.com - 02/10/2020, 13:20 WIB
Dok. Foto aerial Gunung Kerinci dan kawasan perkampungan padat penduduk di Kayu Aro, Kerinci, Jambi, Sabtu (4/5/2019) AntaranewsDok. Foto aerial Gunung Kerinci dan kawasan perkampungan padat penduduk di Kayu Aro, Kerinci, Jambi, Sabtu (4/5/2019)

Kuota pengunjung

Taman Nasional Kerinci Seblat juga menerapkan kuota pengunjung atau pendakian Gunung Kerinci maupun Gunung Tujuh pada masa era adaptasi kebiasaan baru (AKB).

Khusus Gunung Kerinci melalui Pos R10 Kersik Tuo, kuota pada new normal-nya adalah 43 orang per hari dari daya dukung biasanya 52-87 orang per hari.

Baca juga: 3 Tips Aman Saat Bertemu Babi Hutan di Gunung

Sementara untuk Gunung Kerinci melalui Camping Ground Bangun Rejo, kuotanya 22 orang per hari dari daya dukung normal yaitu 42-46 orang per hari.

Untuk Gunung Tujuh, kuota pendakiannya pada new normal 60 orang per hari dari daya dukung normalnya 120 orang per hari.

Protokol kesehatan wajib

Para calon pendaki yang ingin datang, harus menerapkan protokol kesehatan yang ketat sebagai berikut:

  1. Pastikan dalam kondisi sehat sebelum melakukan kunjungan ke lokasi obyek wisata
  2. Selalu gunakan masker dan sarung tangan selama berada di lokasi obyek wisata
  3. Jaga kebersihan tangan dengan sering mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir atau hand sanitizer
  4. Hindari menyentuh area wajah seperti mata, hidung dan mulut
  5. Tetap memerhatikan jaga jarak minimal satu meter
  6. Pengunjung mengunduh aplikasi pedulilindungi di Google Play Store atau App Store
  7. Pengunjung WNA atau dari luar provinsi harus menunjukkan surat keterangan bebas (negatif) Covid-19 yang sah dan masih berlaku
  8. Membuat atau mengisi surat pernyataan tanggung jawab bermaterai Rp 6.000 atas keselamatan, keamanan dan kesehatan pribadi pengunjung jika diperlukan
  9. Pengunjung harus memiliki asuransi kecelakaan dan atau asuransi jiwa secara perorangan
  10. Ibu hamil, balita dan orang lanjut usia dilarang berkunjung atau memasuki areal Obyek Daya Tarik Wisata Alam (ODTWA)
  11. Jika pengunjung tidak mematuhi protokol kesehatan ini, maka pengunjung tidak diizinkan masuk obyek wisata

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X