Inovasi Batik Tiga Negeri Lasem di Tengah Pandemi Covid-19

Kompas.com - 06/10/2020, 12:01 WIB
Ilustrasi batik - Batik Lasem. SHUTTERSTOCK / E. S. NugrahaIlustrasi batik - Batik Lasem.

“Tidak semua tamu yang berkunjung suka warna klasik batik tiga negeri. Saya coba dengan warna-warna baru, tapi tetap proses pembuatannya seperti batik tiga negeri. Hanya berubah di satu warna,” tutur Ekawatiningsih.

Baca juga: Mengenal Batik Tiga Negeri, Benarkah Diwarnai di Tiga Kota?

Adapun, warna yang dimaksud adalah warna biru kehijauan yang cukup mencolok dan beda dengan warna batik tiga negeri pada umumnya.

Ekawatiningsih mengatakan, pemilihan warna tersebut ditujukan bagi masyarakat yang lebih muda agar mereka makin tertarik dengan batik tiga negeri.

Senada dengan Ekawatiningsih, pemilik Rumah Batik Kidang Mas Rudi Siswanto juga mengkreasikan warna batik tiga negeri guna memiliki ciri khas tersendiri.

“Di Kidang Mas, warna sogan pakai dua kali pemrosesan. Pertama kuning sebagai dasar, pijakan ke warna sogan Lasem. Cenderung agak kekuningan karena saya suka warna kuning,” kata dia dalam kesempatan yang sama.

Kendati demikian, hal tersebut sudah dilakukan sejak lama. Saat ini, Rudi tengah menggencarkan batik tiga negeri dengan warna halus menggunakan pewarna alami.

Senada dengan Ekawatiningsih dan Rudi, pemilik Rumah Batik Maranatha Ong’s Art Renny Priscilla juga melakukan eksperimen warna melalui warna es teh.

Baca juga: Lasem, Tiongkok Kecil Penghasil Batik Tiga Negeri

“Ini kain Lasem tanpa warna merah. Hanya biru, kuning, dan sogan. Orang Lasem bilang ini warna es teh. Pembuatannya tetap minimal tiga bulan karena detail motif,” ujar Renny dalam kesempatan yang sama.

Selain melakukan eksperimen warna, Renny juga mencoba gaya baru untuk menawarkan kreasi batik tiga negeri yang berbeda.

Kreasi yang disebut Kain Pagi Sore tersebut merupakan sebuah kain yang memiliki dua warna dan motif batik yang berbeda.

“Kalau ada acara pagi dan malam hari, pagi bisa pakai satu sisi, malam pakai sisi lain. Ini kain multifungsi,” imbuh Renny.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X