Kompas.com - 16/10/2020, 08:40 WIB
Tempat wisata di Kulon Progo - Kegiatan susur desa menggunakan VW Safari di Omah Cantrik, Kulon Progo, Yogyakarta. dok. Omah CantrikTempat wisata di Kulon Progo - Kegiatan susur desa menggunakan VW Safari di Omah Cantrik, Kulon Progo, Yogyakarta.

 

KOMPAS.com – Wisata susur desa umumnya dilakukan dengan berjalan kaki atau menggunakan sepeda.

Namun, jika liburan ke Omah Cantrik, kamu bisa susur desa naik VW Safari sambil berkunjung ke pengrajin setempat.

“Lewat fasilitas Fun Trip VW Safari, wisatawan bisa susur desa, nikmati panorama Kulon Progo di sekitar Nanggulan,” kata Pengelola Omah Cantrik, Sukma Swarga Tiba, kepada Kompas.com, Kamis (15/10/2020).

Baca juga: Wisata di Kulon Progo, Coba Telusuri Goa Cerme Malam Hari

Melalui Fun Trip VW Safari berdurasi 1 jam 30 menit, wisatawan bisa berfoto-foto di sejumlah spot alam yang akan dilalui sebelum berkunjung ke pengrajin bambu dan pandan.

Sejumlah spot foto yang bisa dimanfaatkan adalah pemandangan sawah dan kebun warga setempat. Sukma menambahkan, pihaknya juga menyediakan properti seperti topi petani.

“Kami juga saran ke pengunjung, supaya lebih berkesan dan lebih bagus foto-fotonya, bisa pakai dress code andalan,” tuturnya.

Tempat wisata di Kulon Progo - Sejumlah hidangan yang dapat disantap di Omah Cantrik, Kulon Progo, Yogyakarta.dok. Omah Cantrik Tempat wisata di Kulon Progo - Sejumlah hidangan yang dapat disantap di Omah Cantrik, Kulon Progo, Yogyakarta.

Selama berkunjung ke pengrajin bambu dan pandan, wisatawan bisa membeli oleh-oleh seperti peralatan rumah tanggan dari kerajinan bambu dan karpet atau vas yang terbuat dari pandan.

Untuk mengikuti Fun Trip VW Safari, pengunjung cukup membayar Rp 300.000 per mobil. Namun hingga akhir Oktober 2020, harganya sedang diskon menjadi Rp 250.000.

“Maksimal satu mobil untuk empat orang. Kalau kurang dari empat tetap bisa Fun Trip VW Safari karena dihitungnya per mobil,” ungkap Sukma.

Saat ini, Omah Cantrik memiliki 9 – 10 mobil VW Safari yang dikelola secara pribadi. Namun biasanya mereka hanya menggunakan lima mobil.

Baca juga: 9 Tempat Ngopi di Yogyakarta dengan Pemandangan yang Instagramable

 

Tempat wisata di Kulon Progo - Seniman siluet kertas di Omah Cantrik, Kulon Progo, Yogyakarta.dok. Omah Cantrik Tempat wisata di Kulon Progo - Seniman siluet kertas di Omah Cantrik, Kulon Progo, Yogyakarta.

Wisata di Omah Cantrik

Usai berjalan-jalan keliling desa, wisatawan bisa lanjut wisata kuliner di restoran Omah Cantrik yang menyediakan berbagai pilihan makanan.

“Kami prasmanan. Ada nasi sayur, sayur lodeh, kates, nila, dan lele. Kalau by order juga ada mie Jawa. Snack ada khas Kulon Progo. Kita harga mulai dari Rp 6.000-an,” ucap Sukma.

Namun sebelum memasuki area restoran, pengunjung wajib menggunakan masker dan mencuci tangan terlebih dahulu.

Baca juga: Tempat Wisata Kulon Progo Akan Terapkan Reservasi Online

Jika tidak membawa masker, mereka tidak diperkenankan untuk masuk ke Omah Cantrik. Tetapi, pengunjung tidak perlu khawatir karena masker batik seharga Rp 7.000 tersedia di sana.

Setelah perut kenyang, pengunjung bisa foto-foto di beberapa spot yang ada di Omah Cantrik. Hal ini lantaran restoran didesain sedemikian rupa sehingga terlihat menarik.

“Kami untuk interior berkonsep tradisional dan modern, jadi tidak terlalu lawas. Di sini banyak spot foto,” ujar Sukma.

Baca juga: Wisata di Kulon Progo, Coba Telusuri Goa Cerme Malam Hari

Selain berswafoto ria, wisatawan juga bisa membeli oleh-oleh dari Omah Cantrik berupa siluet kertas.

Dengan harga Rp 30.000 per orang, pengunjung bisa membawa pulang secarik kertas berbentuk siluet mereka yang dibuat oleh seorang seniman hanya dalam waktu 5 – 7 menit.

Sukma mengatakan bahwa silet kertas merupakan salah satu yang paling dicari oleh pengunjung saat berada di Omah Cantrik.

 

Tempat wisata di Kulon Progo - Area makan di Omah Cantrik, Kulon Progo, Yogyakarta.dok. Omah Cantrik Tempat wisata di Kulon Progo - Area makan di Omah Cantrik, Kulon Progo, Yogyakarta.

Pemberdayaan masyarakat setempat

Omah Cantrik sudah ada sejak 28 Juli 2020. Sukma mengungkapkan bahwa misi didirikannya wisata kuliner yang dikelolanya untuk memberdayakan masyarakat setempat.

“Untuk sumber daya manusia dan UMKM. Makanan dan pangan dari masyarakat sekitar,” kata Sukma.

Adapun, pemberdayaan masyarakat setempat dilakukan oleh pihak Sukma untuk mendukung program Pemerintah Daerah Kulon Progo dalam ketahanan pangan.

Jika ingin berkunjung, Omah Cantrik berlokasi di Tanjung Gunung, RT.13/RW.05, Tanjungharjo, Nanggulan, Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta.

Baca juga: Estimasi Biaya Transportasi ke Bandung, Yogyakarta, dan Bali saat Pandemi

Restoran buka setiap hari biasa mulai pukul 10:00 – 23:00 WIB, sementara pada akhir pekan mulai pukul 08:00 – 23:00 WIB untuk mengakomodir para pesepeda.

Untuk Fun Trip VW Safari, Sukma mengatakan bahwa wisatawan harus melakukan pemesanan terlebih dahulu untuk konfirmasi hari dan jam kunjungan.

Pada masa pandemi seperti saat ini, pastikan saat berkunjung tetap melakukan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, yaitu dengan mengenakan masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, serta tidak bepergian jika demam atau suhu tubuh di atas 37,3 derajat Celsius.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Syarat Mendaki Gunung Prau Pasca Lebaran 2021

Syarat Mendaki Gunung Prau Pasca Lebaran 2021

Travel Update
Catat, Jadwal Penutupan Jalur Pendakian Gunung Prau saat Lebaran 2021

Catat, Jadwal Penutupan Jalur Pendakian Gunung Prau saat Lebaran 2021

Travel Update
Lebaran 2021, The Lawu Park Bakal Terapkan Aturan Waiting List

Lebaran 2021, The Lawu Park Bakal Terapkan Aturan Waiting List

Travel Update
85 Persen Hotel di Kabupaten Bogor sudah Tersertifikasi CHSE

85 Persen Hotel di Kabupaten Bogor sudah Tersertifikasi CHSE

Travel Update
Okupansi Hotel Kabupaten Bogor Fluktuatif saat Larangan Mudik

Okupansi Hotel Kabupaten Bogor Fluktuatif saat Larangan Mudik

Travel Update
Tempat Wisata Gunungkidul Tetap Buka Saat Libur Lebaran, Asalkan...

Tempat Wisata Gunungkidul Tetap Buka Saat Libur Lebaran, Asalkan...

Travel Update
Masjid Istiqlal akan Dikembangkan Sebagai Wisata Halal

Masjid Istiqlal akan Dikembangkan Sebagai Wisata Halal

Travel Update
Sejarah Masjid Agung Surakarta, Peninggalan Mataram Islam di Kota Solo

Sejarah Masjid Agung Surakarta, Peninggalan Mataram Islam di Kota Solo

Jalan Jalan
ASN di Yogyakarta Diharapkan Bantu Hotel dengan Staycation Saat Libur Lebaran

ASN di Yogyakarta Diharapkan Bantu Hotel dengan Staycation Saat Libur Lebaran

Travel Update
 Larangan Mudik Buat Reservasi Hotel di Jogja Anjlok, Paling Parah Sejak PHRI Berdiri

Larangan Mudik Buat Reservasi Hotel di Jogja Anjlok, Paling Parah Sejak PHRI Berdiri

Travel Update
PHRI Yogyakarta Siapkan Paket Isolasi Mandiri, Penyokong Cashflow di Tengah Pandemi

PHRI Yogyakarta Siapkan Paket Isolasi Mandiri, Penyokong Cashflow di Tengah Pandemi

Travel Update
Rute Menuju Curug Suropdipo yang Keren di Temanggung

Rute Menuju Curug Suropdipo yang Keren di Temanggung

Travel Tips
Gegara Ulah Turis Asing, Gubernur Wayan Koster Sering Ditegur Menteri

Gegara Ulah Turis Asing, Gubernur Wayan Koster Sering Ditegur Menteri

Travel Update
Kemenparekraf Fasilitasi Pelaku Usaha Parekraf Lewat Nyatakan.id

Kemenparekraf Fasilitasi Pelaku Usaha Parekraf Lewat Nyatakan.id

Travel Update
Inilah Mengapa Mudik Sangat Berisiko Sebarkan Covid-19

Inilah Mengapa Mudik Sangat Berisiko Sebarkan Covid-19

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X