PO Putera Mulya Luncurkan Bus Social Distancing Rute Malang-Jakarta

Kompas.com - 17/10/2020, 08:08 WIB
Bus PO Putera Mulya yang akan beroperasi melayani rute Malang-Jakarta dengan penerapan tempat duduk social distancing. Dokumentasi PO Putera MulyaBus PO Putera Mulya yang akan beroperasi melayani rute Malang-Jakarta dengan penerapan tempat duduk social distancing.

KOMPAS.com - Selain dengan pesawat dan kereta api, wisatawan juga bisa melakukan perjalanan ke destinasi wisata naik bus. Namun, orang masih khawatir bepergian naik transportasi umum karena takut jaga jarak terlupakan.

Untuk mendukung era adaptasi kebiasaan baru (AKB), salah satu perusahaan otobus (PO) Putera Mulya meluncurkan bus dengan konsep social distancing.

Konsepnya, susunan kursi yang menjadi 1 di sebelah kanan, 1 di tengah dan satu lagi di kiri (1-1-1).

PO Putera Mulya memberi nama kelas social distancing ini dengan sebutan Individual Executive Class.

Baca juga: Hostel Kapsul Murah di Tengah Kota Malang, Harga Mulai Rp 50.000

"Saya punya impian sejak lama. Kursi bus bisa dibuat lapang. Penumpang duduk sendiri-sendiri. Dengan posisi seperti ini tidurnya lebih nyaman," kata Direktur PT Putera Mulya Sejahtera Glenn A Widodo dalam keterangan rilisnya di Malang, Kamis (15/10/2020).

Ia melanjutkan, pandemi Covid-19 pun menjadi suatu kebetulan karena kosep itu bisa segera diwujudkan untuk mendukung social distancing.

Bangkitnya rute legendaris Malang-Jakarta

Selain memperkenalkan bus social distancing tersebut, PO Putera Mulya juga mengembangkan sayap ke Jawa Timur, tepatnya Malang.

Bagian dalam bus PO Putera Mulya sudah menerapkan social distancing yaitu tempat duduk social sendiri-sendiri.Dokumentasi PO Putera Mulya Bagian dalam bus PO Putera Mulya sudah menerapkan social distancing yaitu tempat duduk social sendiri-sendiri.

Pada saat bersamaan, Glenn mengatakan bahwa salah satu rute tradisional transportasi bus yaitu Malang-Surabaya-Jakarta berhasil menjadi rute yang terpilih untuk bus social distancing ini.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Memperkenalkan inovasi layanan dari PT. Putera Mulya Sejahtera. Individual Executive Class. (kursi duduk berjarak) Fasilitas : 24 kursi, AC, Toilet, Selimut, Makanan Ringan di Minibar, Dispenser dan Makan Malam. Tarif Jakarta-Malang : Rp. 350.000 Cirebon- Malang : Rp. 300.000 Madiun-Jakarta : Rp. 300.000 Untuk pelanggan di Malang, Lawang, Pandaan, Surabaya, Nganjuk, Madiun, Cirebon PP bisa menikmati Bus Trans Jawa ini. Tujuan akhir Jakarta : Pulogebang dan Grogol. Bus dengan kelas layanan baru ini adalah apresiasi kami untuk rute terbaru armada Putera Mulya Sejahtera, khususnya untuk pelanggan di Malang. Kami juga ingin memenuhi permintaan pelanggan di Cirebon menuju Malang atau sebaliknya, Madiun dan Nganjuk menuju Jakarta juga sebaliknya. Mohon diperhatikan untuk penggunaan selimut, harap dipastikan segel ada pada tempatnya. Kami juga menghimbau agar setiap pelanggan membawa hand sanitizer pribadi dan menggunakan masker selama perjalanan. Kami melakukan sterilisasi kabin penumpang dengan disinfektan sebelum keberangkatan dan melakukan sterilisasi udara di kabin penumpang dengan metode fogging di setiap kali istirahat. Ini bagian dari upaya kami untuk menyesuaikan diri dengan kondisi pandemi Covid- 19. Kami merencanakan khusus kelas layanan yang mengedepankan aspek keselamatan, kesehatan dan kenyamanan. Semoga kita segera bisa melalui pandemi Covid- 19. Tetap Semangat, Salam Sehat Selalu! Malang : 0813 3448 1515 Lawang : 0822 6950 2383 Pandaan : 0821 4012 4141 Bungurasih : 0823 3567 7500 Nganjuk : 0852 5981 1143 Madiun : 0812 59168456 Cirebon : 0812-2353-060 #IndividualExecutiveClass #naikbuspakaimasker #PakaiMasker_atau_PSBBLagi #kawanspumas #puteramulya #puteramulyasejahtera #puteramulyasejahteraofficial #cokropumas #asistencokropumas #punggawapumas #Tangerang #Jakarta #Bekasi #Cirebon #Madiun #Nganjuk #Surabaya #Malang #ScaniaGroup #TransJawa #BusTransJawa #TolTransJawa #socialdistancing #socialdistancingbus #lawancovid19 #jagajarak #cucitangan #maskeran

A post shared by PT. Putera Mulya Sejahtera (@puteramulya_sejahtera_official) on Oct 8, 2020 at 8:40pm PDT

"Dulu rute ini pernah hits di masanya. Kami ingin membangkitkan gairah masyarakat untuk kembali menggunakan transportasi bus. Tahun lalu, kami sudah menjadi pelopor Bus Trans Jawa, kini kami menawarkan hal lain di rute Malang,” ujar dia.

Adapun rute Malang-Surabaya-Jakarta memang pernah menjadi rute favorit pada era 1990-an.

Sebelumnya, PO Putera Mulya Sejahtera juga mempelopori Bus Trans Jawa, dua bulan setelah Tol Trans Jawa tersambung dari Merak hingga Malang dan Probolinggo.

Perusahaan ini juga membuka rute dengan jadwal perjalanan pagi dari Solo dan Semarang menuju Jakarta.

Jadwal PO Putera Mulya dari Malang ke Jakarta

Glenn menyebutkan, keberangkatan bus dari Terminal Arjosari Malang adalah pukul 17.30-18.00 WIB. Bus akan mampir sejenak di Surabaya untuk menaikkan penumpang lalu lanjut ke Jakarta.

Tampak belakang kursi penumpang bus PO Putera Mulya Individual Executive Class.Dokumentasi PO Putera Mulya Tampak belakang kursi penumpang bus PO Putera Mulya Individual Executive Class.

"Perkiraan waktu tempuh 10-12 jam perjalanan," kata dia.

Fasilitas bus PO Putera Mulya

Penumpang Bus Trans Jawa Individual Executive Class rute Malang-Jakarta ini bisa menikmati beragam fasilitas tambahan yang tersedia.

Pihak PO Putera Mulya telah menambahkan beberapa fasilitas yang dapat memanjakan penumpang, misalnya dispenser untuk air mineral, pilihan minuman panas yang bisa dibuat sendiri oleh penumpang, dan makanan ringan di setiap kursi.

Baca juga: Mengenal Bus dengan Sosial Distancing Milik PO Putera Mulya

Selain itu, di setiap kursi juga tersedia USB charger. Penumpang juga bisa merasakan kehangatan dari selimut yang tersedia di kursi.

Kursi itu, kata Glenn, sudah dikemas dalam plastik dan diberi segel PT Putera Mulya Sejahtera untuk menjamin keamanan dan kebersihan.

Protokol naik bus PO Putera Mulya

Armada bus juga menerapkan protokol kesehatan selama perjalanan, mulai dari awak kabin hingga penumpang.

Setiap penumpang dicek suhu tubuhnya dengan thermo gun sebelum masuk ke dalam bus. Selain itu, penumpang juga wajib memakai masker selama perjalanan.

Ada pula sekat antara pengemudi dan penumpang dan armada selalu disemprot disinfektan.

"Kami menarik semua bantal dan selimut untuk mengurangi risiko penyebaran Covid-19. Sekarang kami beradaptasi. Selain kami memberikan selimut yang sudah disterilisasi, kami juga melakukan disinfektan agar sirkulasi udaralebih bersih. Satu kali setiap perjalanan di rumah makan,” ujar Glenn.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X