Harga Tiket Masuk dan Rute ke Wanawisata Kampung Rahong Pengalengan

Kompas.com - 07/11/2020, 08:18 WIB
Aktivitas tubing di kawasan Wisata Kampung Singkur Dok. Instagram @Kampung_SingkurAktivitas tubing di kawasan Wisata Kampung Singkur


KOMPAS.com – Daerah Pangalengan jadi salah satu destinasi wisata menarik di daerah Kabupaten Bandung. Selain Situ Cileunca yang terkenal, ada beberapa spot wisata lainnya yang tak kalah menarik di sana.

Salah satunya adalah wanawisata Rahong yang terletak tak jauh dari Situ Cileunca. Area seluas 4,5 hektar ini mencakup enam klaster yang memiliki aneka aktivitas serta pemandangan beragam mulai dari hutan pinus sampai Sungai Palayangan.

Rute menuju wanawisata Rahong

Menurut Staff Administrasi wanawisata Rahong Deru ketika dihubungi Kompas.com, Kamis (5/11/2020), jarak wanawisata Rahong dari pusat kota Pangalengan adalah sekitar 9 kilometer.

Baca juga: 5 Tempat Piknik di Bandung, Pas Dikunjungi Bersama Teman dan Keluarga

Area wisata Hutan Pinus RahongDok. Wana Wisata Rahong Area wisata Hutan Pinus Rahong

Jalannnya sendiri tak rumit, cukup ikuti jalan besar dari pusat Pangalengan saja terus menuju Situ Cileunca. Lokasi wanawisata Rahong juga sudah tersedia di Google Maps sehingga kamu bisa dengan mudah menentukan arah.

Jika kamu menggunakan mobil pribadi dari arah Jakarta, kamu bisa keluar dari Gerbang Tol Buah Batu lalu belok ke arah kanan. Dari sana ikuti jalanan besar hingga tiba di persimpangan antara Ciwidey dan Pangalengan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ambil arah kiri ke Pangalengan, tepatnya ke Jalan Raya Pangalengan. Susuri terus jalan raya tersebut yang berliku-liku hingga bertemu Situ Cileunca. Tak jauh dari situ, susuri jalan sedikit lagi kamu akan menemukan jalan masuk ke wanawisata Rahong di sebelah kiri.

Dari jalan raya, kamu perlu masuk lagi ke jalanan yang lebih kecil. Sejenis jalanan desa tapi sudah dalam kondisi bagus. Susuri jalan tersebut sejauh kurang lebih 3 kilometer. Walaupun tak besar, tapi jalanan tersebut sudah bisa dilalui bus kecil.

Selain dari Gerbang Tol Buah Batu, kamu juga bisa keluar dari Gerbang Tol Soreang-Pasir Koja atau Soroja. Jaraknya relatif lebih dekat dengan waktu tempuh yang sedikit lebih cepat.

Baca juga: Aktivitas di Kampung Rahong Pengalengan, Camping hingga Main di Sungai

Pekemah sedang camping di area Hutan Pinus Rahong dengan tenda dome dan hammockDok. Instagram @rahong_petak_43c Pekemah sedang camping di area Hutan Pinus Rahong dengan tenda dome dan hammock

Dari gerbang tol, ambil arah kiri ke arah Pangalengan. Kemudian tak jauh dari Kantor Kecamatan Cangkuang, ambil jalan ke arah Dangdeur. Terus susuri jalan hingga mencapai Jalan Raya Pangalengan.

Setelahnya rute tak berubah, sama seperti jika kamu menempuh rute dari Gerbang Tol Buah Batu.

Selain rute lewat Dangdeur, ada juga rute agak memutar dari Gerbang Tol Soroja melalui Jalan Raya Soreang-Ciwidey. Kamu bisa menempuh jalan alternatif ke Pangalengan yang melalui Pasir Jambu.

Nantinya kamu akan datang dari arah atas, sehingga Situ Cileunca belum akan kamu lewati. wanawisata Rahong akan berada di sebelah kananmu jika rute yang kamu pilih melewati Pasir Jambu dan Jalan Gambung.

Sejauh ini cara ternyaman mencapai wanawisata Rahong adalah menggunakan kendaraan pribadi karena belum ada kendaraan umum yang tersedia. Ojek online pun belum ada yang beroperasi di wilayah Pangalengan.

Baca juga: Spot Foto Instagramable di Wanawisata Kampung Rahong Pengalengan

Area Wisata Alam Singkur yang jadi tempat persinggahan pemain rafting di Sungai PalayanganDok. Wana Wisata Rahong Area Wisata Alam Singkur yang jadi tempat persinggahan pemain rafting di Sungai Palayangan

Harga tiket dan jam operasional

Karena ada enam klaster wisata di wanawisata Rahong, maka harga tiketnya pun berbeda-beda. Untuk Hutan Pinus Rahong dan Datar Pinus harga tiket masuk (HTM) adalah Rp 5.000. Dengan tarif parkir Rp 5.000 untuk roda dua dan Rp 10.000 untuk roda empat.

Untuk Wisata Alam Singkur, Wisata Kampung Singkur, dan Bukit Rahong HTM-nya Rp 10.000 per orang.

Ketiga kawasan ini tidak memiliki tempat parkir. Sehingga kamu bisa parkir di area Jembatan Rahong dengan tarif Rp 5.000 untuk roda dua dan Rp 10.000 untuk roda empat. Jika parkir semalaman karena camping, tarifnya Rp 50.000.

Jam operasional wanawisata Rahong ini sebenarnya 24 jam karena ada fasilitas camping. Namun untuk yang ingin bermain saja, kamu bisa datang mulai pukul 08.00 – 17.00 WIB setiap harinya.

“Kalau camping bebas jam berapa asal menghubungi admin minimal satu jam sebelum sampai,” papar Deru.

Untuk informasi lebih lanjut terkait wanawisata Rahong, kamu bisa mengunjungi akun Instagram @rahong_petak_43c.

Baca juga: DAMRI Buka Trayek Baru Jakarta-Bandung, Harga Rp 100.000



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.