Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Wisata ke Sekitar Songgoriti, Wisata Budaya sampai Mandi Air Panas

Kompas.com - 05/01/2021, 17:05 WIB
Syifa Nuri Khairunnisa,
Anggara Wikan Prasetya

Tim Redaksi

Tirta Nirwana Songgoriti terletak di Jalan Arumdalu nomor 1, Songgokerto, Kecamatan Batu, Kota Batu, Jawa Timur. Tempat ini buka mulai dari pukul 07.30–17.00 WIB.

Tak jauh dari kawasan wisata Gunung Banyak, terdapat sebuah goa bernama Goa Pinus. Terletak di rimbunnya hutan pinus, suasana di kawasan tersebut cukup sejuk.

Tak hanya berwisata di goa peninggalan Jepang tersebut, wisatawan juga bisa berswafoto di banyak spot foto ikonik di sana.

Beberapa yang populer adalah sebuah papan yang ujungnya terkesan berada di atas angin karena menggantung di tepi tebing. Selain itu, ada pula rumah-rumah tradisional masyarakat Papua, yakni Honai.

Selain itu, ada pula gardu pandang yang berupa batu di tepi jurang dengan pemandangan pegunungan yang indah. Spot tersebut adalah salah satu spot foto favorit.

Wisata budaya, belanja, dan edukasi

Mungkin tak banyak yang tahu, bahwa Songgoriti juga punya kawasan candi. Namanya adalah Candi Songgoriti yang konon adalah candi tertua di Jawa Timur.

Berdasarkan prasasti Sangguran yang ditemukan tidak jauh dari area candi ini, dijelaskan bahwa Candi Songgoriti dibangun pada masa pemerintahan Mpu Sindok.

Candi berbentuk persedi dengan ukuran 14,36 x 10 meter ini sebagian besar sudah runtuh. Namun, pada masa pemerintahan Hindia Belanda, dilakukan pemugaran terhadap candi ini yakni pada tahun 1849 dan 1863.

Baca juga: Legenda Coban Rondo, Air Terjun Janda yang Kini Memesona...

Pemugaran juga kembali dilakukan pada 1902 dan 1921-1923. Maka dari itu, bangunan candinya masih punya bentuk yang cukup utuh, meski tak lagi benar-benar utuh.

Kawasan Candi Songgoriti juga didirikan tak jauh dari sumber air panas. Konon katanya, air panas yang keluar dari mata air tersebut punya khasiat menyembuhkan berbagai penyakit.

Candi Songgoriti terletak di Jalan Raya Songgoriti, Songgokerto, Kecamatan Batu, Kota Batu, Jawa Timur. Tempat wisata ini buka setiap hari 24 jam.

Kamu juga bisa berwisata belanja di Songgoriti, tepatnya di Pasar Wisata Songgoriti. Di sana, terdapat banyak sekali penjual yang menawarkan aneka oleh-oleh khas Kota Batu.

Taman labirin di Coban RondoDok. Instagram @cobanrondomalang Taman labirin di Coban Rondo

Seperti suvenir kerajinan masyarakat yang unik, buah-buahan segar, hingga keripik buah yang jadi ciri khas Kota Batu. Kamu juga bisa berburu pakaian dengan pernak-pernik khas Kota Batu.

Harganya sendiri sangat terjangkau, dan kamu tentu saja bisa adu tawar dengan para penjualnya. Pasar Wisata Songgoriti terletak tak jauh dari Candi Songgoriti dan kawasan wisata Coban Rondo. Pasar buka setiap hari pukul 07.00 – 17.00 WIB.

Terakhir adalah wisata edukasi yang bisa kamu dapatkan di Rabbit Park. Terletak di Dusun Bon Bayi, Desa Pandesari, Kecamatan Pujon, kamu bisa bermain bersama banyak kelinci yang berkeliaran bebas di taman.

Baca juga: 5 Wisata Instagramable di Sekitaran Kota Malang, Ada Batu Love Garden

Tempat ini cocok dikunjungi bersama keluarga. Anak-anak bisa bermain dan mengenal binatang kelinci, sekaligus berfoto bersama binatang-binatang lucu tersebut. Di sana juga terdapat edukasi seputar jenis-jenis kelinci dan cara memegang kelinci yang benar.

Rabbit Park juga menawarkan spot foto yang menarik, salah satunya adalah replika rumah hobbit seperti di film The Lord of The Rings. Tempat wisata ini buka setiap hari mulai pukul 09.00–21.00 WIB.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com