Kompas.com - 19/01/2021, 13:24 WIB

2. Savana Sadengan

Seperti dilansir dari Tribun Travel, di sini wisatawan bisa melihat binatang-binatang liar di habitat aslinya. Padang savana ini begitu luas. Terdapat binatang seperti burung merak, rusa, dan banteng Jawa.

Di sana juga tersedia menara pantau bagi wisatawan. Jika mau melihat burung merak misalnya, kamu harus datang pagi-pagi sekitar pukul 06.00 WIB.

Suasana dan pemandangan terbaik bisa terlihat di pagi hari antara pukul 06.00 – 09.00 WIB atau sore antara pukul 15.30 – 17.00 WIB. Pada jam-jam tersebut, para binatang biasanya akan berkumpul dan bermain.

3. Kawasan Hutan Mangrove Bedul

TN Alas Purwo juga memiliki kawasan ekowisata berupa hutan mangrove yang cukup terkenal, yakni Hutan Mangrove Bedul.

Hutan mangrove ini merupakan yang terluas di Pulau Jawa. Wisatawan bisa berkeliling area hutan mangrove dengan menyewa perahu nelayan.

Pantai G Land yang terkenal dengan ombak yang tinggi dan cocok untuk surfing di Banyuwangi, Jawa Timur.ARSIP HUMAS PEMKAB BANYUWANGI Pantai G Land yang terkenal dengan ombak yang tinggi dan cocok untuk surfing di Banyuwangi, Jawa Timur.

4. Pantai Plengkung

Pantai Plengkung punya ombak yang tinggi dan berjajar tiga lapis sebagai ciri khasnya. Tempat ini juga dikenal dengan G-Land dan menjadi tempat terbaik di Banyuwangi untuk berselancar.

Baca juga: Wisata Banyuwangi Tak Hanya Kawah Ijen, Ada TN Alas Purwo

Pantai Plengkung tak hanya terkenal di kalangan peselancar lokal, tetapi juga mancanegara. Pantai ini bahkan sempat beberapa kali dijadikan tempat untuk melaksanakan event selancar tingkat dunia.

Pertigaan Pantai Ngagelan setelah Pos Rowobendo, Taman Nasional Alas Purwo, Banyuwangi, Jawa Timur.KOMPAS.com/WAHYU ADITYO PRODJO Pertigaan Pantai Ngagelan setelah Pos Rowobendo, Taman Nasional Alas Purwo, Banyuwangi, Jawa Timur.

5. Pantai Ngagelan

Pantai ini dikenal sebagai tempat untuk menyaksikan aktivitas penyu bertelur. Ada sekitar empat jenis penyu yang sering datang ke pantai ini untuk bertelur, yakni penyu lekang, penyu sisik, penyu belimbing, dan penyu hijau.

Selain bisa menyaksikan penyu-penyu bertelur, wisatawan juga bisa menyaksikan proses pelepasan anak penyu atau tukik di sini. Waktu paling tepat untuk menyaksikan penyu bertelur di Pantai Ngagelan adalah antara bulan Mei – September.

6. Pantai Cungur

Jika Pantai Ngagelan terkenal sebagai spot penyu, maka Pantai Cungur dikenal sebagai spot menyaksikan beragam jenis burung liar. Ada sekitar 39 jenis burung yang hidup di Pantai Cungur.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.