Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Penataan Kawasan Wisata Religi di Bukit Sibea-bea Samosir Diprediksi Rampung Pertengahan 2022

Kompas.com - 30/01/2021, 08:08 WIB
Nabilla Ramadhian,
Anggara Wikan Prasetya

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Kabupaten Samosir di Sumatera Utara menambah tempat wisata baru, yakni Patung Yesus Kristus di Bukit Sibea-bea.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Samosir Dumosch Pandiangan mengatakan, pembangunan patung sudah rampung lebih kurang 40-50 persen sejak peletakan batu pertama pada 17 Mei 2018.

“15 hektar yang sudah dikelola sekarang. Ada jalur yang sudah dibangun di sana, kurang lebih 2,8 kilometer. Saat ini masih dalam proses pembangunan, jadi belum rampung. Belum dibuka untuk umum,” tuturnya kepada Kompas.com, Jumat (29/1/2021).

Baca juga: Wisata Tao Silalahi, Bisa Camping di Pinggir Danau Toba

Adapun, jalur sepanjang 2,8 kilometer tersebut merupakan jalur berliku yang menghadap langsung ke Danau Toba. Tampak pula pemandangan perbukitan asri yang beberapa pekan belakangan viral di media sosial.

Jalur yang merupakan akses menuju Patung Yesus Kristus setinggi 61 meter tersebut nantinya akan dipasang pagar pembatas supaya wisatawan bisa melintas dengan aman.

“Sekarang ini pembangunan trotoar untuk pejalan kaki sedang dalam pengerjaan,” jelas Dumosch.

Penataan kawasan wisata

Meski pihaknya tidak mengizinkan masyarakat untuk bertandang ke Bukit Sibea-bea dulu agar tidak mengganggu pembangunan kawasan, Dumosch tidak menampik bahwa warga tetap masuk dan foto-foto di jalur yang sudah jadi.

Dia pun mengatakan bahwa saat ini masyarakat yang foto-foto di sana memarkirkan kendaraan mereka di pinggir jalan.

Kendati demikian, jika kawasan wisata religi Patung Yesus Kristus sudah rampung 100 persen, seluruh kendaraan wajib diparkir di puncak.

Pemandangan jalur berliku dk Bukit Sibea-bea yang merupakan kawasan wisata religi Patung Yesus Kristus, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara.dok. Anugerah Abdi Lesmana Pemandangan jalur berliku dk Bukit Sibea-bea yang merupakan kawasan wisata religi Patung Yesus Kristus, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara.

“Area parkir sebetulnya di kawasan wisata religi. Harus parkir di atas karena pasti ganggu lalu lintas kalau parkir di pinggir jalan,” jelas Dumosch.

Saat ini, lanjutnya, pengaturan parkir kendaraan di Bukit Sibea-bea belum ada karena area tersebut memang belum dibuka untuk umum.

“Masih di pinggir jalan karena belum diatur. Dari segi manajemen juga belum ada. Bahkan untuk petugas jaga belum ditunjuk, yang berjaga hanya yang sedang ada di sana. Sekarang semua masih fokus pembangunan jalan dan patung,” tuturnya.

Baca juga: Desa Bonan Dolok Samosir, Nikmati Tepian Danau Toba hingga Air Terjun

Selain area parkir, rencananya di samping patung yang kini proses pembangunannya sudah sekitar 40-50 persen juga akan dibangun rumah doa dan restoran yang dapat dikunjungi wisatawan.

Dumosch mengatakan, perkiraan penyelesaian kawasan Patung Yesus Kristus akan tuntas pada Desember 2021 sementara penataan seluruh kawasan diharap rampung hingga pertengahan 2022.

Halaman Berikutnya
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Bali Jadi Tuan Rumah Acara UN Tourism tentang Pemberdayaan Perempuan

Bali Jadi Tuan Rumah Acara UN Tourism tentang Pemberdayaan Perempuan

Travel Update
Hari Kartini, Pelita Air Luncurkan Penerbangan dengan Pilot dan Awak Kabin Perempuan

Hari Kartini, Pelita Air Luncurkan Penerbangan dengan Pilot dan Awak Kabin Perempuan

Travel Update
Usung Konsep Eco Friendly, Hotel Qubika Bakal Beroperasi Jelang HUT Kemerdekaan RI di IKN

Usung Konsep Eco Friendly, Hotel Qubika Bakal Beroperasi Jelang HUT Kemerdekaan RI di IKN

Hotel Story
Ada Women Half Marathon 2024 di TMII Pekan Ini, Pesertanya dari 14 Negara

Ada Women Half Marathon 2024 di TMII Pekan Ini, Pesertanya dari 14 Negara

Travel Update
5 Tempat Wisata di Tangerang yang Bersejarah, Ada Pintu Air dan Makam

5 Tempat Wisata di Tangerang yang Bersejarah, Ada Pintu Air dan Makam

Jalan Jalan
Dampak Rupiah Melemah pada Pariwisata Indonesia, Tiket Pesawat Mahal

Dampak Rupiah Melemah pada Pariwisata Indonesia, Tiket Pesawat Mahal

Travel Update
4 Tempat Wisata di Rumpin Bogor Jawa Barat, Ada Curug dan Taman

4 Tempat Wisata di Rumpin Bogor Jawa Barat, Ada Curug dan Taman

Jalan Jalan
Rusa Jadi Ancaman di Beberapa Negara Bagian AS, Tewaskan Ratusan Orang

Rusa Jadi Ancaman di Beberapa Negara Bagian AS, Tewaskan Ratusan Orang

Travel Update
5 Rekomendasi Playground Indoor di Surabaya untuk Isi Liburan Anak

5 Rekomendasi Playground Indoor di Surabaya untuk Isi Liburan Anak

Jalan Jalan
Pilot dan Pramugari Ternyata Tidur pada Penerbangan Jarak Jauh

Pilot dan Pramugari Ternyata Tidur pada Penerbangan Jarak Jauh

Travel Update
Desa Wisata Tabek Patah: Sejarah dan Daya Tarik

Desa Wisata Tabek Patah: Sejarah dan Daya Tarik

Jalan Jalan
Komodo Travel Mart Digelar Juni 2024, Ajang Promosi NTT ke Kancah Dunia

Komodo Travel Mart Digelar Juni 2024, Ajang Promosi NTT ke Kancah Dunia

Travel Update
Tips Pilih Makanan yang Cocok untuk Penerbangan Panjang

Tips Pilih Makanan yang Cocok untuk Penerbangan Panjang

Travel Tips
Harapan Pariwisata Hijau Indonesia pada Hari Bumi 2024 dan Realisasinya

Harapan Pariwisata Hijau Indonesia pada Hari Bumi 2024 dan Realisasinya

Travel Update
5 Tips Menulis Tanda Pengenal Koper yang Aman dan Tepat

5 Tips Menulis Tanda Pengenal Koper yang Aman dan Tepat

Travel Tips
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com