Kompas.com - 30/01/2021, 18:14 WIB
Jembatan di Pulau Tinabo, Taman Nasional Taka Bonerate, Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan. Asri/TN Taka BonerateJembatan di Pulau Tinabo, Taman Nasional Taka Bonerate, Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan.

KOMPAS.com – Tengah ramai kabar bahwa Pulau Lantigiang yang termasuk ke dalam kawasan Taman Nasional (TN) Taka Bonerate diduga telah dijual seharga Rp 900 juta.

Dilansir dari Kompas.com, Sabtu (30/1/2021), informasi terkait penjualan itu dibenarkan Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah II Jinato Nur Aisyah Amnur.

Padahal menurut Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), TB Haery Rahayu, pulau-pulau di Indonesia tidak boleh diperjualbelikan kepada siapa pun.

Kini, KKP sedang berkoordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk menentukan langkah selanjutnya terkait informasi penjualan Pulau Lantigiang ini.

Pesona Taman Nasional Taka Bonerate

Adapun, TN Taka Bonerate yang terletak di Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan ini bisa dibilang adalah surga bagi para pencinta wisata laut.

TN Taka Bonerate punya gugusan pulau karang berbentuk cincin atau atoll yang terbesar ketiga di dunia setelah Kwajalein di Kepulauan Marshall dan Suvadiva di Kepulauan Maladewa.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Luas terumbu karang di sana mencapai 220.000 hektar. Hal tersebut membuat tempat ini jadi habitat bagi ratusan jenis ikan dan biota laut lainnya, sehingga TN Taka Bonerate memiliki banyak sekali pesona wisata yang bisa dinikmati.

View salah satu spot diving di Taka Bajang Pogo, Taman Nasional Taka BonerateAsri/TN Taka Bonerate View salah satu spot diving di Taka Bajang Pogo, Taman Nasional Taka Bonerate

Kawasan ini telah ditetapkan sebagai kawasan konservasi oleh Belanda pada era kolonial. Menurut Humas dan Pusat Data Informasi TN Taka Bonerate bernama Asri, sebelumnya Taka Bonerate dikenal sebagai Kepulauan Macan.

Setelah dinobatkan sebagai kawasan konservasi, barulah Belanda mengubah namanya menjadi Taka Bonerate yang diambil dari bahasa lokal setempat.

Baca juga: Taka Bonerate, Surganya Karang Indonesia

“Taka itu karang, Bone itu pasir, dan rate itu atas. Jadi kalau diartikan secara harfiah ‘Hamparan Karang di Atas Pasir’,” kata Asri seperti dikutip dari berita Kompas.com.

Berikut ini beberapa pesona dan aktivitas wisata yang bisa dilakukan wisatawan ketika berkunjung ke TN Taka Bonerate:

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jam Buka dan Harga Tiket Masuk Wisata Puncak Kuik Ponorogo

Jam Buka dan Harga Tiket Masuk Wisata Puncak Kuik Ponorogo

Travel Tips
Festival Kota Cerutu Jember, Momen Kenalkan Kekayaan Wisata

Festival Kota Cerutu Jember, Momen Kenalkan Kekayaan Wisata

Travel Promo
Wisata Puncak Kuik, Salah Satu Atap Ponorogo yang Memesona

Wisata Puncak Kuik, Salah Satu Atap Ponorogo yang Memesona

Jalan Jalan
Jangan Lakukan 3 Hal Ini di Polandia, Bisa Datangkan Nasib Buruk

Jangan Lakukan 3 Hal Ini di Polandia, Bisa Datangkan Nasib Buruk

Jalan Jalan
6 Fakta Menarik Polandia, Punya Kosakata yang Sama dengan Indonesia

6 Fakta Menarik Polandia, Punya Kosakata yang Sama dengan Indonesia

Jalan Jalan
Intip Mewahnya Vila Lokasi Syuting Film 'House of Gucci' di Italia

Intip Mewahnya Vila Lokasi Syuting Film "House of Gucci" di Italia

Jalan Jalan
Bandara Adisutjipto Yogyakarta Kembali Buka Rute Yogyakarta-Bali

Bandara Adisutjipto Yogyakarta Kembali Buka Rute Yogyakarta-Bali

Travel Update
Citilink Jadi Maskapai Pertama yang Terbang Komersial ke Bandara Ngloram Blora

Citilink Jadi Maskapai Pertama yang Terbang Komersial ke Bandara Ngloram Blora

Travel Update
Slowakia Lockdown karena Ada Lonjakan Kasus Covid-19

Slowakia Lockdown karena Ada Lonjakan Kasus Covid-19

Travel Update
Negara-negara di Eropa Lockdown Lagi, Penjualan Paket Wisata Tak Terpengaruh

Negara-negara di Eropa Lockdown Lagi, Penjualan Paket Wisata Tak Terpengaruh

Travel Update
Kapal Pesiar Masih Dilarang Berlayar ke Hawaii hingga 2022

Kapal Pesiar Masih Dilarang Berlayar ke Hawaii hingga 2022

Travel Update
Desa Ara di Bulukumba Sulsel Bakal Punya Wisata Kapal Phinisi

Desa Ara di Bulukumba Sulsel Bakal Punya Wisata Kapal Phinisi

Travel Update
Polres Semarang Bentuk Satgas Jalur Wisata Saat Nataru, Antisipasi Lonjakan Pengunjung

Polres Semarang Bentuk Satgas Jalur Wisata Saat Nataru, Antisipasi Lonjakan Pengunjung

Travel Update
Wow! Ubud Jadi Kota Ke-4 Terbaik Sedunia, Kalahkan Kyoto dan Tokyo

Wow! Ubud Jadi Kota Ke-4 Terbaik Sedunia, Kalahkan Kyoto dan Tokyo

BrandzView
Per 1 Desember 2021, WNI Bisa Terbang Langsung ke Arab Saudi Tanpa Karantina 14 Hari di Negara Ketiga

Per 1 Desember 2021, WNI Bisa Terbang Langsung ke Arab Saudi Tanpa Karantina 14 Hari di Negara Ketiga

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.