Kompas.com - 02/02/2021, 12:37 WIB
Ilustrasi Selandia Baru - Gunung Cook. PIXABAY / KEWLIlustrasi Selandia Baru - Gunung Cook.


KOMPAS.com – Agensi pariwisata Selandia Baru meminta para turis domestik untuk berhenti mengambil foto-foto dengan gaya terinspirasi influencer di spot favorit. Tujuannya, agar munculnya ide-ide yang lebih orisinal.

Seperti dilansir Stuff dan BBC, agensi The Crown yang bertanggung jawab terhadap pariwisata Selandia Baru menghabiskan beberapa bulan terakhir mendorong masyarakat Selandia Baru untuk melakukan hal yang baru.

Dalam sebuah video komedi, komedian Tom Sainsbury menjelaskan betapa turis-turis domestik berusaha sangat keras untuk meniru foto-foto yang mereka lihat di sosial media.

Baca juga: Australia Perpanjang Penangguhan Travel Bubble dengan Selandia Baru

Pada musim panas ini, agensi tersebut berusaha “menekan” mereka yang bepergian di bawah pengaruh sosial.

Beberapa foto klise yang disebutkan Sainsbury, di antaranya terhadap “foto hot tub tampak belakang”, “seseorang duduk sendirian berkontemplasi di sebuah batu”, dan “meregangkan tangan layaknya burung elang” yang sering ditemukan di puncak gunung. Misalnya, Roys Peak di Wanaka.

Ia kemudian berpatroli dan menangkap para turis yang kedapatan berpose seperti influencer, seolah mereka melakukan pelanggaran.

Roy?s Peak merupakan trek yang populer dan salah satu tempat hiking terbaik di New Zealand bagi wisatawan yang berjiwa petualang. Dari lintasan puncak pegunungan pemandangan sebagian besar Danau Wanaka dan puncak pegunungan sekitarnya, termasuk Mount Aspiring bisa terlihat.Dok. New Zealand Tourism / Anggey Anggraeni Roy?s Peak merupakan trek yang populer dan salah satu tempat hiking terbaik di New Zealand bagi wisatawan yang berjiwa petualang. Dari lintasan puncak pegunungan pemandangan sebagian besar Danau Wanaka dan puncak pegunungan sekitarnya, termasuk Mount Aspiring bisa terlihat.

“Saya sudah pernah melihat ini sebelumnya. Kita semua sudah pernah,” kata dia sambil menunjukkan foto seorang pria di atas gunung dengan lengan diregangkan.

Beberapa spot pemandangan di Selandia Baru seperti pohon di Danau Wanaka dan Roys Peak jadi dua tempat yang sangat populer untuk foto sosial media. Dengan kebanyakan foto di sana menunjukkan pose yang sama.

Pada 2018 lalu, foto yang memperlihatkan orang-orang sedang antre untuk mengambil foto di Roys Peak sempat viral di sosial media.

Video tersebut dibuat untuk kampanye pariwisata domestik Selandia Baru dari Tourism NZ berjudul “Do Something New” yang diluncurkan pada Mei 2020 kemarin sebagai respon ditutupnya perbatasan akibat pandemi Covid-19.

Baca juga: Perbatasan Selandia Baru Tetap Tutup Sampai Masyarakat Divaksinasi

“Kami melihat bahwa foto-foto atau pose yang sama terus saja muncul, terus menerus, di mana pun lokasinya. Ada banyak hal menarik yang bisa dilakukan di Selandia Baru, bahkan lebih dari tren sosial,” kata domestic general manager Tourism NZ Bjoern Spreitzer.

Turis domestik Selandia Baru yang menggunakan hashtag #DoSomethingNewNZ di Instagram untuk membagikan foto liburan mereka sebelum akhir Februari akan bisa mengikuti undian untuk memenangkan voucher wisata domestik senilai 500 dollar AS atau sekitar Rp 703.000.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X