Kompas.com - 27/02/2021, 09:09 WIB


KOMPAS.com – Guatemala jadi negara terbaru yang membuka akses masuk bebas karantina serta tanpa tes Covid-19 untuk para pelancong yang sudah divaksinasi.

Seperti dilansir Travel Off Path, sejauh ini ada kurang dari 10 negara yang telah mengeluarkan kebijakan serupa.

Guatemala memperbarui aturan terbaru masuk ke sana. Bagi pelancong yang bisa menunjukkan bukti telah mendapatkan dua dosis vaksinasi Covid-19, mereka akan diizinkan masuk tanpa pembatasan.

Dosis terakhir dari vaksin tersebut harus diterima tidak kurang dari dua minggu sebelum tanggal kedatangan.

Baca juga: Polandia Cabut Aturan Karantina untuk Pelancong Tertentu yang Sudah Divaksinasi

Bagi para pelancong yang belum divaksinasi atau tidak mau divaksinasi, Guatemala juga telah memperbarui aturan masuk. Aturan masuk ke Guatemala kini tak lagi terlalu dibatasi.

Beberapa di antaranya adalah, bisa menunjukkan hasil bukti negatif tes rapid test antigen atau RT-PCR yang diambil paling lama tiga hari sebelum keberangkatan.

Bisa juga menunjukkan bukti telah sembuh dari Covid-19. Diagnosa positif Covid-19 harus terjadi dalam kurun waktu tiga bulan terakhir.

Pelancong juga harus menunjukkan bukti dengan sertifikat kesehatan dari klinik atau rumah sakit tempat pelancong dirawat. Lengkap dengan konfirmasi bahwa pelancong tersebut sudah sembuh.

Ilustrasi GuatemalaPixabay/GancickaL Ilustrasi Guatemala

Para pelancong yang berusia di bawah 10 tahun tidak perlu melakukan tes tersebut, juga menunjukan bukti sudah divaksin, atau bukti sembuh dari Covid-19.

Guatemala adalah negara Amerika Latin pertama yang menerima pelancong yang sudah divaksin. Beberapa negara lainnya yang sudah meluncurkan kebijakan serupa adalah Seychelles, Rumania, Siprus, Georgia, Islandia, Lebanon, Polandia, dan Slovenia.

Negara-negara seperti Yunani, Israel, dan Denmark juga telah menunjukkan ketertarikan mereka di masa depan untuk menerapkan kebijakan serupa.

Baca juga: 7 Negara Ini Terima Turis yang Sudah Divaksin Covid-19

Guatemala sendiri cukup cepat mengambil kebijakan untuk memberikan fleksibilitas akses masuk pada pelancong yang sudah divaksin. Namun, butuh beberapa waktu untuk negara tersebut bisa membuka kembali akses masuk ke negaranya.

Guatemala membuka kembali bandara internasional mereka untuk wisatawan pada 18 September 2020.

Sementara negara-negara Amerika Latin lainnya telah menerima pelancong selama beberapa bulan lebih awal. Seperti Meksiko misalnya, yang telah dibuka kembali sejak Juni 2020.

Sejak Februari 2021, hotel dan restoran di Guatemala telah dibuka dengan kapasitas yang dibatasi. Transportasi publik juga bersifat opsional. Sementara pantai-pantai telah dibuka. Menggunakan masker di ruang terbuka maupun tertutup merupakan sebuah kewajiban.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.