Kompas.com - 24/03/2021, 21:06 WIB


KOMPAS.com – Kabupaten Samosir, Sumatera Utara hingga kini masih termasuk kategori zona hijau terkait penyebaran Covid-19 di Indonesia.

Walaupun begitu, Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Samosir memastikan tetap berlakunya protokol kesehatan yang ketat untuk para wisatawan yang berkunjung ke sana.

“Kita zona hijau, tapi kita di semua objek dan hotel restoran, Dispar sudah aktif mensosialisasikan soal CHSE (Cleanliness, Health, Safety, dan Environmental Sustainability),” kata Kadispar Kabupaten Samosir Dumosch Pandiangan pada Kompas.com, Senin (22/3/2021).

Baca juga: 4 Wisata Seru Pulau Samosir yang Ada di Tengah Danau Toba

Dumosch memastikan telah mendorong setiap objek wisata, hotel, serta restoran untuk memperoleh sertifikasi CHSE yang disediakan gratis oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

Termasuk kewajiban menyediakan fasilitas tempat mencuci tangan, disinfektan, dan lain-lain. Tak lupa juga memperingatkan soal protokol 3M (memakai masker, mencuci tangan atau menggunakan handsanitizer, dan menjaga jarak) yang wajib dikerjakan.

“Ada beberapa hotel yang sudah kita surati peringatan karena tidak dipenuhi protokol kesehatan itu,” tegas Dumosch.

Salah satu destinasi budaya di Samosir yaitu Kampung Huta Siallagan yang terletak di Desa Ambarita, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir, Rabu (31/7/2019).Dok. Biro Komunikasi Publik Kemenparekraf Salah satu destinasi budaya di Samosir yaitu Kampung Huta Siallagan yang terletak di Desa Ambarita, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir, Rabu (31/7/2019).

Ada screening di objek wisata dan hotel

Untuk memastikan wilayah mereka tetap dalam zona hijau dan tak ada kasus bawaan dari wisatawan, Dumosch juga menyebut adanya screening wisatawan yang dilakukan di objek-objek wisata serta hotel dan restoran di Samosir.

Mulai dari screening suhu tubuh maksimal 37,3 derajat celsius, serta pemeriksaan penerapan protokol kesehatan oleh wisatawan. Sementara itu terkait hasil bukti negatif tes Covid-19, Dumosch mengaku tak mewajibkannya untuk dibawa wisatawan.

Sebelumnya, screening tersebut bahkan dilakukan di pintu-pintu masuk utama ke Pulau Samosir.

Baca juga: Liburan ke Samosir, Berikut Panduan Lengkap Menuju ke Sana

Sejak membuka kembali akses pariwisata mereka di bulan Maret 2021, pemerintah Kabupaten Samosir melakukan pemeriksaan terhadap wisatawan di pintu masuk pulau.

Jika ditemukan ada calon wisatawan yang ingin menyeberang ke Pulau Samosir tapi memiliki suhu tubuh di atas 37,3 derajat celsius, maka mereka tidak akan diizinkan masuk dan akan diminta pulang kembali ke rumah.

“Itu lumayan beberapa bulan menjaga di pintu-pintu masuk. Tapi untuk sekarang memang wisatawan yang masuk ke Samosir tidak di-screening lagi tapi justru di hotel, restoran, dan objek yang kita lebih ketat pemeriksaannya,” pungkas Dumosch.

Berdasarkan data dari situs resmi Samosir Tanggap Covid-19 terbaru per Selasa (23/3/2021), saat ini ada 13 kasus konfirmasi Covid-19, total 169 kasus sembuh, dan delapan kasus meninggal.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.