Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Saung Angklung Udjo Buka Pertunjukkan Khusus Reservasi

Kompas.com - 23/03/2021, 14:16 WIB
Syifa Nuri Khairunnisa,
Ni Luh Made Pertiwi F.

Tim Redaksi


KOMPAS.com – Kondisi wisata di Saung Angklung Udjo hingga kini belum menunjukkan geliat yang berarti.

Menurut Direktur Utama Saung Angklung Udjo Taufik Hidayat, salah satu sebabnya adalah belum normalnya kegiatan anak-anak sekolah serta tidak adanya pergerakan wisatawan mancanegara sama sekali.

“Tidak terlalu nampak ya (geliat wisata), karena karakter pengunjung kita itu kan anak sekolah sama orang asing. Kalau belum ada aktivitas tatap muka dan lain sebagainya, ya nampaknya masih perlu menunggu,” ujar Taufik ketika dihubungi Kompas.com, Selasa (23/3/2021).

Jumlah kunjungan wisata saat ini masih belum banyak berubah. Seringkali Saung Angklung Udjo hanya menerima sekitar dua sampai tiga kunjungan per hari.

Baca juga: Cara Saung Angklung Udjo Bertahan Selama Pandemi: Rumahkan Pegawai Hingga Wisata Virtual

Padahal dalam kondisi normal sebelum pandemi, Saung Angklung Udjo biasanya mampu menarik pengunjung hingga 2000 orang per hari.

Namun ia memastikan Saung Angklung Udjo tetap berusaha beradaptasi untuk bertahan. Salah satunya adalah melalui pelaksanaan aneka kegiatan virtual yang sudah dilaksanakan beberapa bulan belakangan.

Ia juga sudah menerima beberapa undangan pertunjukkan yang dilakukan secara hybrid. Walaupun masih belum banyak, tapi sudah cukup bisa menggerakkan.

Pekerja membersihkan lantai aula pertunjukan Saung Angklung Udjo, Bandung, Jawa Barat, Minggu (24/1/2021). Pandemi membuat aktivitas bisnis pariwisata di Saung Angklung Udjo cukup terpuruk dengan hanya dikunjungi tak lebih dari 20 orang dalam sepekan, padahal saat kondisi normal mampu menarik hingga dua ribu orang per hari.ANTARA FOTO/RAISAN AL FARISI Pekerja membersihkan lantai aula pertunjukan Saung Angklung Udjo, Bandung, Jawa Barat, Minggu (24/1/2021). Pandemi membuat aktivitas bisnis pariwisata di Saung Angklung Udjo cukup terpuruk dengan hanya dikunjungi tak lebih dari 20 orang dalam sepekan, padahal saat kondisi normal mampu menarik hingga dua ribu orang per hari.

“Saya juga berusaha terus untuk ada yang mengiklankan sehingga banyak orang yang mau reservasi,” tambah dia.

Saat ini Saung Angklung Udjo sudah mulai melakukan pertunjukkan seni full untuk para wisatawan. Hanya saja masih belum normal dan tidak dibuka untuk reguler. Pertunjukkan seperti itu hanya dilaksanakan berdasarkan reservasi.

“Kalau misalnya kita buka setiap hari, teman-teman kita stand by banyak, tapi enggak ada tamu atau tamu sedikit kan kasihan. Makanya sekarang reservasi saja,” imbuh Taufik.

Paket workshop Saung Angklung Udjo

Ada jumlah minimal pax untuk wisatawan yang ingin menikmati pertunjukkan seni full seperti yang biasa ditampilkan Saung Angklung Udjo sebelum pandemi, yakni minimal 30 pax.

Namun, jika memang tidak mencapai jumlah tersebut wisatawan juga tetap bisa berkunjung. Misalnya, dari keluarga kecil dengan jumlah anggota kurang dari lima orang.

“Bisa, kita juga ada di sini storytelling ya. Cerita-cerita tentang saung, demonstrasi interaktif saja. Kalau beberapa orang saja ya kita enggak bisa performance secara utuh,” jelas Taufik.

Baca juga: Pandemi Covid-19, Saung Angklung Udjo Terancam Bangkrut

Akan tetapi, jika jumlah wisatawan mencapai minimal 10 pax, pihak Saung Angklung Udjo juga bisa memberikan sejenis pertunjukkan minimalis dan juga beberapa kegiatan wisata lain.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Itinerary 2 Hari 1 Malam di Badui Dalam, Bertemu Warga dan ke Mata Air

Itinerary 2 Hari 1 Malam di Badui Dalam, Bertemu Warga dan ke Mata Air

Itinerary
3 Aktivitas di Taman Sejarah Bandung, Nongkrong sambil Belajar Sejarah

3 Aktivitas di Taman Sejarah Bandung, Nongkrong sambil Belajar Sejarah

Jalan Jalan
Rute Naik Angkot ke Taman Sejarah Bandung dari Gedung Sate

Rute Naik Angkot ke Taman Sejarah Bandung dari Gedung Sate

Travel Tips
Hotel Accor Meriahkan Java Jazz 2024 dengan Kuliner dan Hiburan

Hotel Accor Meriahkan Java Jazz 2024 dengan Kuliner dan Hiburan

Travel Update
787.900 Turis China Kunjungi Indonesia pada 2023, Sebagian ke Labuan Bajo

787.900 Turis China Kunjungi Indonesia pada 2023, Sebagian ke Labuan Bajo

Travel Update
4 Aktivitas yang bisa Dilakukan di Hutan Kota Babakan Siliwangi

4 Aktivitas yang bisa Dilakukan di Hutan Kota Babakan Siliwangi

Jalan Jalan
Sempat Tutup karena Longsor, Kali Udal Gumuk di Magelang Buka Lagi

Sempat Tutup karena Longsor, Kali Udal Gumuk di Magelang Buka Lagi

Travel Update
Hutan Kota Babakan Siliwangi : Lokasi, Jam Buka, dan Tiket Masuk

Hutan Kota Babakan Siliwangi : Lokasi, Jam Buka, dan Tiket Masuk

Jalan Jalan
75.000 Orang Kunjungi Candi Borobudur Saat Peringatan Waisak 2024

75.000 Orang Kunjungi Candi Borobudur Saat Peringatan Waisak 2024

Travel Update
5 Kota Terbaik di Dunia Menurut Indeks Keberlanjutan Destinasi Global

5 Kota Terbaik di Dunia Menurut Indeks Keberlanjutan Destinasi Global

Travel Update
Pengembangan Kawasan Parapuar di Labuan Bajo Terus Diperkuat Penguatan Konten Budaya Manggarai

Pengembangan Kawasan Parapuar di Labuan Bajo Terus Diperkuat Penguatan Konten Budaya Manggarai

Travel Update
Ada Rencana Penerbangan Langsung Rusia-Bali pada Musim Libur 2024

Ada Rencana Penerbangan Langsung Rusia-Bali pada Musim Libur 2024

Travel Update
Indeks Kinerja Pariwisata Indonesia Peringkat Ke-22 di Dunia

Indeks Kinerja Pariwisata Indonesia Peringkat Ke-22 di Dunia

Travel Update
DIY Ketambahan 25 Warisan Budaya Tak Benda, Pokdarwis Digandeng Ikut Lestarikan

DIY Ketambahan 25 Warisan Budaya Tak Benda, Pokdarwis Digandeng Ikut Lestarikan

Travel Update
Long Weekend Waisak Jumlah Penumpang Kereta Api di Yogya Naik 41 Persen

Long Weekend Waisak Jumlah Penumpang Kereta Api di Yogya Naik 41 Persen

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com