Kompas.com - 06/04/2021, 06:06 WIB
Foto aerial suasana lalu lalang kendaraan di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta, Senin (14/9/2020). Pada hari pertama penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) jilid II atau PSBB pengetatan di DKI Jakarta, arus lalu lintas kendaraan di sekitar Bundaran HI terpantau lancar. AFP/ADEK BERRYFoto aerial suasana lalu lalang kendaraan di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta, Senin (14/9/2020). Pada hari pertama penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) jilid II atau PSBB pengetatan di DKI Jakarta, arus lalu lintas kendaraan di sekitar Bundaran HI terpantau lancar.

KOMPAS.com – Pemerintah Indonesia resmi melarang kegiatan mudik lebaran pada 6-17 Mei 2021 bagi seluruh lapisan masyarakat.

Menanggapi hal itu, Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta Gumilar Ekalaya mengatakan bahwa pelarangan mudik bakal lebih berdampak di daerah.

“Dengan adanya larangan mudik, artinya sebenarnya Jakarta ini lebih diuntungkan karena yang biasanya orang Jakarta mudik membawa uang ke daerah,” kata dia dalam konferensi pers virtual “Media Briefing PHRI Jakarta tentang Vaksinasi”, Senin (5/4/2021).

Baca juga: Larangan Mudik 2021, Sandiaga Ajak Masyarakat Dukung Wisata Lokal

Para masyarakat Jakarta yang mudik tersebut biasanya akan membelanjakan uang di daerah tujuan mudik. Dengan adanya larangan mudik 2021, pengeluaran di daerah bisa digunakan warga Jakarta untuk staycation atau liburan ke daerah sekitar Jakarta.

“Maka mungkin ke depan perlu duduk bareng PHRI DKI Jakarta garap ini, bisa ambil paket-paket city tour supaya pengeluaran yang tadinya ke daerah bisa dibelanjakan di sekitar Jakarta,” ujar dia.

Gumilar juga mendorong adanya pemanfaatan program staycation dengan membuat paket-paket liburan di Jakarta atau menginap di hotel Ibu Kota.

Baca juga: Tempat Wisata Tetap Buka Selama Larangan Mudik Lebaran 2021

Melalui paket liburan tersebut, hotel-hotel di Jakarta bisa menawarkan harga yang cukup murah atau memberi diskon yang kerap terjadi setiap musim liburan, seperti lebaran.

Jika melakukan hal tersebut, maka hotel-hotel di Ibu Kota akan diuntungkan oleh warga Jakarta yang ingin berlibur di domisilinya.

“Tentu harapannya program-program ini juga dikolaborasikan dengan PHRI. Baik di bintang lima, empat, atau tiga di Jakarta,” kata Gumilar.

Minta peran pemerintah

Sementara itu, Ketua BPD Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DKI Jakarta Sutrisno Iwantono mengatakan, pihaknya meminta agar pemerintah bisa meningkatkan pengeluaran.

Menurut dia, jika pengeluaran pemerintah ditingkatkan, hal tersebut akan menciptakan daya beli masyarakat yang akan berimbas kepada hotel maupun restoran.

Tangkapan kamera jarak pandang udara Jakarta di kawasan Monas, Jakarta Pusat Rabu (17/2/2021) pukul 09.02 WIBKOMPAS.com/SINGGIH WIRYONO Tangkapan kamera jarak pandang udara Jakarta di kawasan Monas, Jakarta Pusat Rabu (17/2/2021) pukul 09.02 WIB

“Kalau daya beli ada, mereka akan belanja di restoran, pergi ke hotel. Ini yang kita harap,” ujar dia pada kesempatan yang sama.

Selanjutnya, pemerintah juga dapat memberikan bantuan-bantuan langsung kepada masyarakat, karyawan hotel, atau masyarakat lapisan bawah dengan harapan uang bisa beredar.

Baca juga: 7 Wisata Alam Sekitar Jakarta untuk Lari Sejenak dari Rutinitas

“Kalau beredar, tentu akan menciptakan daya beli. Daya beli ini tentu dengan sendirinya berdampak ke industri baik hotel maupun restoran,” kata Sutrisno.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Seperti Apa Pesiapan Ngawi Sambut Wisatawan Lokal Saat Libur Lebaran?

Seperti Apa Pesiapan Ngawi Sambut Wisatawan Lokal Saat Libur Lebaran?

Travel Update
Tempat Wisata di Luar Lembaga Konservasi Dilarang Sajikan Atraksi Lumba-lumba

Tempat Wisata di Luar Lembaga Konservasi Dilarang Sajikan Atraksi Lumba-lumba

Travel Update
5 Hotel di Bogor untuk Staycation Bersama Keluarga Saat Mudik Dilarang

5 Hotel di Bogor untuk Staycation Bersama Keluarga Saat Mudik Dilarang

Jalan Jalan
5 Kota Ramah Muslim di Eropa, Pas Dikunjungi Usai Pandemi

5 Kota Ramah Muslim di Eropa, Pas Dikunjungi Usai Pandemi

Jalan Jalan
Pemugaran Benteng Pendem Ngawi Selesai 2023, Ini Rencana ke Depannya

Pemugaran Benteng Pendem Ngawi Selesai 2023, Ini Rencana ke Depannya

Travel Update
Larangan Mudik Dikhawatirkan Sebabkan Pariwisata Anjlok Lagi

Larangan Mudik Dikhawatirkan Sebabkan Pariwisata Anjlok Lagi

Travel Update
Kebun Raya Indrokilo Berlakukan Aturan Reservasi Tiket Lewat Aplikasi

Kebun Raya Indrokilo Berlakukan Aturan Reservasi Tiket Lewat Aplikasi

Travel Update
Kebun Raya Indrokilo Boyolali Buka Lagi, tetapi Tutup Saat Akhir Pekan

Kebun Raya Indrokilo Boyolali Buka Lagi, tetapi Tutup Saat Akhir Pekan

Travel Update
Biasa Dibanderol Rp 9 Juta, Harga Paket Wisata Turki Kini Mulai Rp 5 Juta

Biasa Dibanderol Rp 9 Juta, Harga Paket Wisata Turki Kini Mulai Rp 5 Juta

Travel Promo
Istana Raja Thailand Ditutup Sementara Akibat Kasus Covid-19

Istana Raja Thailand Ditutup Sementara Akibat Kasus Covid-19

Travel Update
Tahiti Hingga Moorea di Polinesia Perancis Buka Lagi 1 Mei 2021

Tahiti Hingga Moorea di Polinesia Perancis Buka Lagi 1 Mei 2021

Travel Update
6 Wisata di Bogor Tengah, Pas Dikunjungi Saat Libur Lebaran

6 Wisata di Bogor Tengah, Pas Dikunjungi Saat Libur Lebaran

Itinerary
Catat, Ide Staycation di Kota Bandung Saat Libur Lebaran 2021

Catat, Ide Staycation di Kota Bandung Saat Libur Lebaran 2021

Itinerary
Uni Emirat Arab Catat Okupansi Hotel Tertinggi Kedua di Dunia 2020

Uni Emirat Arab Catat Okupansi Hotel Tertinggi Kedua di Dunia 2020

Travel Update
Yunani akan Cabut Aturan Karantina untuk Turis Asing, Indonesia Masuk?

Yunani akan Cabut Aturan Karantina untuk Turis Asing, Indonesia Masuk?

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X