Kompas.com - 14/04/2021, 08:31 WIB
Ilustrasi Malta - Pemandangan laut di kota pelabuhan di Malta (PIXABAY/user32212). PIXABAY/user32212Ilustrasi Malta - Pemandangan laut di kota pelabuhan di Malta (PIXABAY/user32212).

 

KOMPAS.com – Malta berencana untuk membayar wisatawan asing hingga 200 euro, setara sekitar Rp 3,48 juta untuk berwisata ke sana dengan masa menginap setidaknya tiga hari pada musim panas 2021.

Melansir Reuters, Jumat (9/4/2021), hal tersebut dilakukan guna membangkitkan kembali industri pariwisata yang jadi salah satu unggulan di Malta.

Baca juga: Negara Ini Sediakan Vaksin Covid-19 Gratis untuk Pemegang Visa Jangka Panjang

Menteri Pariwisata Malta Clayton Bartolo mengumumkan skema tersebut pada Jumat. Saat itu, dia mengatakan bahwa sebagian besar pembatasan Covid-19 diharap akan dicabut 1 Juni 2021.

Dicabutnya pembatasan Covid-19 itu berarti wisatawan yang memesan liburan musim panas secara langsung melalui hotel-hotel lokal akan menerima insentif tersebut.

Industri pariwisata Malta

Data dari World Travel and Tourism Council (WTTC) menunjukkan, industri pariwisata secara langsung dan tidak langsung menyumbang lebih dari 27 persen kepada perekonomian Malta.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kendati demikian sejak pandemi Covid-19 melanda, sektor pariwisata negara tersebut telah babak belur terdampak olehnya.

Malta telah menarik lebih dari 2,7 juta wisatawan asing pada 2019. Namun, jumlah itu terjun bebas lebih dari 80 persen sejak Covid-19 terdeteksi pada Maret 2020.

Ilustrasi Malta - Pemandangan sebuah kota di Malta (PIXABAY/Free-Photos).PIXABAY/Free-Photos Ilustrasi Malta - Pemandangan sebuah kota di Malta (PIXABAY/Free-Photos).

Bertolo mengatakan, wisatawan yang memesan akomodasi di hotel bintang lima akan mendapat 100 euro dari Otoritas Pariwisata Malta dan 100 euro dari hotel. Total insentifnya adalah 200 euro.

Serupa dengan hal tersebut, mereka yang memilih hotel bintang empat akan menerima total insentif 150 euro, dan total insentif 100 euro untuk yang memilih hotel bintang tiga.

Baca juga: Dua Negara Ini Punya Paspor Terlemah Tahun 2020, Mana Saja?

Dana hibah akan bertambah 10 persen jika pemesanan dilakukan di hotel-hotel di Malta yang lebih kecil, seperti Gozo yang lokasinya tiga kilometer di utara daratan utama.

“Skema ini bertujuan untuk menempatkan hotel-hotel di Malta pada posisi yang sangat kompetitif saat pariwisata internasional dimulai kembali,” jelas Bartolo.

Skema tersebut diharap dapat memberi manfaat bagi sekitar 35.000 wisatawan.

Malta dan pandemi Covid-19

Malta memiliki tingkat vaksinasi Covid-19 tertinggi di Uni Eropa (UE) setelah memberikan setidaknya satu dosis kepada 42 persen orang dewasa.

Negara tersebut juga telah mencatat penurunan tajam dari kasus Covid-19 baru. Persentase yang menunjukkan hasil positif turun menjadi 2,6 persen.

Lebih lanjut, Pemerintah Malta telah mendesak UE untuk memperkenalkan paspor vaksin untuk memfasilitasi perjalanan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Korea Selatan Terapkan Karantina 10 Hari untuk Seluruh Kedatangan Internasional

Korea Selatan Terapkan Karantina 10 Hari untuk Seluruh Kedatangan Internasional

Travel Update
Borobudur Marathon Bisa Jadi Contoh Pengembangan Sport Tourism di NTB

Borobudur Marathon Bisa Jadi Contoh Pengembangan Sport Tourism di NTB

Travel Update
Thailand Tetap Wajibkan Tes PCR untuk Turis Asing

Thailand Tetap Wajibkan Tes PCR untuk Turis Asing

Travel Update
Budayawan Sebut Lombok NTB Berpotensi Jadi Destinasi Wisata Budaya

Budayawan Sebut Lombok NTB Berpotensi Jadi Destinasi Wisata Budaya

Travel Update
Akademisi Sebut Kemajuan Pariwisata Mandalika Jangan Bikin Daerah Lain Dilupakan

Akademisi Sebut Kemajuan Pariwisata Mandalika Jangan Bikin Daerah Lain Dilupakan

Travel Update
Swiss Larang Penerbangan dari 7 Negara akibat Omicron

Swiss Larang Penerbangan dari 7 Negara akibat Omicron

Travel Update
Cara Perancis Manfaatkan Acara Olahraga untuk Promosi Produk Lokal

Cara Perancis Manfaatkan Acara Olahraga untuk Promosi Produk Lokal

Travel Update
Berpotensi Gelar Sport Tourism, Pemprov NTB Bisa Tiru Perancis

Berpotensi Gelar Sport Tourism, Pemprov NTB Bisa Tiru Perancis

Travel Update
Kamboja Batasi Kedatangan dari 10 Negara untuk Antisipasi Varian Omicron

Kamboja Batasi Kedatangan dari 10 Negara untuk Antisipasi Varian Omicron

Travel Update
9 Negara Masuk Daftar Merah Inggris akibat Varian Omicron

9 Negara Masuk Daftar Merah Inggris akibat Varian Omicron

Travel Update
Lion Air Buka Rute Surabaya-Labuan Bajo PP, Harga Mulai Rp 1 Juta

Lion Air Buka Rute Surabaya-Labuan Bajo PP, Harga Mulai Rp 1 Juta

Travel Update
Lama Karantina WNI dan WNA di Indonesia Bakal Diperpanjang hingga 10 Hari

Lama Karantina WNI dan WNA di Indonesia Bakal Diperpanjang hingga 10 Hari

Travel Update
MotoGP 2022 Bakal Bikin Untung Pariwisata NTB, tapi...

MotoGP 2022 Bakal Bikin Untung Pariwisata NTB, tapi...

Travel Update
Turis Asing Lebih Tahu Gunung Rinjani Ketimbang Gunung Bromo?

Turis Asing Lebih Tahu Gunung Rinjani Ketimbang Gunung Bromo?

Travel Update
Australia Tunda Buka Perbatasan akibat Varian Omicron

Australia Tunda Buka Perbatasan akibat Varian Omicron

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.