Kompas.com - 18/06/2021, 21:16 WIB
Salah satu daerah yang berhasil memanfaatkan sebagian dana desa untuk pengembangan obyek wisata adalah Desa Ponggok di Klaten, Jawa Tengah. Dok IstimewaSalah satu daerah yang berhasil memanfaatkan sebagian dana desa untuk pengembangan obyek wisata adalah Desa Ponggok di Klaten, Jawa Tengah.

KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten resmi menutup seluruh tempat wisata di Klaten, Jawa Tengah, setiap akhir pekan.

Melansir dari Kompas.com, Bupati Klaten Sri Mulyani mengatakan bahwa kebijakan tersebut berdasarkan sebaran kasus Covid-19 di Klaten yang naik beberapa waktu terakhir.

Baca juga: Wacana Tempat Wisata di Klaten Tutup Tiap Akhir Pekan Masih Tunggu Arahan Lebih Lanjut

"Iya betul, sesuai Surat Edaran (SE) Bupati Klaten maka per hari ini seluruh obyek wisata Klaten setiap hari Sabtu-Minggu ditutup," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Klaten Sri Nugroho saat dihubungi Kompas.com, Jumat (18/6/2021).

Ia melanjutkan bahwa kebijakan tersebut tertuang dalam SE Bupati Klaten Nomor: 443.5/129 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro untuk Pengendalian Penyebaran Virus Covid-19 di Kabupaten Klaten.

Obyek wisata Umbul Ponggok di Desa Ponggok, Polanharjo, Klaten, Jawa Tengah, Selasa (14/11/2017).Kompas.com/Labib Zamani Obyek wisata Umbul Ponggok di Desa Ponggok, Polanharjo, Klaten, Jawa Tengah, Selasa (14/11/2017).

Dalam surat tersebut, pada poin q nomor 6a tertulis untuk semua daya tarik wisata berupa wisata alam, wisata tirta, wisata religi, dan wisata budaya/sejarah ditutup hari Sabtu dan Minggu, pada minggu pertama dan ketiga.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Surat tertanggal 15 Juni 2021 tersebut ditandatangani oleh Bupati Klaten Sri Mulyani.

Baca juga: Semua Tempat Wisata di Klaten Tutup 26-27 Mei 2021

Adapun, aturan-aturan seputar tempat wisata lainnya tertera dalam bagian tersebut yakni:

  1. Semua daya tarik wisata berupa wisata alam, wisata tirta, wisata religi, dan wisata budaya/sejarah diterapkan pembatasan pengunjung maksimal 30 persen dan jam operasional sampai dengan pukul 15:00 WIB.
  2. Usaha pariwisata seperti tempat hiburan, karaoke, warnet, game online, tempat olahraga dan usaha sejenis lainnya yang berada dalam zona merah tingkat RT (Rukun Tetangga) ditutup, sedangkan yang berada di zona hijau, zona kuning, dan zona oranye dibatasi sampai dengan pukul 21:00 WIB dengan jumlah maksimal 30 persen pengunjung.
  3. Pengelola wisata dan wahana permainan atau jenis lainnya wajib menyediakan perlengkapan dan sarana keselamatan berstandar dan memastikan kelayakan sarana dan prasarana sesuai SOP yang ada demi keselamatan pengunjung sesuai protokol kesehatan.
  4. Dalam hal destinasi wisata yang berada dalam zona merah tingkat RT, maka kegiatan masyarakat di destinasi wisata dilarang dan tempat wisatat ditutup untuk umum.
  5. Penerapan protokol kesehatan secara ketat pada fasilitas umum/lokasi wisata.

Baca juga: Masyarakat Luar Klaten Boleh Masuk Saat Larangan Mudik Lokal, asal...

Sebelumnya, melansir dari Kompas.com, Sri mengtakan bahwa sementara ini pihaknya masih menunggu rumusan SE dari Bupati Klaten terkait kebijakan penutupan objek wisata Klaten pada akhir pekan tersebut.

"Saat ini seluruh tempat wisata di Klaten masih beroperasi dengan jam yang mengacu pada SE Bupati Klaten Nomor 443.5/118 tentang Perpanjangan PPKM Berbasis Mikro untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19 di Kabupaten Klaten," tutur Sri.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PPKM Darurat Diperpanjang Sampai 2 Agustus 2021, Wisata Gunung Bromo dan Semeru Perpanjang Masa Penutupan

PPKM Darurat Diperpanjang Sampai 2 Agustus 2021, Wisata Gunung Bromo dan Semeru Perpanjang Masa Penutupan

Travel Update
Asyik! Pendakian Gunung Bismo akan Dibuka Lagi 26 Juli 2021

Asyik! Pendakian Gunung Bismo akan Dibuka Lagi 26 Juli 2021

Travel Update
Jika PPKM dilonggarkan, Dinas Pariwisata dan Pelaku Wisata Gunungkidul Siap Sambut Wisatawan

Jika PPKM dilonggarkan, Dinas Pariwisata dan Pelaku Wisata Gunungkidul Siap Sambut Wisatawan

Travel Update
Pesona Lain dari Geylang yang Dikenal Jadi Red District Singapura

Pesona Lain dari Geylang yang Dikenal Jadi Red District Singapura

Jalan Jalan
Geylang, Distrik Dekat Bandara Changi Singapura yang Punya Banyak Hotel Murah

Geylang, Distrik Dekat Bandara Changi Singapura yang Punya Banyak Hotel Murah

Jalan Jalan
Oleh-oleh Unik Olimpiade Tokyo 2020, Dari Kimono sampai Teko

Oleh-oleh Unik Olimpiade Tokyo 2020, Dari Kimono sampai Teko

Jalan Jalan
NTB akan Kembangkan 16 Desa Wisata Baru

NTB akan Kembangkan 16 Desa Wisata Baru

Travel Update
5 Negara yang Terima Paspor Vaksin Covid-19 Jepang, Ada Indonesia?

5 Negara yang Terima Paspor Vaksin Covid-19 Jepang, Ada Indonesia?

Travel Update
Mengenal Kabuki, Teater Pembukaan Olimpiade Tokyo 2020

Mengenal Kabuki, Teater Pembukaan Olimpiade Tokyo 2020

Travel Update
Ada Aturan Ganjil Genap di Kota Bogor Sampai 25 Juli 2021, Ini Lokasinya

Ada Aturan Ganjil Genap di Kota Bogor Sampai 25 Juli 2021, Ini Lokasinya

Travel Update
Liverpool Resmi Kehilangan Status Sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO

Liverpool Resmi Kehilangan Status Sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO

Travel Update
Vaksinasi di Tempat Wisata Juga Ada di Tuban, Pantai Kelapa Jadi Lokasinya

Vaksinasi di Tempat Wisata Juga Ada di Tuban, Pantai Kelapa Jadi Lokasinya

Travel Update
Disebut Cegah Seks Bebas, Ini 4 Fakta Ranjang Kardus Olimpiade Tokyo 2020

Disebut Cegah Seks Bebas, Ini 4 Fakta Ranjang Kardus Olimpiade Tokyo 2020

Travel Update
Berkhayal Kelana ke Ubud, Gara-gara Slank dan Lagu Tepi Campuhan...

Berkhayal Kelana ke Ubud, Gara-gara Slank dan Lagu Tepi Campuhan...

Jalan Jalan
5 Sentra Vaksinasi di Tempat Wisata, Disuntik Sambil Lihat Pemandangan Indah

5 Sentra Vaksinasi di Tempat Wisata, Disuntik Sambil Lihat Pemandangan Indah

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X