Kompas.com - 24/06/2021, 13:39 WIB
Infinity Mirrored Room – Brilliance of The Souls dalam pameran seni Yayoi Kusama: Life Is The Heart of A Rainbow pada 12 Mei-9 September 2018 di Museum MACAN, Jakarta, Rabu (9/5/2018). KOMPAS.com/ANGGITA MUSLIMAHInfinity Mirrored Room – Brilliance of The Souls dalam pameran seni Yayoi Kusama: Life Is The Heart of A Rainbow pada 12 Mei-9 September 2018 di Museum MACAN, Jakarta, Rabu (9/5/2018).

KOMPAS.com – Museum of Modern and Contemporary Art in Nusantara (Museum MACAN) di Jakarta Barat ditutup sementara mulai 24 Juni – 5 Juli 2021.

Menurut rilis yang diterima Kompas.com, Kamis (24/6/2021), penutupan tersebut terkait pengumuman Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta tentang perpanjangan PPKM untuk merespons kenaikan kasus Covid-19 di Ibu Kota.

Baca juga: Museum MACAN Jakarta Tetap Buka, Simak Panduan Berkunjungnya

Kendati demikian, seluruh aktivitas daring museum akan tetap berjalan. Selain itu, toko cendera mata museum Shop At Macan juga tetap buka untuk belanja daring.

Bagi pengunjung yang telah memesan tiket untuk periode 24 Juni-5 Juli, akan dihubungi pihak museum untuk penjadwalan ulang (reschedule).

“Betul, kami sudah menghubungi (pengunjung) untuk reschedule kunjungan,” kata Head of Communications Museum MACAN kepada Kompas.com, Kamis.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pengunjung memotret salah satu lukisan dalam pameran bertajuk ART TURNS. WORLD TURNS. di Museum of Modern and Contemporary Art in Nusantara (MACAN), Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Sabtu (4/11/2017). Pameran ini menampilkan 90 karya seni dari 800 koleksi Haryanto Adikoesomo mulai dari seni rupa modern Indonesia hingga seni modern dan kontemporer dari seluruh dunia. Pameran terbuka untuk umum pada 4 November 2017 hingga 18 Maret 2018. KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNGKOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG Pengunjung memotret salah satu lukisan dalam pameran bertajuk ART TURNS. WORLD TURNS. di Museum of Modern and Contemporary Art in Nusantara (MACAN), Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Sabtu (4/11/2017). Pameran ini menampilkan 90 karya seni dari 800 koleksi Haryanto Adikoesomo mulai dari seni rupa modern Indonesia hingga seni modern dan kontemporer dari seluruh dunia. Pameran terbuka untuk umum pada 4 November 2017 hingga 18 Maret 2018. KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG

Museum yang berlokasi di AKR Tower, Jl. Perjuangan No. 5, Kecamatan Kebon Jeruk, ini pertama kali dibuka tahun 2017.

Saat mengunjungi museum ini, pengunjung dapat menikmati karya seni modern dan kontemporer Indonesia serta internasional.

Baca juga: Jalan-jalan Virtual di Museum Macan, Ada Kegiatan Ramah Anak

Salah satu pameran museum yang paling terkenal adalah Yayoi Kusama: Life is Heart of a Rainbow tahun 2018. Pameran tersebut menampilkan ratusan karya seniman kontemporer Jepang, Yayoi Kusama.

Sebelumnya diberitakan Kompas.com, Museum MACAN sempat ditutup tahun lalu untuk mencegah penyebaran pandemi Covid-19.

Baca juga: Museum MACAN Ditutup untuk Cegah Virus Corona

Selain itu, berdasarkan Instagram Museum MACAN, tur dan semua seni performans dalam pameran bertajuk Melati Suryodarmo: Why Let The Chicken Run? yang diadakan hingga Juli nanti juga ditunda. 

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PPKM Darurat Diperpanjang Sampai 2 Agustus 2021, Wisata Gunung Bromo dan Semeru Perpanjang Masa Penutupan

PPKM Darurat Diperpanjang Sampai 2 Agustus 2021, Wisata Gunung Bromo dan Semeru Perpanjang Masa Penutupan

Travel Update
Asyik! Pendakian Gunung Bismo akan Dibuka Lagi 26 Juli 2021

Asyik! Pendakian Gunung Bismo akan Dibuka Lagi 26 Juli 2021

Travel Update
Jika PPKM dilonggarkan, Dinas Pariwisata dan Pelaku Wisata Gunungkidul Siap Sambut Wisatawan

Jika PPKM dilonggarkan, Dinas Pariwisata dan Pelaku Wisata Gunungkidul Siap Sambut Wisatawan

Travel Update
Pesona Lain dari Geylang yang Dikenal Jadi Red District Singapura

Pesona Lain dari Geylang yang Dikenal Jadi Red District Singapura

Jalan Jalan
Geylang, Distrik Dekat Bandara Changi Singapura yang Punya Banyak Hotel Murah

Geylang, Distrik Dekat Bandara Changi Singapura yang Punya Banyak Hotel Murah

Jalan Jalan
Oleh-oleh Unik Olimpiade Tokyo 2020, Dari Kimono sampai Teko

Oleh-oleh Unik Olimpiade Tokyo 2020, Dari Kimono sampai Teko

Jalan Jalan
NTB akan Kembangkan 16 Desa Wisata Baru

NTB akan Kembangkan 16 Desa Wisata Baru

Travel Update
5 Negara yang Terima Paspor Vaksin Covid-19 Jepang, Ada Indonesia?

5 Negara yang Terima Paspor Vaksin Covid-19 Jepang, Ada Indonesia?

Travel Update
Mengenal Kabuki, Teater Pembukaan Olimpiade Tokyo 2020

Mengenal Kabuki, Teater Pembukaan Olimpiade Tokyo 2020

Travel Update
Ada Aturan Ganjil Genap di Kota Bogor Sampai 25 Juli 2021, Ini Lokasinya

Ada Aturan Ganjil Genap di Kota Bogor Sampai 25 Juli 2021, Ini Lokasinya

Travel Update
Liverpool Resmi Kehilangan Status Sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO

Liverpool Resmi Kehilangan Status Sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO

Travel Update
Vaksinasi di Tempat Wisata Juga Ada di Tuban, Pantai Kelapa Jadi Lokasinya

Vaksinasi di Tempat Wisata Juga Ada di Tuban, Pantai Kelapa Jadi Lokasinya

Travel Update
Disebut Cegah Seks Bebas, Ini 4 Fakta Ranjang Kardus Olimpiade Tokyo 2020

Disebut Cegah Seks Bebas, Ini 4 Fakta Ranjang Kardus Olimpiade Tokyo 2020

Travel Update
Berkhayal Kelana ke Ubud, Gara-gara Slank dan Lagu Tepi Campuhan...

Berkhayal Kelana ke Ubud, Gara-gara Slank dan Lagu Tepi Campuhan...

Jalan Jalan
5 Sentra Vaksinasi di Tempat Wisata, Disuntik Sambil Lihat Pemandangan Indah

5 Sentra Vaksinasi di Tempat Wisata, Disuntik Sambil Lihat Pemandangan Indah

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X