Kompas.com - 11/07/2021, 19:29 WIB

KOMPAS.com - Kutai Martadipura merupakan kerajaan bercorak Hindu yang pertama di Indonesia. Kerjaan ini terletak di Muara Kaman, Kalimantan Timur, atau lebih tepatnya di hulu Sungai Mahakam.

Dilansir dari "Kebudayaan dan Kerajaan Hindu Buddha di Indonesia" yang ditulis oleh Anton Dwi Laksono, Kutai Martadipura berdiri sejak abad ke-4 Masehi. Keberadaan kerajaan ini dibuktikan melalui penemuan prasasti Yupa di daerah Kutai.

Kudungga menjadi raja pertama sekaligus pendiri Kerajaan Kutai. Ia diduga sebagai seorang kepala suku yang akhirnya mengubah sistem politik setelah ajaran Hindu-Buddha masuk ke daerah tersebut.

Baca juga: Sejarah Berdirinya Kerajaan Kutai

Masa kejayaan Kutai Martadipura

Berdasarkan kisah yang tertulis di Prasasti Yupa, Kerajaan Kutai berhasil meraih puncak kejayaan di bawah pimpinan Maharaja Mulawarman. Ia naik tahta untuk menggantikan sang ayah, Raja Aswawarman.

Mulawarman berhasil memperluas wilayah kekuasaan Kerajaan Kutai. Di masa jaya ini, Kutai disebut-sebut telah menguasai hampir seluruh bagian Pulau Kalimantan.

Baca juga: Kerajaan Kutai: Masa Kejayaan, Silsilah Raja, dan Peninggalan

Tak hanya itu, penduduk juga hidup dengan tentram dan sejahtera selama masa kekuasaan Mulawarman. Lokasi kerajaan yang begitu strategis juga menunjang perkembangan Kutai secara pesat.

Kerajaan ini terletak di jalur perdagangan antara China dan India. Perniagaan mejandi bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan ekonomi masyarkat selain pertanian.

Keruntuhan Kerjaan Kutai Martadipura

Masa kejayaan Kutai ini sayangnya harus berakhir pada masa kekuasaan Maharaja Dharma Setia. Bahkan pada 1365, Sang Maharahaja tewas di tangan Raja Kutai Kartanegara ke-13, Aji Pangeran Anum Panji Mendapa.

Dengan tewasnnya Dharma Setia, Kerajaan Kutai Martadipura pun runtuh dan dikuasai oleh Kutai Kartanegara. Kerajaan yang juga disebut Negarakertagama ini kemudian berubah menjadi kerajaan Islam.

Baca juga: Raja-Raja Kerajaan Kutai

Sejak tahun 1735, Raja Kutai Kartanegara diubah bergelar sultan. Kerajaan itu pun berubah menjadi kesultanan.

Peninggalan sejarah

Beberapa peninggalan dari Kerajaan Kutai hingga kini masih dapat dijumpai di Museum Mulawarwan. Museum ini terletak di Kota Tenggarong, Kalimantan Timur.

Prasasti Yupa peninggalan Kerajaan Kutai.Kemdikbud Prasasti Yupa peninggalan Kerajaan Kutai.

Berikut adalah sejumlah peninggalan sejarah Kerajaan Kutai Martadipura yang ditemukan dan dapat disaksikan hingga kini.

  • Prasasti Yupa merupakan jejak sejarah Kerajaan Kutai tertua yang bisa dijumpai hingga saat ini. Prasasti yang berjumlah 7 buah ini merupakan bukti terkuat berdirinya kerajaan Hindu di Kalimantan.
  • Kalung Uncal merupakan seuah kalung emas dengan berat 170 gram. Kalung ini dihiasi sebuah liontin yang bertahtakan ukiran cerita Ramayana. Benda ini diduga menjadi salah satu atribut uang digunakan oleh Sultan Kutai Kartanegara setelah Kutai martadipura ditaklukkan.
  • Kura-kura emas menjadi benda peninggalan Kerajaan Kutai yang cukup unik. Benda ini dipercaya sebagai persembahan dari pangeran kerajaan Cina yang ingin mempersunting putri Kerajaan Kutai
  • Tali Juwira merupakan peninggalan Kerajaan Kutai yang menyimbolkan 7 muara dan 3 anak sungai yang ada di Sungai Mahakam.
  • Keris Bukit merupakan keris yang digunakan oleh Permaisuri Aji Putri Karang Melenu.
  • Kelambu kuning menjadi salah satu peninggalan yang dipercaya masyarakat setempat memiliki keuatan magis. Kelambu ini dipercaya dapat menangkal tuah atau bala.
  • Singgasana Sultan yang terjaga hingga kini di Museum Mulawarman.
  • Meriam Kerajaan Kutai.
  • Ketopong Sultan adalah mahkota Sultan Kerajaan Kutai yang kini disimpan di Museum Nasional Jakarta. Berat dari mahkota emas ini mencapai 1,98 kilogram dan ditemukan di daerah muara Kaman pada 1890.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber iPusnas
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Panduan Car Free Day Jakarta, Khusus untuk Olahraga dan Tanpa PKL  

Panduan Car Free Day Jakarta, Khusus untuk Olahraga dan Tanpa PKL  

Travel Tips
Syarat Naik Pesawat Super Air Jet per 18 Mei 2022

Syarat Naik Pesawat Super Air Jet per 18 Mei 2022

Travel Update
Syarat Bawa Laptop dan Powerbank ke Pesawat Lion Air, Batik Air, dan Wings Air

Syarat Bawa Laptop dan Powerbank ke Pesawat Lion Air, Batik Air, dan Wings Air

Travel Update
Car Free Day Jakarta Kembali Dibuka 22 Mei, Berikut 6 Lokasinya 

Car Free Day Jakarta Kembali Dibuka 22 Mei, Berikut 6 Lokasinya 

Travel Update
Harga Tiket dan Rute ke Kedai Sawah Sembalun NTB, Jangan Sampai Nyasar

Harga Tiket dan Rute ke Kedai Sawah Sembalun NTB, Jangan Sampai Nyasar

Travel Tips
Cerita Malin Kundang dan Tradisi Merantau Laki-laki Minangkabau

Cerita Malin Kundang dan Tradisi Merantau Laki-laki Minangkabau

Jalan Jalan
Lagi Tren, Ini 6 Spot Campervan Kece di Bali

Lagi Tren, Ini 6 Spot Campervan Kece di Bali

BrandzView
Agrowisata Kedai Sawah Sembalun di Lombok Timur, Bisa Petik Sayur dan Buah

Agrowisata Kedai Sawah Sembalun di Lombok Timur, Bisa Petik Sayur dan Buah

Jalan Jalan
Wisata Bondowoso: Kaldera Ijen Purba yang Punya Banyak Keunikan Alam

Wisata Bondowoso: Kaldera Ijen Purba yang Punya Banyak Keunikan Alam

Jalan Jalan
Sensasi Baru Wisata Bukit Cinta Rawa Pening, Keliling Naik Jet Ski

Sensasi Baru Wisata Bukit Cinta Rawa Pening, Keliling Naik Jet Ski

Jalan Jalan
Aturan Terbaru Naik Pesawat Lion Air, Batik, dan Wings per 18 Mei 2022

Aturan Terbaru Naik Pesawat Lion Air, Batik, dan Wings per 18 Mei 2022

Travel Update
Kulon Progo Kembali Bikin Tiga Film Berlatar Tempat Wisata, Jadi Ajang Promosi

Kulon Progo Kembali Bikin Tiga Film Berlatar Tempat Wisata, Jadi Ajang Promosi

Travel Update
Gurun Pasir Putih di Mesir yang Unik dan Indah, Mirip Area Bersalju

Gurun Pasir Putih di Mesir yang Unik dan Indah, Mirip Area Bersalju

Jalan Jalan
Sering Ingin Kentut Saat Naik Pesawat, Ini Alasan dan Cara Mencegahnya

Sering Ingin Kentut Saat Naik Pesawat, Ini Alasan dan Cara Mencegahnya

Travel Update
Limbah Restoran di Labuan Bajo Dibuang Sembarangan, Cederai Konsep Pariwisata Berkelanjutan

Limbah Restoran di Labuan Bajo Dibuang Sembarangan, Cederai Konsep Pariwisata Berkelanjutan

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.