Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Okupansi Hotel di Jambi Turun Saat PPKM Mikro

Kompas.com - 14/07/2021, 07:23 WIB
Ni Nyoman Wira Widyanti

Penulis

KOMPAS.com - Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Provinsi Jambi, Yudi Ghani, mengatakan bahwa industri perhotelan dan restoran di provinsi tersebut terdampak kebijakan PPKM Mikro.

Adapun kebijakan itu diberlakukan kembali sejak awal Juli 2021.

Ia mengatakan, sebelum PPKM Mikro diberlakukan kembali, hotel dan restoran masih diizinkan beroperasi untuk rapat dan kegiatan lainnya dengan kapasitas ruangan 25-50 persen.

Baca juga: 10 Tempat Wisata Jambi, Candi hingga Danau Tertinggi di Asia Tenggara

“Sekarang PPKM (Mikro) ada lagi, nol benar-benar tidak ada kegiatan rapat maupun resepsi karena ada pembatasan kegiatan pemerintahan untuk mengadakan rapat tatap muka,” ujar Yudi, Selasa (13/7/2021), mengutip dari Antara.

Selain itu, terjadi penurunan okupansi hotel di Provinsi Jambi, dan hotel bintang tiga ke bawah merasakan dampak yang lebih besar.

Sebelum PPKM Mikro berlaku, okupansi hotel bintang tiga ke atas mencapai 50-70 persen. Namun, kini okupansi hotel turun, bahkan hingga 30 persen.

Sementara hotel bintang tiga ke bawah merasakan dampak yang lebih besar lantaran okupansinya lebih kecil di bawah 30 persen.

Baca juga: 7 Jenis Pempek yang Bisa Kamu Temui di Jambi

“Bisa dikatakan hotel bintang tiga ke atas ini paling banyak bergantung dengan anggaran belanja pemerintah. Adanya PPKM Darurat di Jawa dan Bali juga berimbas untuk industri perhotelan di Jambi,” ujar Yudi.

Ia menjelaskan bahwa pengusaha hotel dan restoran di Jambi telah memiliki aturan masing-masing terkait protokol kesehatan dan pencegahan Covid-19, salah satunya adalah sertifikasi CHSE (Cleanliness, Health, Safety, Environmental Sustainability).

Baca juga: Jajal Trek MTB di Jambi, Susuri Hutan Kota Muhammad Subki

PHRI Jambi juga telah menyelenggarakan vaksinasi untuk 75 persen pegawai di kedua industri itu.

Yudi menilai pihaknya telah siap mengantisipasi agar penyebaran Covid-19 tidak terjadi di kedua industri tersebut.

Namun, adanya pembatasan tentunya memberi dampak signifikan terhadap pendapatan mereka.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

5 Air Terjun di Probolinggo, Ada Air Terjun Tertinggi di Jawa

5 Air Terjun di Probolinggo, Ada Air Terjun Tertinggi di Jawa

Jalan Jalan
4 Festival di Hong Kong untuk Dikunjungi pada Mei 2024

4 Festival di Hong Kong untuk Dikunjungi pada Mei 2024

Jalan Jalan
Kemenuh Butterfly Park Bali Punya Wahana Seru

Kemenuh Butterfly Park Bali Punya Wahana Seru

Jalan Jalan
Kemenuh Butterfly Park Bali: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Kemenuh Butterfly Park Bali: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Jalan Jalan
Kapal Wisata Terbakar di Labuan Bajo, Wisatawan Diimbau Hati-hati Pilih Kapal

Kapal Wisata Terbakar di Labuan Bajo, Wisatawan Diimbau Hati-hati Pilih Kapal

Travel Update
5 Tips Traveling Saat Heatwave, Apa Saja yang Harus Disiapkan

5 Tips Traveling Saat Heatwave, Apa Saja yang Harus Disiapkan

Travel Tips
Penerbangan Bertambah, Sandiaga: Tiket Pesawat Mahal Sudah Mulai Tertangani

Penerbangan Bertambah, Sandiaga: Tiket Pesawat Mahal Sudah Mulai Tertangani

Travel Update
Pencabutan Status Bandara Internasional Tidak Pengaruhi Kunjungan Turis Asing

Pencabutan Status Bandara Internasional Tidak Pengaruhi Kunjungan Turis Asing

Travel Update
Bagaimana Cara agar Tetap Dingin Selama Heatwave

Bagaimana Cara agar Tetap Dingin Selama Heatwave

Travel Tips
Gedung Pakuan di Bandung: Lokasi, Jam Buka, dan Tiket Masuk

Gedung Pakuan di Bandung: Lokasi, Jam Buka, dan Tiket Masuk

Travel Update
Jogging with View di Waduk Tandon Wonogiri yang Berlatar Perbukitan

Jogging with View di Waduk Tandon Wonogiri yang Berlatar Perbukitan

Jalan Jalan
7 Tips Berkemah di Pantai agar Tidak Kepanasan, Jangan Pakai Tenda di Gunung

7 Tips Berkemah di Pantai agar Tidak Kepanasan, Jangan Pakai Tenda di Gunung

Travel Tips
Berlibur ke Bangkok, Pilih Musim Terbaik untuk Perjalanan Anda

Berlibur ke Bangkok, Pilih Musim Terbaik untuk Perjalanan Anda

Travel Tips
Cuaca Panas Ekstrem, Thailand Siapkan Wisata Pagi dan Malam

Cuaca Panas Ekstrem, Thailand Siapkan Wisata Pagi dan Malam

Travel Update
Pantai Kembar Terpadu di Kebumen, Tempat Wisata Edukasi Konservasi Penyu Tanpa Biaya Masuk

Pantai Kembar Terpadu di Kebumen, Tempat Wisata Edukasi Konservasi Penyu Tanpa Biaya Masuk

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com