Bukti Vaksin Covid-19 Bikin Rugi Hotel di Daerah dengan Tingkat Vaksinasi Rendah

Kompas.com - 07/09/2021, 19:37 WIB

KOMPAS.com – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengatakan, penggunaan aplikasi PeduliLindungi akan diperluas hingga mencakup hotel, restoran dan, kafe.

“Penggunaan aplikasi ini akan menyentuh penyelenggaraan MICE (sektor meeting, incentive, convention, dan exhibition) di hotel dan beberapa kegiatan pariwisata dan ekonomi kreatif lainnya,” tutur dia dalam Weekly Press Briefing virtual, mengutip Kompas.com, Senin (6/9/2021).

Dia melanjutkan, aplikasi tersebut akan memiliki filtering pengguna menggunakan kode warna yaitu hijau, kuning, merah, dan hitam.

Baca juga: Aplikasi PeduliLindungi di Hotel, Anak di Bawah 12 Tahun Bakal Sulit Menginap

Hitam menandakan bahwa pengguna belum divaksin. Sementara itu, hanya pengguna berwarna hijau dan kuning saja yang diizinkan berkegiatan, termasuk menginap di hotel.

Ia juga menambahkan bahwa pengguna dengan warna hitam dan merah akan diupayakan supaya menjadi hijau dan kuning. 

Syarat wajib menunjukkan bukti vaksin Covid-19 dapat membuat orangtua yang hendak staycation kesulitan membawa anak-anak mereka yang berusia di bawah 12 tahun.

Sekretaris Jenderal Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Maulana Yusran mengatakan, jika syarat ini sudah resmi ditetapkan, hotel-hotel akan semakin merugi.

Baca juga: Aplikasi PeduliLindungi Bakal Jadi Syarat Wajib di Hotel dan Restoran

“Merugikan sudah pasti. Kita sudah tahu sebenarnya total masyarakat Indonesia kan belum sampai 50 persen sudah divaksin,” jelas dia kepada Kompas.com, Selasa (7/9/2021).

Tidak hanya itu, menurutnya para pelancong yang menginap di hotel datang dari seluruh penjuru Indonesia dan tidak hanya dari Pulau Jawa maupun Bali.

“Itu terjadi perpindahan pada 34 provinsi. Berbagai macam daerah ada yang belum vaksinasi karena mungkin belum dapat fasilitas, atau orang mengidap penyakit tertentu. Anak kecil juga belum vaksin,” sambung Maulana.

Baca juga: Syarat Bukti Vaksin Jadi Kendala untuk Hotel di Jakarta

Senada dengan Maulana, Ketua Umum Indonesian Hotel Manager Association (IHGMA) I Gede Arya Pering menuturkan bahwa pemberlakuan syarat ini akan memberi dampak pada tingkat okupansi hotel.

Dia mengungkapkan bahwa pihaknya dengan senang hati menerima tamu yang sudah divaksin karena hal tersebut terbilang aman.

Kendati demikian, lanjutnya, perlu disadari bahwa perbandingan jumlah orang yang sudah divaksin dengan total masyarakat Indonesia belum seberapa.

Baca juga: Okupansi Hotel di Kota Batu Naik Imbas PPKM Surabaya Turun Level

“Dalam program vaksinasi juga ada yang tulus dan rela divaksin, ada yang masih menunggu untuk divaksin, ada juga yang punya paradigma ‘ngapain sih harus divaksin?’,” ujarnya ketika dihubungi secara terpisah.

Halaman:
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Masuk Tebet Eco Park Harus Daftar Lewat Aplikasi JAKI, Ini caranya

Masuk Tebet Eco Park Harus Daftar Lewat Aplikasi JAKI, Ini caranya

Travel Update
Harga Tiket dan Jam Buka Istana Gebang Blitar, Rumah Bung Karno Masa Remaja

Harga Tiket dan Jam Buka Istana Gebang Blitar, Rumah Bung Karno Masa Remaja

Travel Tips
Jelajah Pulau hingga Mangrove, Wisata Belitung untuk Delegasi G20

Jelajah Pulau hingga Mangrove, Wisata Belitung untuk Delegasi G20

Travel Update
Istana Gebang di Blitar, Berkunjung ke Rumah Bung Karno Masa Remaja

Istana Gebang di Blitar, Berkunjung ke Rumah Bung Karno Masa Remaja

Jalan Jalan
Tebet Eco Park Buka Lagi 15 Agustus 2022, Ini Aturan dan Cara Berkunjung

Tebet Eco Park Buka Lagi 15 Agustus 2022, Ini Aturan dan Cara Berkunjung

Travel Update
Kereta Zombie di LRT Jakarta Bakal Tambah Konsep Baru, Seperti Apa?

Kereta Zombie di LRT Jakarta Bakal Tambah Konsep Baru, Seperti Apa?

Travel Update
Tradisi Sedekah Laut Akan Jadi Agenda Wisata Daerah

Tradisi Sedekah Laut Akan Jadi Agenda Wisata Daerah

Travel Update
Saat Para Wisatawan Asing Belajar Menenun di Nagekeo NTT

Saat Para Wisatawan Asing Belajar Menenun di Nagekeo NTT

Jalan Jalan
6 Tips Main ke Wahana Train to Apocalypse di Kelapa Gading

6 Tips Main ke Wahana Train to Apocalypse di Kelapa Gading

Travel Tips
Lihat Mobil Kepresidenan Sejak Era Soekarno Bisa Mampir ke Sarinah

Lihat Mobil Kepresidenan Sejak Era Soekarno Bisa Mampir ke Sarinah

Travel Update
Ada 'Fashion Week' di Takengon Aceh, Bantu Promosi Wisata

Ada "Fashion Week" di Takengon Aceh, Bantu Promosi Wisata

Jalan Jalan
Serunya Berkelana Bareng Orang Asing, Pernah Coba?

Serunya Berkelana Bareng Orang Asing, Pernah Coba?

Travel Update
Karakter Ikonik di Pop Art Jakarta 2022! Dalang Pelo hingga Gatotkaca

Karakter Ikonik di Pop Art Jakarta 2022! Dalang Pelo hingga Gatotkaca

Jalan Jalan
Syarat Terbaru Pendakian Gunung Slamet via Bambangan, Siapkan Surat Dokter

Syarat Terbaru Pendakian Gunung Slamet via Bambangan, Siapkan Surat Dokter

Travel Tips
Pasar Seni Desa Kenalan Borobudur, Satukan Air Suci dari 3 Sumber Berbeda

Pasar Seni Desa Kenalan Borobudur, Satukan Air Suci dari 3 Sumber Berbeda

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.