Kompas.com - 30/09/2021, 09:09 WIB

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Malioboro Tak kunjung dapat QR Code PeduliLindungi. Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta pun akan membuat aplikasi sendiri untuk batasi pengunjung.

Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi mengatakan, Pemkot Yogyakarta telah melakukan uji coba aplikasi itu untuk membatasi pengunjung di kawasan Malioboro.

"Kita uji coba aplikasi sendiri untuk memonitor pengunjung karena Malioboro bukan destinasi wisata. Tetapi Malioboro sebagai kawasan bisnis dan ekonomi banyak orang datang kesana mau tidak mau kami harus memonitor," kata dia, Rabu (29/9/2021).

Baca juga: Syarat Masuk ke Malioboro dan Stasiun Tugu, Wajib Vaksin dan Pakai Masker

Heroe melanjutkan bahwa pada aplikasi yang dikelola Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta itu, pengunjung dibatasi waktu kunjungannya maksimal selama 2 jam dan dibatasi lama parkir kendaraannya maksimal selama 3 jam.

"Terutama untuk monitoring 2 jam di Malioboro dan maksimal parkir 3 jam. Kita uji coba pada minggu kemarin tetapi hasilnya saya belum mendapatkannya," ujar Heroe.

QR Code PeduliLindungi yang tak kunjung datang

Haroe mengungkapkan, aplikasi dibuat karena Pemkot Yogyakarta QR Code aplikasi PeduliLindungi terlalu lama. Ditambah lagi seluruh daerah di Indonesia mulai mengajukan penerbitan QR Code.

"Ya (lama menunggu) karena saya membayangkan seluruh Indonesia mengajukan QR Code pasti perlu waktu yang panjang. Kita di Kota Yogyakarta melihat kondisi yang ada, mau nggak mau kita pakai model aplikasi sendiri, pada weekend kemarin," ungkap dia.

Bregodo Jogo MalioboroDok. Situs Visiting Jogja Bregodo Jogo Malioboro

"Nama aplikasinya belum diumumkan, kemarin saya minta untuk mengubah nama aplikasi," kata dia.

Disinggung soal pembukaan destinasi wisata di Kota Yogyakarta, menurut dia saat ini tempat-tempat wisata mayoritas sudah siap untuk beroperasi karena telah memiliki sertifikat Cleanliness, Health, Safety, Environment (CHSE), dan sedang mengajukan QR Code.

"Para biro perjalanan yang membawa datang ke Yogyakarta juga harus patuh dengan ketentuan. Kita welcome saja, tidak ada masalah. Saya minta pada minggu kemarin agar destinasi wisata untuk memproses QR Code PeduliLindungi," katanya.

Baca juga: Dilarang Merokok Sembarangan di Malioboro, Dendanya Rp 7,5 Juta

Dengan menggunakan aplikasi PeduliLindungi dapat memberikan jaminan keamanan bagi wisatawan yang datang ke Yogyakarta dengan sudah tervaksin dan warga Kota Yogyakarta membuka tempat wisata dengan protokol kesehatan ketat.

"Jadi kita siapkan. Sebenarnya sudah banyak masyarakat yang mau masuk ke destinasi wisata. Karena masih level 3 belum semua buka, tetapi seluruhnya kita siap semuanya persyaratan QR Code pedulilindungi belum dapat," sambung Heroe.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Aktivitas di Plunyon Kalikuning, Lokasi Syuting KKN di Desa Penari

Aktivitas di Plunyon Kalikuning, Lokasi Syuting KKN di Desa Penari

Jalan Jalan
Menyusuri Sawah Terasering yang Instagramable di Perbukitan Flores

Menyusuri Sawah Terasering yang Instagramable di Perbukitan Flores

Jalan Jalan
Rute dan Jadwal Bus Uncal, Wisata Gratis Keliling Bogor

Rute dan Jadwal Bus Uncal, Wisata Gratis Keliling Bogor

Jalan Jalan
Tips Wisata ke Jembatan Gantung Terpanjang di Asia Tenggara di Bandung

Tips Wisata ke Jembatan Gantung Terpanjang di Asia Tenggara di Bandung

Travel Update
Desa Wisata Nglanggeran di Yogyakarta Dijadikan Foto Perangko

Desa Wisata Nglanggeran di Yogyakarta Dijadikan Foto Perangko

Travel Update
Lomba Lari dengan Suasana Bukit dan Pedesaan Asri di Kendal

Lomba Lari dengan Suasana Bukit dan Pedesaan Asri di Kendal

Travel Update
Dari Wisata Alam hingga Kuliner, Berikut 3 Kegiatan Menarik di Likupang

Dari Wisata Alam hingga Kuliner, Berikut 3 Kegiatan Menarik di Likupang

Jalan Jalan
Daftar Libur Nasional Juni sampai Desember 2022, Masih Ada 7 HariĀ 

Daftar Libur Nasional Juni sampai Desember 2022, Masih Ada 7 HariĀ 

Travel Update
Jelajah Surga Wisata Air Terjun di Flores Barat NTT, Ada Cerita Mistis

Jelajah Surga Wisata Air Terjun di Flores Barat NTT, Ada Cerita Mistis

Jalan Jalan
Harga Tiket Rengganis Suspension Bridge, Gratis untuk Warga 3 Kecamatan Ini

Harga Tiket Rengganis Suspension Bridge, Gratis untuk Warga 3 Kecamatan Ini

Travel Tips
Terus Mimpi Buruk, Pencuri Kembalikan Patung Curian ke Kuil di India

Terus Mimpi Buruk, Pencuri Kembalikan Patung Curian ke Kuil di India

Travel Update
Harga Tiket Masuk dan Jam Buka Air Terjun Kapas Biru Lumajang

Harga Tiket Masuk dan Jam Buka Air Terjun Kapas Biru Lumajang

Travel Tips
Air Terjun Kapas Biru Lumajang yang Berselimut Kabut, Bagai di Negeri Khayangan

Air Terjun Kapas Biru Lumajang yang Berselimut Kabut, Bagai di Negeri Khayangan

Jalan Jalan
Jangan Pakai Brankas Kamar Hotel, Mudah Dibobol Hanya dengan Cara Ini

Jangan Pakai Brankas Kamar Hotel, Mudah Dibobol Hanya dengan Cara Ini

Travel Tips
Bukan di Atas Ombak Laut Lepas, Begini Keseruan Bono Surfing di Sungai Kampar Riau

Bukan di Atas Ombak Laut Lepas, Begini Keseruan Bono Surfing di Sungai Kampar Riau

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.