Kompas.com - 18/10/2021, 12:16 WIB
Kampung Budaya Betawi Setu Babakan di Jagakarsa, Jakarta Selatan, Minggu (17/10/2021). kompas.com / Nabilla RamadhianKampung Budaya Betawi Setu Babakan di Jagakarsa, Jakarta Selatan, Minggu (17/10/2021).

 

KOMPAS.com – Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan di Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan, merupakan salah satu pilihan tempat wisata bagi warga Jabodetabek. 

Selain menawarkan kegiatan wisata budaya melalui rumah adat Betawi, ada juga wisata alam dengan kegiatan wisata di Danau Setu Babakan.

Jika ingin berkunjung namun masih ragu, berikut hal-hal menarik yang terdapat di Setu Babakan yang Kompas.com rangkum, Senin (18/10/2021):

Baca juga: Setu Babakan Sudah Buka, Area Danau Dibatasi

1. Kantor pengelola dengan gaya bangunan khas Betawi

Saat memasuki pintu gerbang kawasan Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan, pada sisi kiri jalur terletak sebuah bangunan bergaya khas bangunan Betawi.

Adapun, bangunan tersebut merupakan kantor pengelola kawasan wisata Setu Babakan yang dapat dikunjungi oleh wisatawan untuk berfoto-foto di bagian depannya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kampung Budaya Betawi Setu Babakan di Jagakarsa, Jakarta Selatan, Minggu (17/10/2021).kompas.com / Nabilla Ramadhian Kampung Budaya Betawi Setu Babakan di Jagakarsa, Jakarta Selatan, Minggu (17/10/2021).

Pada bagian depan bangunan terdapat beberapa kursi, tempat duduk yang lebar untuk lesehan, serta deretan alat musik yang digunakan oleh masyarakat Betawi dalam pentas seni tradisioinal.

Ada juga sebuah area lapangan yang luas yang bisa digunakan oleh wisatawan berusia 12 tahun ke atas untuk bermain. Misalnya lari-larian atau kejar-kejaran.

Terkait wisatawan berusia 12 tahun ke atas, hal ini lantaran Setu Babakan belum mengizinkan wisatawan di bawah usia tersebut untuk berkunjung sejak dibuka kembali pada awal September 2021.

Baca juga: Museum Setu Babakan Masih Sepi, Hanya Dikunjungi 46 Orang sejak Pagi

2. Rumah adat di tepi kolam

Kawasan wisata Setu Babakan memiliki enam rumah adat Betawi yang mencakup empat tipe rumah adat Betawi.

“Di sini ada empat tipe rumah adat Betawi. Tipe gudang, tipe kebaya, tipe joglo, dan tipe pesisir. Yang membedakan fungsinya dan bentuk atapnya,” kata seorang pemandu wisata bernama Yoga di Museum Setu Babakan, Jakarta, Minggu (17/10/2021).

Rumah adat Betawi di tempat itu letaknya berada di tepi kolam yang dihiasi oleh bunga teratai, pepohonan, tumbuhan, dan air mancur.

Kampung Budaya Betawi Setu Babakan di Jagakarsa, Jakarta Selatan, Minggu (17/10/2021).kompas.com / Nabilla Ramadhian Kampung Budaya Betawi Setu Babakan di Jagakarsa, Jakarta Selatan, Minggu (17/10/2021).

Wisatawan dapat berswafoto ria di bagian depan rumah adat, atau jalan-jalan santai di tepi kolam sambil menikmati semilir angin yang berhembus.

Baca juga: Museum Setu Babakan Batasi Kunjungan, Hanya di Lantai 1

3. Amfiteater dengan suasana sejuk

Amfiteater di Setu Babakan berlokasi tepat di bagian belakang Museum Setu Babakan, dan di belakang area kolam.

Kampung Budaya Betawi Setu Babakan di Jagakarsa, Jakarta Selatan, Minggu (17/10/2021).kompas.com / Nabilla Ramadhian Kampung Budaya Betawi Setu Babakan di Jagakarsa, Jakarta Selatan, Minggu (17/10/2021).

Sebelum pandemi Covid-19, sebuah panggung di tengah kolam amfiteater kerap dijadikan sebagai tempat perhelatan pentas seni kebudayaan khas Betawi seperti lenong dan tari-tarian Betawi.

Meski saat ini acara tersebut belum diselenggarakan, pengunjung tetap bisa memasuki area amfiteater untuk duduk-duduk di tribun sambil menikmati udara sejuk.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Update Daftar Daerah PPKM Terbaru di Jawa dan Bali

Update Daftar Daerah PPKM Terbaru di Jawa dan Bali

Travel Update
Semua Pintu Masuk Wisata Gunung Bromo Buka Lagi per 30 November 2021

Semua Pintu Masuk Wisata Gunung Bromo Buka Lagi per 30 November 2021

Travel Update
Aturan Perjalanan PPKM Level 3 Nataru, Wajib Bawa SKM

Aturan Perjalanan PPKM Level 3 Nataru, Wajib Bawa SKM

Travel Update
Pendaki Gunung Lawu via Karanganyar Wajib Pakai Sepatu Gunung

Pendaki Gunung Lawu via Karanganyar Wajib Pakai Sepatu Gunung

Travel Update
Turis Indonesia Sudah Bisa ke Singapura, Syaratnya Siapkan Asuransi Rp 315 Juta

Turis Indonesia Sudah Bisa ke Singapura, Syaratnya Siapkan Asuransi Rp 315 Juta

Travel Update
5 Tips Wisata di Puncak Kuik Ponorogo agar Puas Nikmati Keindahannya

5 Tips Wisata di Puncak Kuik Ponorogo agar Puas Nikmati Keindahannya

Travel Tips
Rute ke Candi Sukuh, Sekitar 45 dari Pusat Kabupaten Karanganyar

Rute ke Candi Sukuh, Sekitar 45 dari Pusat Kabupaten Karanganyar

Travel Tips
5 Tips ke Puncak Kuik Ponorogo, Waspada Jalan Menanjak Terjal dan Berkelok

5 Tips ke Puncak Kuik Ponorogo, Waspada Jalan Menanjak Terjal dan Berkelok

Travel Tips
Candi Sukuh Karanganyar, Sekilas Mirip Piramida Suku Maya di Meksiko

Candi Sukuh Karanganyar, Sekilas Mirip Piramida Suku Maya di Meksiko

Jalan Jalan
Perbatasan Internasional Dibuka, Garuda Indonesia Kerja Sama dengan Singapore Airlines

Perbatasan Internasional Dibuka, Garuda Indonesia Kerja Sama dengan Singapore Airlines

Travel Update
Tiga Kabupaten Penyangga Borobudur Ciptakan Tarian Bersama

Tiga Kabupaten Penyangga Borobudur Ciptakan Tarian Bersama

Travel Update
Charter Flight Bukan Jawaban, Penerbangan ke Bali untuk Turis Asing Harus Bisa Transit

Charter Flight Bukan Jawaban, Penerbangan ke Bali untuk Turis Asing Harus Bisa Transit

Travel Update
Harga Tiket Masuk Candi Sukuh, Candi Tanpa Stupa di Karanganyar

Harga Tiket Masuk Candi Sukuh, Candi Tanpa Stupa di Karanganyar

Jalan Jalan
Sandiaga Tanggapi Surat Terbuka Soal Pariwisata untuk Presiden Jokowi dari IINTOA

Sandiaga Tanggapi Surat Terbuka Soal Pariwisata untuk Presiden Jokowi dari IINTOA

Travel Update
Belajar dari Krisis, Saatnya Membangun Resiliensi Sektor Wisata

Belajar dari Krisis, Saatnya Membangun Resiliensi Sektor Wisata

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.