Kompas.com - 17/10/2021, 19:21 WIB
Museum Setu Babakan di Jakarta, Minggu (17/10/2021). kompas.com / Nabilla RamadhianMuseum Setu Babakan di Jakarta, Minggu (17/10/2021).

KOMPAS.com - Museum Setu Babakan di Jagakarsa, Jakarta Selatan sudah dibuka kembali melalui tahap uji coba sejak awal September 2021.

Kompas.com sempat berkunjung ke kawasan wisata di Ciganjur ini pada Minggu (17/10/2021). Namun, kunjungan wisata pada kawasan tersebut hanya terbatas pada museum dan tidak mencakup danau.

"Tujuannya untuk apa? Kalau untuk wisata, check-in dulu di PeduliLindungi sini (pintu gerbang masuk). Nanti kunjungan wisata hanya sebatas area luar dan museum saja ya, belum boleh ke danau," kata salah seorang petugas pintu gerbang yang enggan disebut namanya kepada Kompas.com di Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan, Jakarta, pada Minggu.

Baca juga: Setu Babakan Sudah Buka, Area Danau Dibatasi

Setibanya di kawasan Setu Babakan, tepatnya di area parkiran dekat museum, terpantau kunjungan masih sepi.

Tidak hanya di area parkir kendaraan, keadaan terpantau sepi di area kantor pengelola, area rumah adat Betawi, area amfiteater yang terletak di belakang deretan rumah adat, dan area menuju pintu masuk menuju kawasan danau.

Baca juga: Itinerary 3 Hari 2 Malam di DKI Jakarta, Wisata Budaya di TMII

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kompas.com coba berkunjung ke museum. Meski sudah check-in di pintu gerbang, petugas museum tetap akan mengecek apakah wisatawan benar sudah check-in di PeduliLindungi atau belum.

Sepinya Museum Setu Babakan

Kunjungan ke museum dilakukan pada pukul 13.39 WIB. Saat itu, tidak ada pengunjung selain Kompas.com.

"Hingga tadi total kunjungan dari pagi pukul 09.00 WIB saya hitung ada 30 pengunjung," ujar seorang petugas museum bernama Wardah saat itu.

Museum Setu Babakan di Jakarta, Minggu (17/10/2021).kompas.com / Nabilla Ramadhian Museum Setu Babakan di Jakarta, Minggu (17/10/2021).

Dia melanjutkan, kunjungan sempat bertambah menjadi 36 orang sebelum menjadi 46 orang termasuk Kompas.com.

Wardah menjelaskan bahwa selama uji coba pembukaan, kunjungan wisatawan ke Museum Setu Babakan berbeda jauh dari sebelum pandemi Covid-19.

"Sebelum pandemi, kunjungan paling ramai setiap akhir pekan. Bisa sampai ratusan kalau diakumulasi. Tapi selama uji coba ini tidak banyak karena kami juga membatasi kunjungan untuk anak berusia di bawah 12 tahun," tutur dia.

Baca juga: 10 Pantai Dekat Jakarta, Cocok untuk Para Pencinta Ketenangan

Lebih lanjut, kunjungan wisata juga dibatasi hanya di Lantai 1 saja sementara Lantai 2 ditutup untuk sementara waktu dan Lantai 3 tengah direnovasi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semua Pintu Masuk Wisata Gunung Bromo Buka Lagi per 30 November 2021

Semua Pintu Masuk Wisata Gunung Bromo Buka Lagi per 30 November 2021

Travel Update
Aturan Perjalanan PPKM Level 3 Nataru, Wajib Bawa SKM

Aturan Perjalanan PPKM Level 3 Nataru, Wajib Bawa SKM

Travel Update
Pendaki Gunung Lawu via Karanganyar Wajib Pakai Sepatu Gunung

Pendaki Gunung Lawu via Karanganyar Wajib Pakai Sepatu Gunung

Travel Update
Turis Indonesia Sudah Bisa ke Singapura, Syaratnya Siapkan Asuransi Rp 315 Juta

Turis Indonesia Sudah Bisa ke Singapura, Syaratnya Siapkan Asuransi Rp 315 Juta

Travel Update
5 Tips Wisata di Puncak Kuik Ponorogo agar Puas Nikmati Keindahannya

5 Tips Wisata di Puncak Kuik Ponorogo agar Puas Nikmati Keindahannya

Travel Tips
Rute ke Candi Sukuh, Sekitar 45 dari Pusat Kabupaten Karanganyar

Rute ke Candi Sukuh, Sekitar 45 dari Pusat Kabupaten Karanganyar

Travel Tips
5 Tips ke Puncak Kuik Ponorogo, Waspada Jalan Menanjak Terjal dan Berkelok

5 Tips ke Puncak Kuik Ponorogo, Waspada Jalan Menanjak Terjal dan Berkelok

Travel Tips
Candi Sukuh Karanganyar, Sekilas Mirip Piramida Suku Maya di Meksiko

Candi Sukuh Karanganyar, Sekilas Mirip Piramida Suku Maya di Meksiko

Jalan Jalan
Perbatasan Internasional Dibuka, Garuda Indonesia Kerja Sama dengan Singapore Airlines

Perbatasan Internasional Dibuka, Garuda Indonesia Kerja Sama dengan Singapore Airlines

Travel Update
Tiga Kabupaten Penyangga Borobudur Ciptakan Tarian Bersama

Tiga Kabupaten Penyangga Borobudur Ciptakan Tarian Bersama

Travel Update
Charter Flight Bukan Jawaban, Penerbangan ke Bali untuk Turis Asing Harus Bisa Transit

Charter Flight Bukan Jawaban, Penerbangan ke Bali untuk Turis Asing Harus Bisa Transit

Travel Update
Harga Tiket Masuk Candi Sukuh, Candi Tanpa Stupa di Karanganyar

Harga Tiket Masuk Candi Sukuh, Candi Tanpa Stupa di Karanganyar

Jalan Jalan
Sandiaga Tanggapi Surat Terbuka Soal Pariwisata untuk Presiden Jokowi dari IINTOA

Sandiaga Tanggapi Surat Terbuka Soal Pariwisata untuk Presiden Jokowi dari IINTOA

Travel Update
Belajar dari Krisis, Saatnya Membangun Resiliensi Sektor Wisata

Belajar dari Krisis, Saatnya Membangun Resiliensi Sektor Wisata

Travel Update
Kunjungan Turis Asing ke Indonesia Naik 1,41 Persen pada September 2021

Kunjungan Turis Asing ke Indonesia Naik 1,41 Persen pada September 2021

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.