Kompas.com - 21/11/2021, 09:44 WIB

KOMPAS.comTuris asing asal Swedia, khususnya mereka para backpacker, ternyata suka datang ke Bali. Adapun mereka berwisata secara ringkas, hanya membawa tas ransel saja.

Pernyataan itu disampaikan Duta Besar Swedia untuk Indonesia Marina Berg dalam konferensi pers online, Kamis (18/11/2021).

“Pada umumnya, orang Swedia suka sekali ke Bali, terutama backpacker,” kata dia dilansir dari Antara.

Baca juga: Bali Masuk Daftar 30 Warisan Dunia UNESCO Terpopuler di Instagram 2021

Saat ini pun Swedia merupakan salah satu negara yang diizinkan pemerintah Indonesia untuk melakukan penerbangan internasional ke Bali.

Pihak pemerintah Swedia juga menilai bahwa situasi du Bali sudah cukup aman bagi warganya untuk berwisata.

Bali sambut turis asing dari 19 negara

Sementara itu, saat ini Bali sudah menyambut turis asing dari 19 negara yang dipilih sesuai standar Badan Kesehatan Dunia (WHO) karena memiliki kasus Covid-19 di level 1 dan 2, serta angka positive rate-nya rendah.

Ke-19 negara itu adalah Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Selandia Baru, Kuwait, Bahrain, Qatar, China, India, Jepang, Korea Selatan, Liechtenstein, Italia, Perancis, Portugal, Spanyol, Swedia, Polandia, Hungaria, dan Norwegia.

Ilustrasi Bali - Para umat Hindu sedang melakukan ritual di Pura Tirta Empul, Gianyar, Bali.SHUTTERSTOCK / Viktoriya Krayn Ilustrasi Bali - Para umat Hindu sedang melakukan ritual di Pura Tirta Empul, Gianyar, Bali.

Turis asing yang datang ke Bali pun kini wajib menjalani karantina selama tiga hari. Namun, Dinas Pariwisata Bali mengusulkan agar waktu karantina dikurangi menjadi satu hari guna makin menarik minat turis asing.

Selain itu, lima negara juga diusulkan untuk diizinkan masuk ke Bali. Kelima negara itu adalah Australia, Amerika Serikat, Rusia, Jerman, dan Inggris.

Baca juga: 10 Tempat Wisata Pantai Tersembunyi di Bali, Indah dan Sepi

Mereka juga telah siap menyambut wisatawan nusantara dan mancanegara, khususnya menjelang momen libur Natal dan tahun baru (Nataru).

Salah satu upaya adalah melakukan pengetatan di tempat wisata Bali yang sudah memiliki sertifikat kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan keberlanjutan lingkungan (CHSE).

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber Antara


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.