Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Nara Park Bandung, Tempat Nongkrong "Instagenic" untuk Semua Usia

Kompas.com - 11/01/2022, 16:26 WIB
Faqihah Muharroroh Itsnaini,
Nabilla Tashandra

Tim Redaksi

 

Menu Nara Park Bandung

Di sini, pengunjung bisa menemukan beragam jenis hidangan, seperti Western, Japanese, pasta khas Italia, hingga makanan tradisional khas Indonesia.

Pilihan tempat makan yang bisa dinikmati yaitu Foresta Coffee, Pamor Restaurant, Torigen Teppanyaki Bar dan Torigen Izakaya, Porto Bistreau, Nanny’s Pavillon, Oval Bar and Lounge, Pino Bakehouse dan Pino Terrace, serta Pinetta Pizza.

Baca juga: Hutan Menyala, Wisata Malam di Tahura Djuanda Bandung yang Penuh Warna

“Bebas duduk dimana saja, tapi kasir kami menjadi satu titik. Ada kasir utama di Oval dan kasir kedua di Foresta,” jelas Herlina.

Untuk beberapa outlet seperti Pino Terrace, Oval Bar and Lounge, serta Foresta Coffee sudah dibuka dari pukul 07.00, sementara sisanya baru beroperasi pukul 10.00 WIB.

Aktivitas di Nara Park Bandung

Nara Park Rancabentang, BandungInstagram/@narabandung Nara Park Rancabentang, Bandung

Tak hanya menyantap hidangan sambil berkumpul, ada beberapa alternatif aktivitas di Nara Park Bandung.

Pengunjung bisa melihat dan memberi makan hewan-hewan kecil yaitu kura-kura, landak, dan kelinci. Kegiatan ini sangat diminati oleh anak-anak, apalagi karena tersedia area di sekitar yang bisa menjadi taman bermain.

Selain itu, meski tidak ada spot foto khusus, bangunan dan penataan setiap sudut makan di Nara Park punya bentuk yang unik. Sehingga, cocok dijadikan untuk tempat berfoto yang Instagenic.

Baca juga: Bersantap Cantik di Kafe DPakar Sambil Nikmati Indahnya Sudut Bandung

Untuk hiburan, ada live music rutin yang diadakan setiap hari Senin, Rabu, dan Jumat pukul 17.00. 

Kegiatan outbond atau event khusus seperti wedding, gathering, meeting, dan lainnya juga bisa dilakukan melalui reservasi.

Fasilitas di Nara Park Bandung

Ada berbagai alternatif lokasi makan yang bisa dicoba pengunjung, seperti di beanbag ala piknik atau kursi di ruangan terbuka yang menyatu dengan alam.

Nara Park juga menyediakan ruang rapat berkapasitas 15-200 orang, yang bisa dijadikan lokasi penyelenggaraan acara.

Selain itu, ada pula ballroom yang lokasinya agak terpisah dari area makan.

Baca juga: Wisata Alam Sevillage Puncak, Tempat Glamping dengan Panorama Gunung Pangrango

“Kami juga punya lahan parkir luas yang terpisah, ada di Jalan Gunung Agung, lokasinya di atas Nara Park. Itu sudah free parking, free valet, dan free shuttle bus,” kata Herlina.

Jadi, pengunjung yang merasa lahan parkir depan terlalu sempit atau sudah ramai, bisa beralih ke tempat parkir satu lagi. Ada shuttle bus yang akan mengantar-jemput pengunjung yang parkir di tempat tersebut.

Lokasi dan jam buka Kana Park Bandung

Nara Park berada di Jalan Rancabentang No.28, Ciumbuleuit, Kecamatan Cidadap, Kota Bandung, Jawa Barat.

Lokasinya cukup dekat dengan sejumlah lokasi wisata seperti Rabbit Town, Taman Hutan Raya Djuanda, Dago Dreampark, hingga Kawasan Punclut.

Waktu operasional tempat ini adalah setiap hari pukul 07.00 - 21.00 WIB.

Baca juga: Ruang Lapang, Kafe di Bandung dengan Pemandangan Tangkuban Perahu

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pengalaman ke Pasar Kreatif Jawa Barat, Tempat Nongkrong di Bandung

Pengalaman ke Pasar Kreatif Jawa Barat, Tempat Nongkrong di Bandung

Jalan Jalan
Libur Panjang Waisak 2024, KAI Operasikan 20 Kereta Api Tambahan

Libur Panjang Waisak 2024, KAI Operasikan 20 Kereta Api Tambahan

Travel Update
Pasar Kreatif Jawa Barat: Daya Tarik, Jam Buka, dan Tiket Masuk

Pasar Kreatif Jawa Barat: Daya Tarik, Jam Buka, dan Tiket Masuk

Travel Update
Berkunjung ke Pantai Nangasule di Sikka, NTT, Ada Taman Baca Mini

Berkunjung ke Pantai Nangasule di Sikka, NTT, Ada Taman Baca Mini

Jalan Jalan
10 Wisata Malam di Semarang, Ada yang 24 Jam

10 Wisata Malam di Semarang, Ada yang 24 Jam

Jalan Jalan
Tanggapi Larangan 'Study Tour', Menparekraf: Boleh asal Tersertifikasi

Tanggapi Larangan "Study Tour", Menparekraf: Boleh asal Tersertifikasi

Travel Update
Ada Rencana Kenaikan Biaya Visa Schengen 12 Persen per 11 Juni

Ada Rencana Kenaikan Biaya Visa Schengen 12 Persen per 11 Juni

Travel Update
Kasus Covid-19 di Singapura Naik, Tidak ada Larangan Wisata ke Indonesia

Kasus Covid-19 di Singapura Naik, Tidak ada Larangan Wisata ke Indonesia

Travel Update
Museum Kebangkitan Nasional, Saksi Bisu Semangat Pelajar STOVIA

Museum Kebangkitan Nasional, Saksi Bisu Semangat Pelajar STOVIA

Travel Update
World Water Forum 2024 Diharapkan Dorong Percepatan Target Wisatawan 2024

World Water Forum 2024 Diharapkan Dorong Percepatan Target Wisatawan 2024

Travel Update
Tebing di Bali Dikeruk untuk Bangun Hotel, Sandiaga: Dihentikan Sementara

Tebing di Bali Dikeruk untuk Bangun Hotel, Sandiaga: Dihentikan Sementara

Travel Update
Garuda Indonesia dan Singapore Airlines Kerja Sama untuk Program Frequent Flyer

Garuda Indonesia dan Singapore Airlines Kerja Sama untuk Program Frequent Flyer

Travel Update
5 Alasan Pantai Sanglen di Gunungkidul Wajib Dikunjungi

5 Alasan Pantai Sanglen di Gunungkidul Wajib Dikunjungi

Jalan Jalan
Pantai Lakey, Surga Wisata Terbengkalai di Kabupaten Dompu

Pantai Lakey, Surga Wisata Terbengkalai di Kabupaten Dompu

Travel Update
Bali yang Pas untuk Pencinta Liburan Slow Travel

Bali yang Pas untuk Pencinta Liburan Slow Travel

Travel Tips
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com