Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cerita Ramadhan dari Belanda, Puasa yang Panjang dan Rindu Berburu Takjil

Kompas.com - 13/04/2022, 17:51 WIB
Wasti Samaria Simangunsong ,
Ni Nyoman Wira Widyanti

Tim Redaksi

Sahur dan berbuka puasa di Belanda

Dari beberapa cerita WNI yang berpuasa di negara Eropa lain, mereka cukup kesulitan mencari makanan halal untuk sahur dan berbuka.

Namun, Awang menganggap hal ini tidak begitu merepotkan.

"Makanan untuk buka puasa, bagi saya yang nge-kos kayak gini enggak terlalu ribet, paling masak nasi, terus masak apa yang bisa dimasak, kadang kalau enggak sempat ngapa-ngapain, mi instan jadi solusi," tutur Awang.

"Cuma sangat terbantu kalau ada acara ngumpul-ngumpul buka puasa bersama, ada yang masak, itu biasanya dibungkusin untuk buka puasa beberapa hari ke depan," sambungnya.

Baca juga: Cerita WNI Jalani Puasa Ramadhan di Turki, Ini 5 Hal Unik yang Dialami

Rindu berburu takjil di Yogyakarta

Pria berusia 33 tahun ini tak menampik, ada perasaan rindu akan suasana Bulan Ramadhan di kampung halaman, Yogyakarta.

"Sebenarnya tantangan paling besar itu rasa kangen untuk berpuasa di Jogja karena saya asli Jogja," ujarnya.

Awang lantas bercerita sedikit, kilas balik saat dirinya menjalankan ibadah puasa bersama orang-orang terdekat, di Kota Istimewa itu.

"Kalau dulu di Jogja teman-teman banyak, mau buka puasa gitu ramai-ramai jajan ke Lembah (kantin Universitas Gadjah Mada), atau kalau misalnya lagi sendiri pulang ke rumah, dan buka puasa bareng keluarga, rasanya kan asik ya," kenangnya.

Baca juga: Cerita WNI Puasa di Wakayama Jepang, Tak Ada Azan sebab Masjid Jauh

Menurut Awang, rasa yang tidak tergantikan selama bulan Ramadhan di kampung halaman, ialah ketika ia bisa berbuka puasa, sama-sama melepas lapar dan haus dengan orang-orang terdekat.

"Dari tahun 2020 saya puasa di sini, itu sih yang paling dirindukan, udah berapa kali Ramadhan saya enggak di Jogja, jadi terasa rindunya," pungkas Awang.

Baca juga: Pengalaman Puasa WNI di Okinawa Jepang, Wajib Atur Waktu Istirahat

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pasar Antik Cikapundung, Tempat Pencinta Barang Lawas di Bandung

Pasar Antik Cikapundung, Tempat Pencinta Barang Lawas di Bandung

Jalan Jalan
KONI Dorong Kota Malang Menjadi Destinasi Sport Tourism

KONI Dorong Kota Malang Menjadi Destinasi Sport Tourism

Travel Update
Koryu Space Japan Foundation: Lokasi, Jam Buka, dan Harga Tiket Masuk

Koryu Space Japan Foundation: Lokasi, Jam Buka, dan Harga Tiket Masuk

Travel Tips
Koryu Space Japan Foundation, Working Space Gratis di Jakarta

Koryu Space Japan Foundation, Working Space Gratis di Jakarta

Travel Update
 Legaran Svarnadvipa di Tanah Datar Sumbar, Pertunjukkan Seni untuk Korban Bencana

Legaran Svarnadvipa di Tanah Datar Sumbar, Pertunjukkan Seni untuk Korban Bencana

Travel Update
Pengalaman ke Hutan Kota Babakan Siliwangi Bandung, Menyejukkan Mata

Pengalaman ke Hutan Kota Babakan Siliwangi Bandung, Menyejukkan Mata

Jalan Jalan
Taman Sejarah Bandung: Daya Tarik, Jam Buka, dan Tiket Masuk

Taman Sejarah Bandung: Daya Tarik, Jam Buka, dan Tiket Masuk

Jalan Jalan
Cara ke Pasar Antik Cikapundung di Bandung Naik DAMRI dan Angkot

Cara ke Pasar Antik Cikapundung di Bandung Naik DAMRI dan Angkot

Travel Tips
Larangan 'Study Tour' Disebut Tak Berdampak pada Pariwisata Dieng

Larangan "Study Tour" Disebut Tak Berdampak pada Pariwisata Dieng

Travel Update
Daftar Tanggal Merah dan Cuti Bersama Juni 2024, Bisa Libur 4 Hari

Daftar Tanggal Merah dan Cuti Bersama Juni 2024, Bisa Libur 4 Hari

Travel Update
Ada Anggapan Bali Dijajah Turis Asing, Menparekraf Tidak Setuju

Ada Anggapan Bali Dijajah Turis Asing, Menparekraf Tidak Setuju

Travel Update
Ada Kecelakaan Bus 'Study Tour' Lagi, Sandiaga: Akan Ada Sanksi Tegas

Ada Kecelakaan Bus "Study Tour" Lagi, Sandiaga: Akan Ada Sanksi Tegas

Travel Update
Jadwal Kereta Wisata Ambarawa Relasi Ambarawa-Tuntang Juni 2024

Jadwal Kereta Wisata Ambarawa Relasi Ambarawa-Tuntang Juni 2024

Travel Update
Itinerary 2 Hari 1 Malam di Badui Dalam, Bertemu Warga dan ke Mata Air

Itinerary 2 Hari 1 Malam di Badui Dalam, Bertemu Warga dan ke Mata Air

Itinerary
3 Aktivitas di Taman Sejarah Bandung, Nongkrong Sambil Belajar Sejarah

3 Aktivitas di Taman Sejarah Bandung, Nongkrong Sambil Belajar Sejarah

Jalan Jalan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com