Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Touring Mini Cooper Indonesia, Upaya Bangkitkan Wisata Jawa Tengah

Kompas.com - 19/06/2022, 16:04 WIB
Dian Ade Permana,
Anggara Wikan Prasetya

Tim Redaksi

UNGARAN, KOMPAS.com - Mulai terkendalinya Covid-19 dan kelonggaran aturan perjalanan, menjadikan klub-klub otomotif mulai melakukan salah satu hobi wajibnya.

salah satunya adalah touring ke berbagai daerah untuk mengunjungi tempat wisata, merasakan kenikmatan kuliner, dan berbagi pengalaman dengan sesama dalam kegiatan sosial.

Komunitas pencinta mobil Mini Cooper yang tergabung dalam Mini Inc pun tidak mau ketinggalan.

Baca juga: 10 Wisata Jepara, Ada Museum Kartini dan Taman Air Terbesar di Jateng

Berangkat dari Jakarta (17/6/2022) dan selesai Minggu (19/6/2022), sebanyak 30 mobil Mini Cooper berkeliling ke Kabupaten Semarang, Salatiga, Yogyakarta, Temanggung.

Tujuannya antara lain Obelix Hills, Kampoeng Kopi Banaran, Waroeng Jadul, dan kompleks perkantoran Pemkot Salatiga.

Ketua Mini Inc Irwan Suwandi mengatakan, touring kali ini memiliki tujuan menyolidkan anggota dalam bingkai kebersamaan.

Coffe Camp bagi yang ingin berkemah di perkebunan kopi, kawasan Kampoeng Kopi BanaranDok. Kampoeng Kopi Banaran Coffe Camp bagi yang ingin berkemah di perkebunan kopi, kawasan Kampoeng Kopi Banaran

"Karena itu, yang ikut tidak hanya anggota, tapi beserta keluarganya. Peserta tertua 68 tahun dan yang termuda 20 tahun," kata dia, Sabtu (18/6/2022) di Kampoeng Kopi Banaran.

Touring dengan Mini Cooper

Dikatakan Irwan, tujuan mengajak keluarga karena selain berwisata, juga ada unsur edukasi yang ditanamkan.

"Seperti di Banaran ini, ada perkebunan kopi, kita jadi tahu dan pengetahuan bertambah soal kopi. Termasuk juga fasilitas lain yang mendukung, ada untuk kegiatan outdoor bersama keluarga juga," ungkapnya.

Dia menilai Mini adalah jenis mobil yang unik, karena bisa dipakai harian, tapi saat dipakai touring juga terasa nyaman.

Baca juga: 5 Gunung Tertinggi di Jawa Tengah, Mana yang Sudah Kamu Daki?

"Hitungan waktu tempuh dari Jakarta delapan jam, tapi kita sampai kisaran lima jam. Tentu selain kondisi mesin yang baik, pengemudi juga sehat," ungkapnya.

Irwan juga menegaskan bahwa saat berkendara, anggotanya tidak ada yang ugal-ugalan serta menerapkan toleransi dengan pengguna jalan yang lain. 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com