Kompas.com - 14/09/2022, 22:21 WIB

KOMPAS.com - Telah beredar video viral seorang wisatawan mancanegara yang buang air kecil sembarangan di kawasan Gunung Bromo, padahal kawasan tersebut dinilai sakral oleh masyarakat suku tengger.

Menurut Kepala Sub Bagian Data Evaluasi Pelaporan dan Kehumasan Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BBTNBTS), Sarif Hidayat, terdapat lebih dari satu toilet umum di kawasan Gunung Bromo.

Baca juga:

"Di belakang Pura Poten juga ada," tutur Sarif kepada Kompas.com, Rabu (14/9/2022).

Adapun aturan-aturan berkunjung ke kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) sudah dimuat di situs web resminya, termasuk dalam bahasa Inggris.

"Di booking online Bromo dan Semeru, saya kira sudah clear (jelas). Bisa cek bookingbromo.bromotenggersemeru.org," katanya.

Baca juga: Wisatawan Rekam Video di Bromo Diminta Bayar Rp 50.000, Ini Ketentuannya

Panorama hamparan padang pasir di kaldera Gunung Bromo, dilihat dari Pos Bantengan di Desa Ranu Pani, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Senin (9/5/2016).(KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNG) Panorama hamparan padang pasir di kaldera Gunung Bromo, dilihat dari Pos Bantengan di Desa Ranu Pani, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Senin (9/5/2016).

Secara umum aturan yang berlaku adalah sebagai berikut:

  • Pengunjung wajib memperhatikan dan menaati pilihan site kunjungan destinasi wisata TNBTS, sesuai dengan site pada tiket masuk yang telah dipesan melalui booking online.
  • SOP (Prosedur Operasi Standar) kunjungan wisata alam di TNBTS tetap harus dipedomani dan diterapkan secara ketat dan teratur.
  • Protokol kesehatan juga bagi pelaku usaha harus diterapkan secara ketat dan teratur dengan mempedomani dan memperhatikan kriteria health, hygine, security, dan safety.
  • Larangan masuk kawasan TNBTS untuk ibu hamil.
  • Pengunjung sudah divaksinasi (minimal dosis pertama) dengan menunjukkan sertifikat vaksin atau hasil negatif tes antigen/PCR sesuai ketentuan.
  • Pengunjung dan para pelaku usaha wajib memakai masker, membawa hand sanitizer dan/atau sabun cair untuk membersihkan tangan, dan menjaga jarak serta tidak berkerumun.
  • Membawa kantung kresek kecil berwarna kuning untuk membuang masker.
  • Membeli tiket masuk secara online melalui situs https://bookingbromo.bromotenggersemeru.org sesuai dengan ketersediaan kuota. Tidak ada pembelian langsung untuk masuk kawasan TNBTS.
  • Dilarang mengambil, memetik, memotong tumbuhan dan/atau bagian-bagiannya, serta benda-benda lainnya.
  • Dilarang menangkap, melukai dan/atau membunuh satwa yang ada dalam kawasan atau membawa binatang ke dalam maupun keluar kawasan.
  • Dilarang membawa minuman keras atau beralkohol, obat-obatan terlarang, alat musik, dan sejenisnya, alat elektronik, senjata api, senapan angin, bahan peledak, dan senjata tajam lainnnya.
  • Dilarang membawa bahan detergen dan bahan pencemaran lainnya yang membahayakan bagi lingkungan, berbagai jenis cat termasuk cat semprot, dan jenis pewarna lainnya, hingga melakukan vandalisme perusakan fasilitas wisata dan tempel menempel di kawasan.
  • Dilarang membuang sampah dalam kawasan dan tidak membawa turun kembali sampah bawaannya.
  • Dilarang menimbulkan api di kawasan sebab berpotensi menimbulkan kebakaran hutan.
  • Dilarang melakukan perbuatan asusila.

Baca juga: Harga Tiket Masuk Terbaru Wisata Gunung Bromo via Probolinggo

Aturan selengkapnya dapat diakses di situs resmi TNBTS, baik sebelum maupun sesudah membeli tiket secara online

"(Kawasan TNBTS merupakan kawasan yang) dihormati dan disucikan oleh masyarakat Tengger. Sehingga seyogianya pengunjung atau siapa pun juga yang berkunjung atau bertamu ke lokasi tersebut menjunjung tinggi dan menghormati kesakralan lokasi-lokasi sekitar," terang Sarif.

Baca juga: Unggahan Viral Ambil Foto di Bromo Bayar Rp 1 Juta, Begini Kata Pengelola

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Balai Yasa Manggarai Dibuka untuk Tur Edukasi, Hanya sampai Besok

Balai Yasa Manggarai Dibuka untuk Tur Edukasi, Hanya sampai Besok

Jalan Jalan
Stasiun Samarang NIS, Stasiun Kereta Api Pertama Indonesia yang Hilang

Stasiun Samarang NIS, Stasiun Kereta Api Pertama Indonesia yang Hilang

Jalan Jalan
Menanti Dibukanya Alun-alun Bandungan di Semarang

Menanti Dibukanya Alun-alun Bandungan di Semarang

Travel Update
Pertemuan Menteri Pariwisata Anggota G20 Sepakati 5 Poin Bali Guidelines

Pertemuan Menteri Pariwisata Anggota G20 Sepakati 5 Poin Bali Guidelines

Travel Update
5 Tempat Ngeteh Instagramable di Jakarta

5 Tempat Ngeteh Instagramable di Jakarta

Jalan Jalan
Kunjungi Kampung Adat, Turis Portugal Pakai Kain Songke dan Selendang Manggarai

Kunjungi Kampung Adat, Turis Portugal Pakai Kain Songke dan Selendang Manggarai

Jalan Jalan
7 Tips Aman Berkendara di Jalan Tol agar Tidak Kecelakaan

7 Tips Aman Berkendara di Jalan Tol agar Tidak Kecelakaan

Travel Tips
3 Tren Terkini Pariwisata di Indonesia, Ada Sport Tourism

3 Tren Terkini Pariwisata di Indonesia, Ada Sport Tourism

Travel Update
Serunya Trekking di Bukit Lawang Sumatera Utara, Bertemu Orangutan dan Monyet

Serunya Trekking di Bukit Lawang Sumatera Utara, Bertemu Orangutan dan Monyet

Jalan Jalan
Awas Bahaya! Hindari 3 Hal Ini Saat Trekking

Awas Bahaya! Hindari 3 Hal Ini Saat Trekking

Travel Tips
Literasi dan Edukasi Sampah Plastik, Upaya Jaga Keindahan Labuan Bajo

Literasi dan Edukasi Sampah Plastik, Upaya Jaga Keindahan Labuan Bajo

Travel Update
Kenaikan Tiket Masuk TN Komodo Ditunda, Sudah Ada Turis yang Jajal Tarif Rp 3,75 Juta Per Orang

Kenaikan Tiket Masuk TN Komodo Ditunda, Sudah Ada Turis yang Jajal Tarif Rp 3,75 Juta Per Orang

Travel Update
Batik Air Terbang ke Samarinda dan Pekanbaru dari Halim per 1 Oktober

Batik Air Terbang ke Samarinda dan Pekanbaru dari Halim per 1 Oktober

Travel Update
7 Patung Yesus Tertinggi di Dunia, Ada yang dari Indonesia

7 Patung Yesus Tertinggi di Dunia, Ada yang dari Indonesia

Jalan Jalan
Harga Tiket Wahana Romokalisari Adventure Land, Wisata Baru Surabaya

Harga Tiket Wahana Romokalisari Adventure Land, Wisata Baru Surabaya

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.